Detik-Detik Ipan Nurzaman Hilang Diduga Diterkam Buaya Saat Perbaiki Jukung
Ipan Nurzaman Bin Anung (26) hilang diduga menjadi korban serangan buaya di perairan Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Senin (6/7/2026) dini hari. Kejadian tersebut terjadi saat korban sedang berada di sekitar sungai dan mencoba memperbaiki perahu jukung bersama rekan-rekannya.
Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang tersedia, terlihat bahwa Ipan sedang berusaha memperbaiki perahu jukung yang mengalami kerusakan. Korban datang menghampiri dua rekannya yang sudah lebih dulu berada di dalam air. Tak lama kemudian, Ipan melompat dari tepi dermaga ke sungai. Tubuhnya sempat muncul ke permukaan, namun dalam beberapa detik berikutnya, tubuhnya mendadak menghilang dari permukaan air.
Rekan korban yang berada di dalam sungai tampak panik dan berusaha mencari keberadaan Ipan. Namun upaya pencarian saat itu tidak membuahkan hasil. Dari rekaman CCTV berdurasi sekitar 1 menit 53 detik, terlihat juga suasana sesaat sebelum korban terjun ke sungai. Diduga, seekor buaya muara sempat mendekati salah seorang rekan korban. Rekan korban berhasil menghindar dengan bergerak mendekati perahu sehingga tidak menjadi sasaran.
Diduga, buaya yang berada di sekitar lokasi kemudian mendekati Ipan tak lama setelah ia masuk ke sungai dan menerkam korban ketika baru muncul ke permukaan. “Saat itu air sedang pasang. Kejadian korban ditarik buaya terekam CCTV yang dipasang warga di dekat dermaga,” kata Kepala Desa Teluk Betung, Muhammad Ali, Senin (6/7/2026).
Petugas yang mendapat laporan kejadian itu langsung menuju lokasi guna melakukan pencarian sekaligus mengumpulkan informasi terkait insiden tersebut. Berdasarkan kesaksian warga, korban Ipan bersama tiga rekannya hendak memperbaiki perahu jukung yang berada di pinggir dermaga. Dua rekannya lebih dahulu berada di dalam sungai, kemudian korban melompat ke air untuk bergabung. Namun, sesaat setelah masuk ke sungai, korban tiba-tiba menghilang dari permukaan.
Rekan-rekannya sempat melakukan pencarian dan memanggil korban, tetapi Ipan tidak terlihat lagi. Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sumsel, Kombes Pol Heru Agung Nugroho, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel Kapal Polisi V-1038 Penuguan menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Tim melakukan koordinasi dengan aparat desa, para saksi, serta masyarakat setempat untuk melaksanakan pencarian di sepanjang aliran sungai yang diduga menjadi lokasi korban hilang,” katanya. Heru menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian tersebut diduga merupakan musibah akibat serangan satwa liar di habitat alaminya.
“Barang yang berkaitan dengan aktivitas korban, termasuk perahu jukung yang sedang diperbaiki, masih berada di lokasi,” ujarnya. Ia menambahkan, seluruh personel yang bertugas telah diinstruksikan untuk mengoptimalkan pencarian dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, instansi terkait, dan masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap Ipan Nurzaman masih terus berlangsung. Masyarakat setempat dan petugas terus berupaya keras untuk menemukan korban.
Informasi Tentang Desa Teluk Betung
Desa Teluk Betung adalah salah satu desa di Kecamatan Pulau Rimau, yang berada di Sumatera Selatan. Desa Teluk Betung merupakan ibu kota Kecamatan Pulau Rimau, sehingga menjadi pusat pemerintahan kecamatan. Berdasarkan publikasi statistik daerah, Desa Teluk Betung memiliki 21 Rukun Tetangga (RT), yang merupakan jumlah RT terbanyak di Kecamatan Pulau Rimau.
Di desa ini terdapat beberapa fasilitas pendidikan, seperti SMAN 3 Pulau Rimau dan SDN 2 Pulau Rimau. Pemerintahan desa saat ini dipimpin oleh Muhammad Ali. Secara umum, masyarakat Desa Teluk Betung menggantungkan perekonomian pada sektor pertanian, perkebunan, dan kegiatan ekonomi perdesaan, serta desa ini berperan sebagai pusat layanan pemerintahan dan pelayanan publik bagi wilayah Kecamatan Pulau Rimau.



