Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 14 October 2026
Trending
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
  • Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez
  • Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya
  • Mengenal RTX AI PC: Senjata Rahasia Mahasiswa & Pekerja Modern
  • Waspada Agen AI Liar: Peringatan Keras PM Singapura Lawrence Wong
  • Home Charging vs SPKLU: Mana yang Lebih Ramah di Kantong?
  • Sarwendah Tantang Uji Forensik, Bantah Video Call Ruben Onsu Editan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hobi»Kelelawar Hantu Terlacak Lagi Setelah 200 Tahun, Jejak Ditemukan di Italia
Hobi

Kelelawar Hantu Terlacak Lagi Setelah 200 Tahun, Jejak Ditemukan di Italia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 August 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kembali Munculnya Kelelawar Berwajah Berlekuk Mesir di Eropa

Setelah hampir dua abad hanya dikenal dari catatan zoologi, kelelawar berwajah berlekuk Mesir (Nycteris thebaica) kembali terdeteksi di Eropa. Temuan ini menandai peristiwa penting dalam dunia ilmu pengetahuan dan memberikan wawasan baru tentang persebaran spesies yang sebelumnya dianggap hilang.

Penemuan di Pulau Pantelleria

Rekaman suara yang dikumpulkan di Pulau Pantelleria, Italia, menjadi bukti kuat bahwa spesies ini mungkin masih hidup di kawasan Mediterania. Tim peneliti yang dipimpin oleh Danilo Russo berhasil menangkap 54 sinyal yang konsisten dengan karakteristik Nycteris thebaica. Rekaman tersebut menunjukkan adanya sedikitnya dua individu yang berada di lokasi yang sama, bahkan terdapat indikasi interaksi antar mereka melalui suara.

Temuan ini membuka kemungkinan adanya populasi kecil yang bertahan lama di kawasan Mediterania tanpa terdeteksi selama ratusan tahun. Ini menunjukkan bahwa spesies yang dianggap “hantu” bisa jadi masih ada, meski sulit ditemukan karena sifat alaminya yang unik.

Sejarah dan Tantangan Penelitian

Jejak pertama keberadaan Nycteris thebaica di Sisilia muncul pada 1843. Naturalis A. Malherbe mencatat kelelawar dari kelompok tersebut dalam daftar fauna Sisilia. Catatan serupa juga muncul pada 1872, tetapi tidak dilengkapi lokasi penemuan yang jelas atau deskripsi yang cukup untuk memastikan spesiesnya.

Karena itu, selama hampir 200 tahun, keberadaan Nycteris thebaica di Eropa tetap menjadi teka-teki zoologi. Spesies ini sering disebut sebagai kelelawar “hantu” karena keberadaannya menarik secara ilmiah, tetapi tidak pernah memiliki bukti lapangan yang kuat.

Karakteristik Unik dan Kesulitan Deteksi

Kelelawar ini memiliki karakteristik yang membuatnya sangat sulit dideteksi. Ia terbang rendah dan menghasilkan suara ekolokasi berfrekuensi tinggi dengan intensitas lemah. Karena suaranya sangat pelan, para ilmuwan menjulukinya sebagai kelelawar “berbisik”.

Untuk menangkap sinyal-sinyal tersebut, tim peneliti melakukan survei khusus dengan menempatkan mikrofon sekitar 0,5 meter di atas tanah dan mengoperasikannya sepanjang malam. Dalam satu malam, perangkat pemantauan menghasilkan sekitar 30 gigabita data audio. Setelah dianalisis, peneliti menemukan 54 suara lokalisasi yang terbagi dalam lima rangkaian dan memiliki karakteristik yang konsisten dengan Nycteris thebaica.

Pentingnya Lokasi Geografis Pulau Pantelleria

Pantelleria memiliki posisi geografis yang menarik. Pulau ini berada di antara Afrika Utara dan Eropa, sehingga sejak lama menjadi salah satu kawasan penting dalam kajian persebaran satwa antara kedua wilayah tersebut. Kondisi ini membuka kemungkinan bahwa Nycteris thebaica berasal dari Afrika Utara dan telah mencapai pulau tersebut sejak lama.

Jika dugaan tersebut terbukti, populasi Pantelleria dapat memberikan informasi penting tentang bagaimana satwa beradaptasi ketika hidup jauh dari wilayah persebaran utamanya. Populasi yang berada di batas geografis suatu spesies sering memiliki nilai ilmiah tersendiri. Isolasi dalam waktu lama dapat mendorong munculnya perbedaan genetik maupun karakter adaptif dibandingkan populasi asalnya.

Potensi Ancaman dan Langkah Penelitian Lanjutan

Meskipun menarik untuk dipelajari, keberadaan populasi kecil di sebuah pulau juga membuatnya rentan terhadap perubahan lingkungan. Kebakaran hutan, perubahan habitat, serta ancaman dari kucing domestik yang berkeliaran bebas dapat memengaruhi kelangsungan populasinya.

Langkah berikutnya bukan hanya memastikan identitas spesies, tetapi juga mengetahui berapa banyak individunya, di mana habitatnya, dan apakah populasinya telah bertahan selama ratusan tahun atau baru muncul di kawasan tersebut.

Kesimpulan

Temuan di Pantelleria menunjukkan bahwa dalam penelitian keanekaragaman hayati, spesies yang dianggap tidak ada belum tentu benar-benar menghilang. Bisa jadi, keberadaannya hanya tersembunyi di habitat yang jarang dipantau atau memiliki karakter biologis yang membuatnya sulit dideteksi.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

31 August 2026

Shopee Rayakan 9.9 Super Shopping Day Bersama Naykilla dan Tenxi

31 August 2026

Komentar deras! Iklan Shopee bersama Naykilla & Tenxi jadi sorotan netizen

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!

14 October 2026

Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak

14 October 2026

Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez

14 October 2026

Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya

14 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?