Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 29 Juni 2026
Trending
  • Kasus Ijazah Jokowi: Dokter Tifa Jalani Sidang 2 Juli, Roy Suryo Tunggu Putusan Praperadilan
  • Manchester United Siap Datangkan Casemiro Baru di Liga Inggris
  • Dua Jemaah Haji Ciamis Masih Terjebak, 411 Jemaah Tiba di Tanah Air
  • Tianwen-2 China Tiba di Kamo’oalewa untuk Misi Pendaratan
  • Ramalan zodiak Cancer, Leo, Virgo hari ini: Cinta dan keuangan
  • Belanja Pegawai APBD Bantaeng 2026 Tembus 47 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah
  • Lebih Baik dari Ngumoha, Bintang Bayaran Besar Setuju Bergabung dengan Liverpool
  • Diskon Tiket KM Nggapulu Semua Rute, Jadwal Kapal Pelni Sampai 21 Juli, Jakarta-Ambon-Bitung 2 Kali
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Kemlu: Partisipasi Indonesia di ISF Dukungan Palestina
Hiburan

Kemlu: Partisipasi Indonesia di ISF Dukungan Palestina

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Persetujuan Palestina untuk Partisipasi Indonesia dalam ISF

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) telah menyatakan bahwa rencana partisipasi Indonesia dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) telah mendapatkan persetujuan dari pihak Palestina. Juru bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Mulachela, menjelaskan bahwa keterlibatan Indonesia dilakukan dengan persetujuan penuh otoritas Palestina, sejalan dengan misi kemanusiaan yang dibawa oleh Indonesia.

“Satu hal yang juga sangat penting adalah ini dilakukan dengan consent dari pihak Palestina. Sehingga hal ini menjadi suatu kesatuan keterlibatan Indonesia dalam ISF,” kata Nabyl dalam press briefing di Kemlu RI, Kamis (19/2/2026).

Partisipasi Indonesia dalam ISF menjadi sorotan dalam beberapa waktu terakhir, terutama setelah pemerintah menyatakan kesiapan mengirim ribuan personel ke Jalur Gaza.

Palestina Setuju RI Terlibat dalam Pengiriman ISF



Menurut Nabyl, pihak Palestina telah mengetahui rencana keterlibatan Indonesia dalam ISF dan menyetujuinya. Persetujuan tersebut menjadi syarat utama sebelum Indonesia mengerahkan personel ke Gaza.

Isu ini menjadi perhatian publik karena Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang paling vokal menyatakan kesediaan mengirim pasukan dalam jumlah besar untuk menjaga stabilitas di Gaza.

Di sisi lain, muncul kekhawatiran jika ISF, yang dibentuk di bawah mandat Board of Peace (BoP) Presiden Amerika Serikat Donald Trump, akan digunakan untuk melucuti kelompok milisi Hamas. Hamas sebelumnya telah mengingatkan agar ISF tidak dijadikan alat untuk memajukan agenda Israel di Palestina.

Media Israel: TNI akan Jadi Bagian ISF yang Pertama Tiba di Gaza

Fokus Kemanusiaan Bukan Demiliterisasi



Kemlu RI menegaskan ruang lingkup tugas personel Indonesia bersifat terbatas dan spesifik. “Keikutsertaan Indonesia bukan untuk misi tempur dan bukan untuk misi demiliterisasi,” kata Kemlu RI dalam pernyataannya, pekan lalu.

“Personel Indonesia tidak akan terlibat dalam operasi tempur atau tindakan apa pun yang mengarah pada konfrontasi langsung dengan pihak bersenjata mana pun,” lanjut pernyataan tersebut.

Menurut Kemlu, tugas utama personel Indonesia meliputi misi kemanusiaan, perlindungan warga sipil, bantuan kemanusiaan dan kesehatan, rekonstruksi, serta pelatihan dan penguatan kapasitas polisi Palestina. Penggunaan kekuatan oleh pasukan Indonesia juga dibatasi secara ketat. Kekuatan hanya boleh digunakan untuk pertahanan diri (self-defense) dan mempertahankan mandat, dilakukan secara proporsional, bertahap, sebagai upaya terakhir, serta sesuai hukum internasional dan rules of engagement.

Pasukan Perdamaian Indonesia di Bawah Kendali Nasional dan Mandat PBB



Pada kesempatan terpisah, Kemlu RI menyampaikan pengerahan personel militer Indonesia sepenuhnya berada di bawah kendali nasional. Penugasan tersebut berlandaskan mandat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dalam Resolusi 2803, politik luar negeri bebas-aktif, serta hukum internasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya memperkirakan Indonesia akan mengirim sekitar 8.000 pasukan ke Gaza, dengan sekitar 1.000 personel disebut-sebut akan diberangkatkan pada April mendatang. Kemlu juga menegaskan pengerahan hanya dapat dilakukan dengan persetujuan otoritas Palestina dan penugasan dibatasi di wilayah Gaza, yang merupakan bagian integral dari wilayah Palestina.

“Indonesia secara konsisten menolak segala upaya perubahan demografi maupun pemindahan atau relokasi paksa rakyat Palestina dalam bentuk apa pun,” demikian pernyataan Kemlu RI. “Indonesia akan mengakhiri partisipasi apabila pelaksanaan ISF menyimpang dari national caveats Indonesia atau tidak sejalan dengan kebijakan luar negeri Indonesia,” lanjut pernyataan tersebut.

Dengan penegasan tersebut, pemerintah memastikan keterlibatan Indonesia dalam ISF tetap berada dalam koridor mandat kemanusiaan dan prinsip politik luar negeri yang selama ini dianut.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Saya Ingin Jadi Ustaz, Santri yang Dibakar Tetap Ingin Sekolah

25 Juni 2026

Pemerintah dan PLN Segera Jalankan PLTS 100 GW, Industri Surya Lokal Siap Berkontribusi

25 Juni 2026

Mantan Wakil Kepala BGN Buka Suara Soal Pengadaan CCTV Fiktif Rp 300 Miliar Era Dadan

25 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kasus Ijazah Jokowi: Dokter Tifa Jalani Sidang 2 Juli, Roy Suryo Tunggu Putusan Praperadilan

29 Juni 2026

Manchester United Siap Datangkan Casemiro Baru di Liga Inggris

29 Juni 2026

Dua Jemaah Haji Ciamis Masih Terjebak, 411 Jemaah Tiba di Tanah Air

29 Juni 2026

Tianwen-2 China Tiba di Kamo’oalewa untuk Misi Pendaratan

29 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?