Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 7 Juni 2026
Trending
  • Tujuh Balapan Moto3 2026: Veda Ega Ciptakan Sejarah, Kini Rebut Gelar Pemula Terbaik
  • Waspadai 10 Tanda Akun WhatsApp Disadap dan Cara Memulihkannya
  • Profil Lengkap Nanik S Deyang, Wartawati Timses Prabowo Jadi Kepala BGN
  • DANA Terima Penghargaan Komdigi, Unggul dalam Laporkan Konten Ilegal dan Judi Online
  • Kepala BGN Jadi Tersangka, Pegawai Perusahaan Pemenang Tender MBG Tetap Bekerja Normal
  • Pembela Jokowi yang Prediksi Akurat Kasus Ijazahnya Lolos P21
  • Profil Pesantren Matsaratul Huda Pamekasan yang Lepas dari Tradisi di Tengah Modernisasi
  • Persiapkan Berbulan-bulan, Sisiwi MAN Tarakan Aurelia Alvini Lulus Verifikasi Paskibraka Nasional
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Fase Kritis Pemulangan Haji, Petugas Harus Waspada
Pariwisata

Fase Kritis Pemulangan Haji, Petugas Harus Waspada

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Proses Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai

Pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air resmi dimulai pada Senin, 1 Juni 2026. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, hadir langsung melepas keberangkatan jemaah di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan instruksi tegas agar kualitas pelayanan tetap terjaga hingga detik-detik akhir operasional haji.

Sebagian jemaah dari kloter pertama telah tiba dengan lancar di Tanah Air pada siang hari. Sementara itu, sebanyak 17 kloter dijadwalkan terbang secara bertahap mulai dari dini hari hingga malam hari.

Petugas Jangan Kasih Kendor

Dahnil menekankan bahwa fase pemulangan adalah bagian penting dari penyelenggaraan ibadah haji yang membutuhkan pengawasan ketat. Ia mengingatkan bahwa sering kali muncul miskonsepsi bahwa tugas telah usai setelah rangkaian puncak haji seperti Arafah, Muzdalifah, dan Mina dilewati.

“Sampai dengan detik ini saya selalu wanti-wanti kepada seluruh petugas, istilahnya jangan kendor. Karena biasanya di akhir-akhir pasca-Armuzna itu petugas mulai kendor karena menganggap tugas sudah mulai agak selesai,” tegas Dahnil. Ia mengingatkan bahwa jemaah yang masih berada di Tanah Suci dan menunggu kepulangan mutlak membutuhkan pelayanan terbaik, terutama menyangkut hak konsumsi dan akomodasi.

Petugas Indonesia Jadi Contoh di Arab Saudi

Kinerja para petugas haji Indonesia tahun ini tidak hanya diakui oleh publik dalam negeri, tetapi juga mendapat apresiasi tinggi dari otoritas Kerajaan Arab Saudi. Dahnil menyampaikan rasa bangganya karena Menteri Haji dan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi menilai petugas Indonesia sangat rapi dan sukses menertibkan jemaahnya.

“Petugas-petugas Indonesia itu bisa jadi percontohan bagi petugas-petugas negara lain,” ujarnya mengulang pujian otoritas Saudi. Secara khusus, Dahnil juga memberikan kredit kepada jurnalis yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH). Tahun ini, para pewarta tidak hanya meliput, tetapi turut terjun langsung membantu melayani jemaah.

“Sehingga dapat feeling-nya ketika menulis atau membuat berita, karena bisa merasakan langsung kerja keras para petugas,” apresiasi Dahnil.

Taktik Jemaah Hindari Bawaan Berlebih

Di sela-sela pemantauan arus kepulangan, Dahnil menyempatkan diri menyapa langsung para jemaah yang sedang bersiap di ruang tunggu. Ia berinteraksi dan melepas keberangkatan jemaah dari kloter BTH 02 asal Kepulauan Riau. Dengan senyum hangat, Dahnil mendoakan keselamatan mereka hingga tiba kembali di pangkuan keluarga.

“Mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh,” ucap Dahnil.

Fenomena membawa oleh-oleh dalam jumlah besar kembali menjadi sorotan. Dahnil mencontohkan temuan unik di lapangan, di mana sejumlah jemaah nekat memakai berbagai barang elektronik di badannya sebagai “akal-akalan” agar terhindar dari razia berat tas kabin.

Meski memaklumi tradisi membawa buah tangan, Dahnil meminta jemaah rasional dan mematuhi regulasi penerbangan internasional. Ia mengimbau agar barang-barang bawaan telah disortir sejak jemaah masih berada di hotel.

“Lebih baik sudah disortir dari hotel karena dipastikan nanti di sini tidak bisa lewat. Kalau membawa barang bawaan berlebihan, yang hanya bisa dibawa itu adalah hand carry, tas kabin dengan tas paspor. Sebatas itu,” imbaunya dengan tegas.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tiket Pendakian Kawah Ijen Kini Dapat Diakses via Aplikasi Ayo Ke Taman Nasional, Berlaku Mulai Juni 2026

7 Juni 2026

7 Makanan Rentan Busuk, Perhatikan Penyimpanannya

6 Juni 2026

Misteri Goa Bulungan: Larangan Baju Merah dan Ucapan Khusus

6 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Tujuh Balapan Moto3 2026: Veda Ega Ciptakan Sejarah, Kini Rebut Gelar Pemula Terbaik

7 Juni 2026

Waspadai 10 Tanda Akun WhatsApp Disadap dan Cara Memulihkannya

7 Juni 2026

Profil Lengkap Nanik S Deyang, Wartawati Timses Prabowo Jadi Kepala BGN

7 Juni 2026

DANA Terima Penghargaan Komdigi, Unggul dalam Laporkan Konten Ilegal dan Judi Online

7 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?