Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 31 Maret 2026
Trending
  • Rahasia Teknologi Canggih Jaga Pemukiman dari Serangan Gajah
  • Pesan Kritis LPA NTT: Tuntut Penegak Hukum Tangani Eksploitasi Seksual Anak
  • Berbagai cara negara Asia menghadapi krisis BBM: darurat, ganjil-genap, dan pengurangan pajak
  • Dampak Pindahnya Sandro Tonali ke Manchester United bagi Bruno Fernandes
  • Sudut panggul depan: Penyebab dan Dampaknya pada Tubuh
  • Bacaan Injil Katolik Sabtu 28 Maret 2026: Renungan Harian yang Lengkap
  • Raja Diesel Isuzu Panther Mini 2026 Bangkit, Hemat 20 KM/L Muat 9 Orang, Mengapa Murah?
  • Wisata Jolotundo Nganjuk: Informasi Lengkap
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Baju Meleleh, Andrie Yunus Disiram Cairan Asam, Luka Pulih dalam Dua Tahun
Hukum

Baju Meleleh, Andrie Yunus Disiram Cairan Asam, Luka Pulih dalam Dua Tahun

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyiraman Andrie Yunus: Fakta yang Harus Diketahui

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Saurlin Siagian, mengajak masyarakat untuk lebih hati-hati dalam menyebut jenis cairan yang digunakan dalam insiden penyiraman terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Ia menekankan pentingnya penggunaan istilah “zat kimia asam kuat” agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Penegasan ini disampaikan setelah Komnas HAM berdialog langsung dengan tim dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), yang menangani luka bakar Andrie akibat kejadian pada 12 Maret 2026. Saurlin menjelaskan bahwa istilah “zat kimia asam kuat” lebih tepat karena masyarakat sering menggunakan istilah “air keras” secara umum untuk berbagai jenis bahan korosif. Namun, tidak semua cairan tersebut memiliki karakteristik yang sama dengan asam kuat.

Perkembangan Kondisi Medis Andrie Yunus

Kini, fokus penanganan medis khususnya adalah proses pemulihan Andrie dalam jangka menengah. Tim dokter memperkirakan masa pemulihan intensif akan berlangsung selama enam bulan ke depan, termasuk sejumlah tindakan operasi yang telah dijadwalkan. Berdasarkan keterangan medis, luka bakar yang dialami Andrie mencapai sekitar 20 persen dari tubuhnya. Meski demikian, proses pemulihan total diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua tahun.

Selain itu, pembiayaan perawatan Andrie dilaporkan sudah ditanggung oleh BPJS. Saurlin juga menambahkan bahwa pihak Komnas HAM hadir bersama Komisioner Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi serta Ketua Komnas HAM Anis Hidayah dalam pertemuan tersebut. Mereka bertemu dengan pimpinan RSCM dan tim dokter untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi Andrie sejak awal perawatan hingga perkembangan terkini.

Pertemuan ini juga menyoroti berbagai dampak yang mungkin dialami korban, baik dalam jangka pendek maupun panjang, termasuk aspek fisik dan psikologis. Pramono mengatakan bahwa dampak jangka pendek maupun jangka panjang bisa terjadi, baik dari sisi fisik maupun psikis.

Kronologi Penyiraman

Sebelumnya, insiden penyiraman terhadap Andrie Yunus terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam. Ia diduga diserang oleh dua orang tidak dikenal saat dalam perjalanan pulang. Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan bahwa peristiwa bermula setelah Andrie selesai merekam siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia di Menteng, Jakarta Pusat.

Podcast tersebut bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” dan selesai sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah itu, Andrie sempat mengisi bahan bakar di wilayah Cikini sebelum menuju mess KontraS di kawasan Talang, Menteng.

Saat melintas di Jalan Salemba I sekitar pukul 23.37 WIB, dua pria berboncengan sepeda motor mendekatinya dari arah berlawanan. Pelaku diduga menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat. Pengendara mengenakan kaus kombinasi putih-biru dan helm hitam, sementara pelaku yang dibonceng memakai penutup wajah hitam, kaus biru tua, serta celana panjang.

Salah satu pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga sebagai zat kimia asam kuat ke arah Andrie. Akibat serangan tersebut, Andrie berteriak kesakitan dan terjatuh dari sepeda motor. Warga sekitar langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan. Pakaian yang dikenakan korban dilaporkan meleleh akibat cairan tersebut, sehingga ia segera melepaskannya.

Pelaku kemudian melarikan diri ke arah Jalan Salemba Raya dan sempat menjatuhkan gelas berbahan stainless steel. Dalam kondisi terluka, Andrie berusaha kembali ke tempat tinggalnya sebelum akhirnya dibawa oleh rekan-rekannya ke RSCM untuk mendapatkan penanganan medis.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pesan Kritis LPA NTT: Tuntut Penegak Hukum Tangani Eksploitasi Seksual Anak

31 Maret 2026

Komnas HAM: Andrie Yunus Tidak Disiram Air Keras, Pemulihan Butuh 2 Tahun

30 Maret 2026

Kecelakaan Maut di Bekasi: APV Tabrak Agya Lalu Kabur ke Sawah

30 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Rahasia Teknologi Canggih Jaga Pemukiman dari Serangan Gajah

31 Maret 2026

Pesan Kritis LPA NTT: Tuntut Penegak Hukum Tangani Eksploitasi Seksual Anak

31 Maret 2026

Berbagai cara negara Asia menghadapi krisis BBM: darurat, ganjil-genap, dan pengurangan pajak

31 Maret 2026

Dampak Pindahnya Sandro Tonali ke Manchester United bagi Bruno Fernandes

31 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?