Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 14 October 2026
Trending
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
  • Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez
  • Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya
  • Mengenal RTX AI PC: Senjata Rahasia Mahasiswa & Pekerja Modern
  • Waspada Agen AI Liar: Peringatan Keras PM Singapura Lawrence Wong
  • Home Charging vs SPKLU: Mana yang Lebih Ramah di Kantong?
  • Sarwendah Tantang Uji Forensik, Bantah Video Call Ruben Onsu Editan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Jerome Polim Terkejut dengan Sikap Juri Lomba MPR di Kalbar: Bukan Tuhan, Bisa Salah
Politik

Jerome Polim Terkejut dengan Sikap Juri Lomba MPR di Kalbar: Bukan Tuhan, Bisa Salah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 May 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Komentar Jerome Polim Mengenai Penilaian yang Tidak Objektif dalam Lomba Cerdas Cermat

Influencer ternama, Jerome Polim, turut mengkritik insiden penilaian yang terjadi dalam Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Insiden ini menimbulkan kontroversi setelah peserta dari SMAN 1 Pontianak mendapat nilai minus 5 dari juri meski memberikan jawaban yang sama dengan peserta dari SMAN 1 Sambas.

Perbedaan Nilai yang Mencurigakan

Dalam video yang viral, Regu C dari SMAN 1 Pontianak memberikan jawaban yang identik dengan Regu B dari SMAN 1 Sambas. Namun, juri hanya memberikan poin penuh kepada Regu B, sementara Regu C mendapat pengurangan nilai tanpa penjelasan yang jelas. Hal ini memicu protes dari peserta dan menimbulkan pertanyaan tentang objektivitas penilaian.

Jerome Polim merasa geregetan melihat sikap juri dalam acara tersebut. Ia menyampaikan kekecewaannya melalui media sosial, menyebut bahwa mentalitas “juri pasti benar” tidak seharusnya dipertahankan. Menurutnya, juri adalah manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan, sehingga pernyataan tersebut dianggap tidak relevan.

Pentingnya Berpikir Kritis

Jerome Polim menilai bahwa sikap pendidik yang tidak mau mengakui kesalahan akan menghancurkan kemampuan berpikir kritis generasi muda. Ia menekankan bahwa peran utama seorang pendidik adalah mendorong siswa untuk berani mengakui kesalahan dan berdiskusi jika diperlukan.

Ia juga membandingkan pengalaman pribadinya saat masih sekolah. Jika ada guru yang salah menilai jawabannya, ia tidak segan mengajak diskusi dan memberikan bukti bahwa jawabannya benar. Bahkan, guru yang bersangkutan pada waktu itu bisa menerima kesalahan dan mengakui bahwa ia salah.

Dukungan untuk Peserta yang Berani Bersuara

Jerome Polim memuji sikap peserta lomba yang berani membuka suara terkait kesalahan penilaian juri. Ia juga meminta juri dan MC acara tersebut untuk meminta maaf atas kesalahan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa semua orang sudah melihat dan tahu siapa yang salah.

Awal Mula Polemik

Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat digelar di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sembilan sekolah menengah atas di Kalimantan Barat. Tiga sekolah yang lolos ke babak final adalah SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

Polemik muncul saat sesi rebutan jawaban dengan pertanyaan, “DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?” Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjadi peserta pertama yang menjawab dengan jawaban yang identik dengan Regu B dari SMAN 1 Sambas. Namun, juri memberikan pengurangan nilai kepada Regu C, sementara Regu B mendapatkan nilai penuh.

MPR Memohon Maaf

Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa MPR RI akan menindaklanjuti kejadian tersebut dan mengevaluasi kinerja dewan juri serta sistem perlombaan LCC Empat Pilar.

Akbar menyayangkan adanya polemik dalam penilaian lomba dan mengingatkan pentingnya juri bersikap objektif serta responsif terhadap keberatan peserta. Ia juga menyebut bahwa insiden ini akan menjadi catatan penting agar pelaksanaan LCC Empat Pilar ke depan lebih baik dan profesional.

Lebih lanjut, Akbar menyinggung adanya unsur kelalaian dari panitia maupun dewan juri, terutama terkait aspek teknis tata suara dan mekanisme banding dalam perlombaan. Ia bahkan mengaku sempat mendengar adanya peristiwa serupa yang terjadi pada pelaksanaan tahun lalu di provinsi lain.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!

14 October 2026

Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak

14 October 2026

Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez

14 October 2026

Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya

14 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?