Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 28 Februari 2026
Trending
  • Ramalan zodiak besok Senin 23 Februari 2026: Cek keberuntunganmu di sini!
  • Mantan Pemimpin Gereja yang Mengakui Pelecehan Anak Masih Bebas di Kanada
  • Ancaman Trump ke Iran Berisiko Bumerang, Kesepakatan Nuklir Jadi Taruhan
  • 9 Hal yang Menyesal Tidak Dimulai Saat Usia 55 Tahun, Menurut Psikologi
  • Mahkamah Agung Hentikan Tarif Trump, Refund Masih Tidak Jelas
  • DPRD: Satu Tahun Kepemimpinan Mas Rusdi-Gus Shobih Penuh Konsolidasi dan Pembuktian
  • 5 Diskon Ramadan 2026: Buka Bersama di Hotel Bintang Jakarta dengan Menu Timur Tengah hingga Western
  • Prediksi Pertandingan Tottenham vs Arsenal Pekan Ini
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Prabowo Bentuk Komite Percepatan Otonomi Khusus Papua, Ini Alasannya
Politik

Prabowo Bentuk Komite Percepatan Otonomi Khusus Papua, Ini Alasannya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 Desember 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



JAKARTA, Indonesiadiscover.com

Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Komite Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. Tujuan dari pembentukan komite ini adalah untuk mempercepat proses pembangunan di wilayah Bumi Cendrawasih.

Menurut Tito, presiden sangat memperhatikan kondisi pembangunan di Papua karena masih ada beberapa daerah yang dianggap tertinggal dan miskin. Ia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat untuk mempercepat pembangunan di sana.

“Presiden membentuk komite ini dalam rangka mempercepat pembangunan di Papua. Dari berbagai data yang ada, Papua memang memiliki beberapa daerah yang cukup tertinggal,” ujar Tito, seperti dikutip dari laporan Jurnalis Kompas TV Alfania Oktavia, Selasa (16/12/2025).

Ia menambahkan bahwa hal ini melibatkan indikator seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan, dan faktor-faktor lainnya.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Presiden Prabowo memerintahkan Komite Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua untuk mensinkronisasikan program-program yang ada di Kementerian/Lembaga.

“Presiden sendiri menghitung berbagai program yang tidak hanya terbatas pada dana anggaran yang ada di Papua. Ada lebih dari Rp61 triliun yang dialokasikan untuk 6 provinsi, 42 kabupaten/kota pada tahun depan,” jelas Tito.

Beberapa program yang disebutkan antara lain:

  • Makan Bergizi Gratis (MBG)
  • Program Desa Nelayan
  • Sekolah unggulan dan sekolah terintegrasi
  • Program pangan dan lain-lain

Selain itu, Presiden Prabowo juga menugaskan komite tersebut untuk membangun dialog dengan Kementerian/Lembaga dan seluruh kepala daerah se-Papua.

“Tidak hanya itu, komite juga diminta untuk menerima masukan dari para kepala daerah. Jika ada ide atau usulan dari mereka, silakan disampaikan. Selanjutnya, komite juga bertugas untuk mengawasi pelaksanaan program dari pemerintah pusat, Kementerian/Lembaga, 6 provinsi, serta kabupaten dan kota,” ujar Tito.

Tito menekankan bahwa komite akan melakukan evaluasi rutin setiap 3 atau 4 bulan untuk mengecek progres dari semua program tersebut.

“Jika ada program yang tidak berjalan sesuai harapan, maka komite akan mencari solusi bersama. Tujuannya adalah agar semua program dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Papua,” tambahnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ancaman Trump ke Iran Berisiko Bumerang, Kesepakatan Nuklir Jadi Taruhan

28 Februari 2026

Hasil Akhir PSS Sleman vs Persipura, Klasemen Timur Championship 2-0, Jarak Poin Barito Putera

28 Februari 2026

Natalius Pigai Sebut Penolak MBG Lawan HAM, Ketua BEM UGM: Argumen Tidak Tepat

27 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ramalan zodiak besok Senin 23 Februari 2026: Cek keberuntunganmu di sini!

28 Februari 2026

Mantan Pemimpin Gereja yang Mengakui Pelecehan Anak Masih Bebas di Kanada

28 Februari 2026

Ancaman Trump ke Iran Berisiko Bumerang, Kesepakatan Nuklir Jadi Taruhan

28 Februari 2026

9 Hal yang Menyesal Tidak Dimulai Saat Usia 55 Tahun, Menurut Psikologi

28 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?