Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 24 Februari 2026
Trending
  • Mazda2 GT 2015 Bekas, Harga Ideal untuk Mudik
  • 10 jalur mudik cepat Jakarta–Jawa Tengah via tol, perjalanan lancar tanpa ribet
  • 10 Fakta Menarik tentang Desain Olimpiade Milano Cortina 2026
  • Ramalan Scorpio 20 Februari 2026: Hoki, Karier, Cinta, dan Kesehatan
  • Kronologi Truk Tabrak Kontainer Tak Bertuan di Jalan Soekarno Minut
  • Kalender April 2026: Jadwal Pasaran Jawa dan Libur Nasional Paskah
  • Pahit Manis Debut 2026: 3 Negara Baru Hadapi Badai Cedera
  • Jadwal Imsak Kota Denpasar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Kronologi Truk Tabrak Kontainer Tak Bertuan di Jalan Soekarno Minut
Hukum

Kronologi Truk Tabrak Kontainer Tak Bertuan di Jalan Soekarno Minut

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kecelakaan Maut di Jalan Soekarno, Minahasa Utara

Pada Jumat (20/2/2026) siang, terjadi kecelakaan maut di Jalan Soekarno, Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Kecelakaan ini melibatkan kendaraan dump truk dengan gandengan truk trailer yang terparkir di tepi jalan. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Kronologi Kecelakaan

Menurut keterangan dari Satlantas Polres Minut, kejadian berlangsung sekitar pukul 09.30 WITA. Mobil dump truk warna merah dengan plat nomor DB 8864 LE bergerak dari arah Airmadidi menuju Manado. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut keluar jalur dan menabrak bagian belakang gandengan truk trailer yang parkir di bahu jalan sebelah kiri.

Gandengan truk trailer tak bertuan yang menjadi sasaran tabrakan memiliki warna orange dan sedang mengangkut peti kemas warna hijau dengan tulisan Spil. Saat kejadian, terdapat dua gandengan truk trailer yang diletakkan atau diparkir di tepi jalan umum.

Sopir mobil dump truk, Yogi Gagaube, berusia 18 tahun, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Korban kemudian dibawa ke RSUD Maria Walanda Maramis di Kelurahan Saronsong II, Kecamatan Airmadidi, Minut.

Masalah Parkir Sembarangan Gandengan Truk

Keberadaan gandengan truk tronton dan trailer yang sering parkir sembarangan di tepi jalan akhirnya berujung pada kecelakaan maut. Di jalan ruas Ir Soekarno, tepatnya di Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, dekat jembatan, terjadi kecelakaan lalu lintas antara mobil dump truk dan gandengan truk trailer tak bertuan.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, hampir belasan titik di jalan yang menghubungkan wilayah Airmadidi dan Kalawat sering dijadikan tempat memarkir gandengan truk tronton, konteiner, hingga trailer yang mengangkut peti kemas. Pemandangan ini telah menjadi perhatian dari aparat yang berwajib, bahkan sempat memasang police line di sekitar gandengan tak bertuan tersebut.

Namun, keesokan harinya, gandengan tak bertuan itu sudah tidak ada lagi, termasuk police line milik polisi yang raib. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Satpol PP telah beberapa kali melakukan penertiban dengan cara gembosi. Roda gandengan yang parkir di tepi jalan Ir Soekarno, jalan ruas Manado Bitung di Minut hingga di jalan Ring Road Minut juga telah ditindak.

Meski begitu, masih saja ditemukan gandengan tak bertuan yang parkir di tepi jalan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, banyak modus dan alibi yang digunakan untuk menjelaskan keberadaan gandengan truk di jalan umum. Beberapa orang mengatakan bahwa kepala dari gandengan tersebut sedang antri mengisi Bahan bakar di SPBU. Ada juga yang menyebut hanya sebentar, namun nyatanya ada yang sampai berhari-hari.

Seharusnya, keberadaan gandengan yang angkut peti kemas sebaiknya ditempatkan di pul atau area parkir khusus kendaraan truk bertonase besar jika tidak sedang beroperasi. Hal ini penting untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Eks Kapolres Bima Kota yang Dipecat karena Narkoba Tinggal di Rumah Mewah Tangerang

23 Februari 2026

Ada Tanda-Tanda Kelalaian, Polisi Selidiki Kecelakaan KA Bandara Tabrak Truk di Tangerang

23 Februari 2026

Identitas Juragan Emas Surabaya yang Rumahnya Digeledah Bareskrim, Kunjungi Toko Setiap 3 Bulan

23 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mazda2 GT 2015 Bekas, Harga Ideal untuk Mudik

24 Februari 2026

10 jalur mudik cepat Jakarta–Jawa Tengah via tol, perjalanan lancar tanpa ribet

24 Februari 2026

10 Fakta Menarik tentang Desain Olimpiade Milano Cortina 2026

24 Februari 2026

Ramalan Scorpio 20 Februari 2026: Hoki, Karier, Cinta, dan Kesehatan

24 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?