Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 28 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Mantan Koruptor Picu Kecelakaan Maut, Akui Salah Injak Pedal Gas Fortuner
Hukum

Mantan Koruptor Picu Kecelakaan Maut, Akui Salah Injak Pedal Gas Fortuner

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 June 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kecelakaan Maut di Palembang: Dua Orang Tewas, Pengemudi Mantan Terpidana Korupsi

Kecelakaan maut terjadi di Kota Palembang, tepat di bawah Stasiun LRT Cinde, pada Jumat (5/6/2026) sore. Kejadian ini melibatkan empat kendaraan dan menewaskan dua orang. Insiden ini langsung menjadi perhatian publik, khususnya di media sosial.

Pelaku Kecelakaan adalah Mantan Terpidana Korupsi

Ahmad Nasuhi, pengemudi mobil Toyota Fortuner BG 1857 UP yang memicu kecelakaan, diketahui merupakan mantan terpidana kasus korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang. Pria paruh baya ini pernah dihukum delapan tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Palembang pada tahun 2021 silam. Ia juga dijatuhi denda sebesar Rp400 juta subsider empat bulan kurungan.

Saat ini, status Ahmad Nasuhi sudah bebas bersyarat. Namun, ia masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesin Palembang setelah mengalami luka ringan dalam kecelakaan tersebut.

Kronologi Kecelakaan Beruntun

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Fortuner melaju dari arah Simpang IP menuju Pasar Cinde. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak sepeda motor Honda Beat BG 4423 ABN yang dikendarai M. Abi. Setelah itu, mobil kembali menghantam sepeda motor Honda Beat BG 4241 ADC yang dikendarai Devi Yanto, yang berboncengan dengan Naritatih dan Abilyansah Wijaya. Selanjutnya, mobil Fortuner menabrak angkutan kota jurusan Ampera–Kertapati BG 1031 IM yang dikemudikan Ahmad Ridwan.

Akibat benturan keras tersebut, sejumlah korban mengalami luka serius hingga menyebabkan dua orang meninggal dunia. Devi Yanto (39), pengendara sepeda motor, dan Ahmad Ridwan (53), sopir angkot, dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis yang tidak berhasil menyelamatkan nyawa mereka.

Kondisi Kesehatan dan Proses Penyelidikan

Ahmad Nasuhi dikabarkan memiliki riwayat penyakit sebelum insiden terjadi. Saat ini, pihak rumah sakit sedang melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Polisi telah meminta keterangan awal dari Ahmad Nasuhi terkait kronologi kecelakaan.

Menurut Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Hendyanto Panusunan Hutasoit, pihaknya akan melakukan pemeriksaan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) secara menyeluruh apabila kondisi kesehatan Ahmad Nasuhi membaik. “Rencananya apabila kondisi kesehatannya sudah membaik, akan kita lakukan pemeriksaan (BAP) dan akan dilakukan gelar perkara lanjutan,” ujarnya.

Penyidikan Masih Berlangsung

Tim penyidik Satlantas Polrestabes Palembang masih terus merampungkan berkas perkara dengan mengumpulkan berbagai petunjuk fisik di lokasi kejadian. “Untuk kasus laka lantas ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti,” ungkap Hendyanto.

Sementara itu, Naritatih (34), penumpang sepeda motor Honda Beat BG 4241 ADC, masih menjalani perawatan intensif akibat luka berat. Dua korban lainnya, yakni M. Abi dan Abilyansah Wijaya, mengalami luka ringan.

Pengakuan Awal Pengemudi Fortuner

Dari hasil interogasi awal terhadap pengemudi Fortuner, yang bersangkutan mengaku melakukan kesalahan saat menginjak pedal kendaraan. “Kalau hasil interogasi kami semalam, dia menjelaskan bahwa salah menginjak pedal rem dan justru menginjak gas. Mobil tidak bisa direm dan terus meluncur,” ujar Iptu Hermanto, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang.

Pengakuan tersebut masih didalami penyidik dan akan dicocokkan dengan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), keterangan saksi, serta barang bukti yang telah diamankan. Saat ini, pengemudi Fortuner masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang.

Kemungkinan Tersangka dan Ancaman Hukuman

Meski belum ditetapkan sebagai tersangka, jika dari hasil penyidikan ditemukan adanya unsur kelalaian yang menyebabkan kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa, maka pengemudi dapat dijerat pidana sesuai ketentuan yang berlaku. Pasal yang berpotensi dikenakan adalah Pasal 310 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Peristiwa Tragis di Jalan Utama Kota Palembang

Peristiwa tragis ini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di salah satu ruas jalan utama Kota Palembang yang dikenal memiliki arus lalu lintas padat. Warga berharap proses penyelidikan dapat segera tuntas sehingga penyebab pasti kecelakaan dan pertanggungjawaban hukum pihak yang terlibat dapat terungkap secara jelas.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026

Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

17 October 2026

Pengakuan Jenderal Bintang Tiga dalam Pusaran Korupsi Lahan BUMD

17 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?