Indonesiadiscover.com–
Peristiwa pencurian besar terjadi di Jerman setelah perampok berhasil membawa kabur barang berharga senilai hingga 105 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,7 triliun dari sebuah bank ritel di Gelsenkirchen, negara bagian Rhine Utara-Westphalia. Peristiwa ini terjadi pada saat libur Natal ketika operasional perbankan sedang ditutup.
Kantor berita dpa menyebut bahwa pencurian tersebut bisa menjadi salah satu kasus perampokan terbesar dalam sejarah Jerman. Berikut adalah fakta-fakta mengenai kejadian tersebut.
Kronologi Pembobolan Bank Sparkasse
Aksi pencurian ini menargetkan cabang bank Sparkasse di Gelsenkirchen dengan akses masuk melalui garasi parkir yang terhubung langsung ke gedung bank. Pelaku menggunakan bor berukuran besar untuk menembus dinding beton tebal dan masuk ke ruang brankas bawah tanah.
Dalam aksinya, sekitar 3.000 kotak penyimpanan berhasil dibobol sebelum pelaku melarikan diri dengan membawa uang tunai, emas, dan perhiasan.
Polisi Sebut Aksi Dilakukan Sangat Profesional
Juru bicara kepolisian membandingkan metode perampokan tersebut dengan adegan dalam film Ocean’s Eleven. Mereka menyatakan bahwa aksi tersebut dilakukan secara sangat profesional dengan perencanaan matang.
“Perencanaan dan pelaksanaan ini menunjukkan adanya pengetahuan sebelumnya dan energi kriminal yang besar,” ujar juru bicara polisi kepada AFP.
Pihak bank menyebut bahwa lebih dari 95 persen dari total 3.250 kotak penyimpanan milik nasabah telah dibobol oleh pelaku.
Perkiraan Nilai Kerugian Fantastis
Penyelidik memperkirakan total nilai barang curian berada di kisaran 11,8 juta hingga 105,7 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,7 triliun.
Juru bicara polisi Thomas Nowaczyk menyebut bahwa nilai pertanggungan rata-rata setiap kotak penyimpanan mencapai lebih dari 11.700 dolar AS atau sekitar Rp 195 juta.
Beberapa nasabah melaporkan bahwa nilai isi kotak penyimpanan mereka jauh melampaui nilai pertanggungan asuransi.
Jejak Pelaku Masih Diburu
Hingga kini, kepolisian di Jerman belum melakukan penangkapan dan para pelaku masih buron. Rekaman kamera keamanan menunjukkan sebuah Audi RS 6 berwarna hitam meninggalkan garasi bank pada dini hari Senin (29/12/2025) dengan penumpang bertopeng.
Polisi mengungkapkan bahwa pelat nomor mobil tersebut sebelumnya dicuri di Hanover, sekitar 200 kilometer dari lokasi perampokan.
Reaksi Nasabah dan Penutupan Sementara Bank
Sejumlah nasabah terlihat berkumpul di luar cabang bank pada Selasa dan menuntut penjelasan dari pihak manajemen.
Cabang bank Sparkasse di Gelsenkirchen ditutup sementara karena alasan keamanan setelah adanya ancaman terhadap karyawan.
“Kami masih berada di lokasi dan situasi kini jauh lebih tenang,” ujar juru bicara polisi kepada AFP.
Langkah Bank Menangani Dampak Perampokan
Manajemen bank telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada seluruh nasabah terdampak. Selain itu, pihak bank juga telah membuka layanan hotline khusus bagi nasabah yang ikut terdampak kasus pencurian di Jerman tersebut.
Koordinasi dengan perusahaan asuransi tengah dilakukan terkait mekanisme klaim kompensasi.
“Kami terkejut dengan kejadian ini, mendukung nasabah kami sepenuhnya, dan berharap para pelaku segera tertangkap,” kata juru bicara bank Frank Krallmann.



