Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, 9 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Hukum»Kronologi Truk Tabrak Kontainer Tak Bertuan di Jalan Soekarno Minut
    Hukum

    Kronologi Truk Tabrak Kontainer Tak Bertuan di Jalan Soekarno Minut

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kecelakaan Maut di Jalan Soekarno, Minahasa Utara

    Pada Jumat (20/2/2026) siang, terjadi kecelakaan maut di Jalan Soekarno, Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Kecelakaan ini melibatkan kendaraan dump truk dengan gandengan truk trailer yang terparkir di tepi jalan. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

    Kronologi Kecelakaan

    Menurut keterangan dari Satlantas Polres Minut, kejadian berlangsung sekitar pukul 09.30 WITA. Mobil dump truk warna merah dengan plat nomor DB 8864 LE bergerak dari arah Airmadidi menuju Manado. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut keluar jalur dan menabrak bagian belakang gandengan truk trailer yang parkir di bahu jalan sebelah kiri.

    Gandengan truk trailer tak bertuan yang menjadi sasaran tabrakan memiliki warna orange dan sedang mengangkut peti kemas warna hijau dengan tulisan Spil. Saat kejadian, terdapat dua gandengan truk trailer yang diletakkan atau diparkir di tepi jalan umum.

    Sopir mobil dump truk, Yogi Gagaube, berusia 18 tahun, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Korban kemudian dibawa ke RSUD Maria Walanda Maramis di Kelurahan Saronsong II, Kecamatan Airmadidi, Minut.

    Masalah Parkir Sembarangan Gandengan Truk

    Keberadaan gandengan truk tronton dan trailer yang sering parkir sembarangan di tepi jalan akhirnya berujung pada kecelakaan maut. Di jalan ruas Ir Soekarno, tepatnya di Desa Maumbi, Kecamatan Kalawat, dekat jembatan, terjadi kecelakaan lalu lintas antara mobil dump truk dan gandengan truk trailer tak bertuan.

    Berdasarkan pengamatan di lapangan, hampir belasan titik di jalan yang menghubungkan wilayah Airmadidi dan Kalawat sering dijadikan tempat memarkir gandengan truk tronton, konteiner, hingga trailer yang mengangkut peti kemas. Pemandangan ini telah menjadi perhatian dari aparat yang berwajib, bahkan sempat memasang police line di sekitar gandengan tak bertuan tersebut.

    Namun, keesokan harinya, gandengan tak bertuan itu sudah tidak ada lagi, termasuk police line milik polisi yang raib. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Satpol PP telah beberapa kali melakukan penertiban dengan cara gembosi. Roda gandengan yang parkir di tepi jalan Ir Soekarno, jalan ruas Manado Bitung di Minut hingga di jalan Ring Road Minut juga telah ditindak.

    Meski begitu, masih saja ditemukan gandengan tak bertuan yang parkir di tepi jalan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, banyak modus dan alibi yang digunakan untuk menjelaskan keberadaan gandengan truk di jalan umum. Beberapa orang mengatakan bahwa kepala dari gandengan tersebut sedang antri mengisi Bahan bakar di SPBU. Ada juga yang menyebut hanya sebentar, namun nyatanya ada yang sampai berhari-hari.

    Seharusnya, keberadaan gandengan yang angkut peti kemas sebaiknya ditempatkan di pul atau area parkir khusus kendaraan truk bertonase besar jika tidak sedang beroperasi. Hal ini penting untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat

    31 August 2026

    Direktur Polipangkep Lulus Uji Kompetensi CRA dan CRP, Kuatkan Tata Kelola Berbasis Risiko

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?