Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 24 Februari 2026
Trending
  • Mazda2 GT 2015 Bekas, Harga Ideal untuk Mudik
  • 10 jalur mudik cepat Jakarta–Jawa Tengah via tol, perjalanan lancar tanpa ribet
  • 10 Fakta Menarik tentang Desain Olimpiade Milano Cortina 2026
  • Ramalan Scorpio 20 Februari 2026: Hoki, Karier, Cinta, dan Kesehatan
  • Kronologi Truk Tabrak Kontainer Tak Bertuan di Jalan Soekarno Minut
  • Kalender April 2026: Jadwal Pasaran Jawa dan Libur Nasional Paskah
  • Pahit Manis Debut 2026: 3 Negara Baru Hadapi Badai Cedera
  • Jadwal Imsak Kota Denpasar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»10 Fakta Menarik tentang Desain Olimpiade Milano Cortina 2026
Hiburan

10 Fakta Menarik tentang Desain Olimpiade Milano Cortina 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Desain Urban yang Menarik di Olimpiade Milano Cortina 2026

Olimpiade Musim Dingin 2026, atau yang dikenal sebagai Milano Cortina 2026, adalah acara multi-olahraga internasional yang akan berlangsung dari tanggal 6 hingga 22 Februari 2026. Ini adalah olimpiade pertama yang secara resmi diselenggarakan bersama oleh dua kota. Milan menjadi tuan rumah cabang olahraga es, sementara cabang olahraga lainnya diselenggarakan di beberapa lokasi di sekitar Cortina dan lembah Valtellina dan Fiemme. Berikut sepuluh fakta menarik mengenai desain yang terjadi di Olimpiade Milano Cortina 2026.

Olimpiade sebagai Proyek Urban

Tidak hanya pertandingan olahraga, Olimpiade juga menyajikan pameran, pertunjukan, instalasi, dan seni publik yang melibatkan museum, teater hingga ruang publik, menjadikannya proyek berskala urban. Acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi wadah untuk seni dan budaya.

Tidak Terpusat, Tapi Tersebar

Milano Cortina 2026 menggabungkan dua konteks urban design yang kontras yaitu kota metropolitan Milan dan wilayah pegunungan Alpen. Alih-alih satu kompleks utama, program dirancang dengan model distributed city. Bukan hanya di Milan, kota-kota pegunungan wilayah Alpen Lombardia, Trentino, Alto Adige/South Tyrol, Veneto, serta Cortina d’Ampezzo ikut diaktifkan sehingga suasana perayaan semakin istimewa berkat lanskap pegunungan dan budaya lokalnya.

Fokus pada Adaptive Reuse

Terowongan lama, bangunan industri, dan vila bersejarah diubah menjadi venue pameran dan seni. Enam Olympic Villages memanfaatkan bangunan yang sudah ada, menunjukkan pendekatan desain berkelanjutan dan strategi pengembangan pariwisata regional pasca-event. Banyak venue dan program dirancang untuk tetap aktif setelah 2026, sebagai strategi long-term urban legacy, bukan proyek sementara.

Olympic Boulevard sebagai Urban Connector

Koridor kota dari Milano Centrale ke Arco della Pace akan menjadi boulevard Olimpiade. Jalur ini akan menjadi bagian penting dalam menghubungkan berbagai area acara dan menjadi simbol kebersamaan antara kota dan alam.

Museum sebagai Pusat Dialog Desain & Iklim

Museum seperti Triennale Milano, Palazzo Reale, MUDEC, dan Castello Sforzesco menyelenggarakan pameran yang menghubungkan nilai Olimpiade dengan desain, seni, sejarah, serta isu kontemporer seperti perubahan iklim, inklusi, dan memori kolektif. Ini menjadi tempat dialog antara seni, teknologi, dan lingkungan.

Seni Pertunjukan Jadi Bagian dari Acara Olimpiade

Teater dan gedung konser, seperti Teatro Strehler, Teatro Lirico Giorgio Gaber, Conservatorio, dan Auditorium di Milano membingkai olahraga sebagai narasi budaya melalui musik, opera, dan pertunjukan. Acara ini tidak hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang seni dan ekspresi budaya.

Kota sebagai Galeri Terbuka Raksasa

Bukan hanya berpusat di venue olahraga. Instalasi dan program budaya ada di museum, rumah sakit, dan fasilitas transportasi seperti stasiun. Penyelenggara mengubah infrastruktur harian menjadi ruang pengalaman budaya. Mural, instalasi, hingga performance art hadir di jalan dan taman, membuat Milan dan wilayah Alpen terasa seperti museum tanpa dinding.

Fan Villages Dirancang sebagai Public Space

Lebih dari sekadar nonton bareng, Fan Villages dirancang sebagai ruang publik untuk interaksi sosial dengan skala internasional yang bisa dinikmati bersama para turis internasional yang datang. Area ini menjadi tempat bagi masyarakat dan tamu untuk berinteraksi dan merayakan Olimpiade bersama.

Kolaborasi Desain Lintas Institusi dan Generasi

Program dikembangkan bersama institusi seperti Triennale Milano, Venice Biennale, hingga TEDx, memperlihatkan kolaborasi desain lintas disiplin dalam skala internasional. Selain itu, melalui 1.400+ kegiatan edukasi, sekolah dan pelajar ikut terlibat dalam proyek kreatif, menjadikan Olimpiade sebagai laboratorium urban & desain bagi generasi muda.

Ice Hockey Arena oleh David Chipperfield

Arsitek peraih Pritzker Prize merancang arena Ice Hockey di Milan yang kini menjadi salah satu landmark arsitektur baru Olimpiade 2026. Desainnya mencerminkan keindahan dan fungsionalitas, serta menjadi simbol dari inovasi arsitektur modern.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pasar Murah Artha Graha Peduli dan Discovery Kartika Plaza: Lebih Dari Sekadar Sembako

23 Februari 2026

Pengakhiran The Beatles, kisah legendaris yang mengubah musik dunia

23 Februari 2026

Kemlu: Partisipasi Indonesia di ISF Dukungan Palestina

23 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mazda2 GT 2015 Bekas, Harga Ideal untuk Mudik

24 Februari 2026

10 jalur mudik cepat Jakarta–Jawa Tengah via tol, perjalanan lancar tanpa ribet

24 Februari 2026

10 Fakta Menarik tentang Desain Olimpiade Milano Cortina 2026

24 Februari 2026

Ramalan Scorpio 20 Februari 2026: Hoki, Karier, Cinta, dan Kesehatan

24 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?