Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 1 Juli 2026
Trending
  • Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo
  • Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol
  • Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Investasi Rp 82 Triliun dan Konflik Agraria Rempang, Prabowo Diminta Bersikap Jelas
  • 4 Kandidat Kuat Gantikan Adam Pryzbek di Persib: Semua Bintang, Tapi Rela Duet dengan Mantan Persija?
  • 10 Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026: Jepang dan Filipina Mewakili Asia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Nus Kei Tewas di Bandara, Golkar Maluku Kecam tapi Imbau Kader Tetap Tenang
Hukum

Nus Kei Tewas di Bandara, Golkar Maluku Kecam tapi Imbau Kader Tetap Tenang

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 April 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peristiwa Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora atau dikenal dengan nama Nus Kei, meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK) di Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu (19/4/2026). Peristiwa tragis ini terjadi saat korban baru tiba dari Ambon dan sedang menuju pintu keluar bandara untuk bertemu keluarganya.

Kronologi Penyerangan

Saat itu, Nus Kei berada di area bandara setelah mendarat dari Bandara Internasional Pattimura, Ambon, sekira pukul 10.45 WIT. Ia tiba setelah sebelumnya pulang dari Jakarta. Korban langsung berjalan menuju pintu keluar bandara untuk menemui keluarga yang telah menjemputnya.

Tiba-tiba, seorang pria bermasker dan mengenakan jaket merah mendekati korban dan melakukan penyerangan dengan senjata tajam. Korban mengalami empat luka tusuk di bagian dada, leher, dan punggung. Meski sempat mendapat pertolongan dari petugas bandara dan dilarikan ke rumah sakit, Nus Kei akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat di organ vital pada pukul 11.44 WIT.

Respons dari Partai Golkar

Menyikapi peristiwa ini, DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku menyampaikan keprihatinan serta duka mendalam atas kematian Nus Kei. Dalam siaran pers yang diterima redaksi, partai tersebut mengecam tindakan pidana tersebut dan meminta semua pihak untuk tetap tenang serta tidak terpancing aksi balasan.

Golkar juga meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini, menangkap pelaku, serta mengungkap motif di balik kejadian tersebut secara transparan dan profesional. Mereka juga mengimbau kepada seluruh kader Partai Golkar di Maluku, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara, untuk tetap menahan diri dan menjaga situasi tetap aman.

Penangkapan Pelaku

Pasca kejadian, polisi berhasil menangkap dua pelaku penikaman terhadap Nus Kei. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, mengatakan pelaku ditangkap tak lama setelah peristiwa tersebut terjadi. Adapun total pelaku berjumlah dua orang berinisial HR (28) dan FU (36).

Namun, terkait motif, Rositah mengatakan bahwa hal tersebut masih didalami oleh penyidik. “Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” tuturnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pimpinan Polda Maluku sudah memerintahkan agar kasus tersebut ditangani secara profesional, transparan, dan tuntas.

Penjelasan dari Ketua DPP Partai Golkar

Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono, memberikan penjelasan terkait insiden tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Nus Kei sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Karel Sadsuitubun sebelum dinyatakan meninggal dunia. Dave mengatakan korban menderita empat luka tusuk akibat penikaman oleh OTK tersebut.

“Mengalami empat luka tusuk di bagian dada kanan dan kiri, leher bagian kiri, serta tulang belakang,” katanya. Menurut Dave, detik-detik penikaman terhadap Nus Kei berawal ketika korban tiba di Bandara Karel Sadsuitubun dari Bandara Pattimura Ambon, Maluku sekira pukul 10.45 WIT.

Setelah itu, Nus Kei langsung berjalan menuju pintu keluar bandara untuk menemui keluarga besarnya. Selang beberapa menit, datang seorang pria diduga pelaku memakai jaket merah dan menggunakan masker langsung menikam Saudara Almarhum Agrapinus Rumatora.

Melihat peristiwa tersebut, kakak korban, Antonius Rumatora, langsung membanting pelaku. Namun pelaku melakukan perlawanan dan berujung melarikan diri. Di momen tersebut, Dave menuturkan Nus Kei sempat memperoleh pertolongan dari petugas bandara.

“Saudara Agrapinus Rumatora sempat lari ke dalam bandara namun terjatuh di pintu keluar bandara dan sempat mendapat pertolongan dari petugas bandara Karel Sadsuitubun,” bebernya. Selanjutnya, Nus Kei langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Nahas, korban dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat di organ vital imbas penikaman yang dialami. “Pukul 11.44 WIT, Agrapinus Rumatora dinyatakan meninggal dunia oleh dr. Irene Ubro akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital,” ujar Dave.

Kesimpulan

Peristiwa penikaman terhadap Nus Kei menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pihak berwenang. Dengan penangkapan dua pelaku dan penyelidikan yang sedang berlangsung, kasus ini diharapkan dapat segera terselesaikan dengan transparansi dan profesionalisme. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terpancing aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Polisi Tampar Badut Saat Bawa Motor, Akhirnya Damai dengan Rp 150 Ribu

25 Juni 2026

Nasib Polisi yang Tampar Badut, Kini Damai Setelah Bayar Rp150 Ribu

25 Juni 2026

Pengukuhan Pengurus AK3L Kepri 2026-2031 untuk Kurangi Kecelakaan Konstruksi

25 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Momen Langka, Sherly Bertemu Diri Sendiri, Gubernur Malut Berenang Bersama Hiu Paus di Gorontalo

30 Juni 2026

Harry Kane Lega, Peramal Ghana Akui Hentikan Kutukan Gol

30 Juni 2026

Promo Krakatau Park 2026: Tiket Gratis untuk Siswa Berprestasi

30 Juni 2026

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 25 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

30 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?