Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Paus Leo XIV Soroti Perlakuan terhadap Aktivis Sumud Flotilla dan Hak Asasi Manusia
Politik

Paus Leo XIV Soroti Perlakuan terhadap Aktivis Sumud Flotilla dan Hak Asasi Manusia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 May 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Keprihatinan Paus Leo XIV terhadap Kondisi Gaza dan Aktivis Global Sumud Flotilla

Paus Leo XIV, pemimpin agama Katolik Roma, kembali menyuarakan kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang sedang dialami oleh rakyat Gaza. Dalam pernyataannya, ia menyoroti perlakuan yang diterima oleh para aktivis kemanusiaan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF). Pernyataan ini muncul setelah sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut kembali ke Tanah Air dengan membawa cerita pilu mengenai pengalaman mereka selama ditahan oleh militer Israel.

Selain menyampaikan keprihatinan terhadap warga Gaza, Paus Leo XIV juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM). Ia menekankan bahwa semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan akses bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi di wilayah tersebut. Menurutnya, rakyat Gaza masih menghadapi kesulitan akibat blokade yang diberlakukan oleh Israel, sehingga memicu protes dan tindakan dari para relawan yang berpartisipasi dalam armada GSF.

Pengalaman Horor yang Dihadapi Aktivis GSF

Sembilan WNI yang merupakan bagian dari relawan GSF 2.0 telah kembali ke Indonesia pada Minggu (24/5/2026), setelah sebelumnya ditahan oleh tentara Israel. Mereka tidak hanya mengalami penyiksaan fisik, tetapi juga pelecehan seksual dan perlakuan tidak manusiawi selama proses penahanan. Salah satu aktivis, Herman Budianto Sudarsono, memberikan kesaksian tentang kekejaman yang dilakukan oleh Israel Occupation Forces (IOF).

Herman menjelaskan bahwa banyak relawan mengalami cedera berat seperti patah tulang dan luka tembak. Selain itu, mereka diperlakukan seperti hewan, termasuk harus berjalan dengan merangkak dan tidur di lantai tanpa selimut. Ia juga menyebutkan bahwa kondisi tersebut jauh lebih ringan dibandingkan penderitaan yang dialami oleh warga Palestina.

“Kami menyampaikan bahwa memang penyiksaan-penyiksaan yang dilakukan oleh IOF itu nyata, sangat keji, sangat brutal,” ujar Herman. Ia menegaskan bahwa apa yang mereka alami belum sebanding dengan penderitaan jangka panjang yang dirasakan oleh warga Palestina.

Kecaman dari Menteri Luar Negeri RI

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, juga menyampaikan kecaman terhadap perlakuan terhadap aktivis GSF 2.0. Ia menilai tindakan Israel sebagai pelanggaran hukum internasional, karena para aktivis adalah masyarakat sipil yang hanya ingin memberikan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara mereka di Palestina.

Sugiono menyampaikan kecaman tersebut dalam rapat Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei lalu. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin antara pemerintah, Komisi I DPR RI, pihak GSF, serta Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). Ia menekankan bahwa perjuangan Palestina dan solusi dua negara merupakan bagian dari politik luar negeri Indonesia.

Seruan Internasional untuk Bantuan Gaza

Pernyataan Paus Leo XIV menambah deretan seruan internasional yang mendesak dibukanya akses bantuan kemanusiaan secara lebih luas ke Gaza. Hal ini dilakukan di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap kondisi warga sipil di wilayah tersebut. Paus juga mengingatkan bahwa konflik yang berkepanjangan hanya akan memperbesar penderitaan masyarakat sipil dan memicu dampak kemanusiaan yang lebih luas.

Ia menegaskan bahwa kebencian dan kekerasan selalu membawa konsekuensi yang mengerikan di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu, ia menyerukan kepada semua pihak berwenang untuk membantu rakyat Gaza, mendampingi mereka dengan bantuan, dan memulai upaya rekonstruksi.

Peran Aktivis GSF dalam Perjuangan Palestina

Herman Budianto Sudarsono menyampaikan harapan bahwa insiden ini justru semakin membakar semangat dunia internasional untuk terus menyuarakan kemerdekaan Palestina atas dasar kemanusiaan. Ia menyebutkan bahwa ada sebanyak 52 negara yang bergabung dalam aksi Flotilla, yang semuanya bergerak bukan karena agama, tetapi karena rasa kemanusiaan.

Dengan pengalaman horor yang dialami oleh para aktivis GSF, harapan besar diarahkan kepada dunia internasional untuk lebih aktif dalam membantu rakyat Gaza dan menghentikan tindakan represif yang dilakukan oleh Israel. Paus Leo XIV dan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menjadi contoh dari komunitas global yang peduli terhadap krisis kemanusiaan di Gaza.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026

Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya

15 October 2026

Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?