Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Wednesday, 7 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»Peluang Persebaya Surabaya Terancam, Persijap Jepara Catatkan Produktivitas Gol Terendah Musim Ini
    Olahraga

    Peluang Persebaya Surabaya Terancam, Persijap Jepara Catatkan Produktivitas Gol Terendah Musim Ini

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 February 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Persebaya Surabaya Menghadapi Persijap Jepara dengan Motivasi Tinggi

    Persebaya Surabaya tampaknya sedang dalam kondisi yang cukup menguntungkan menjelang pertandingan melawan Persijap Jepara. Hal ini terlihat dari data yang menunjukkan bahwa Laskar Kalinyamat, julukan Persijap Jepara, memiliki konversi gol terburuk di Super League musim ini.

    Hingga pekan ke-21, Persijap Jepara hanya mampu mencetak 17 gol dari 21 pertandingan yang telah dijalani. Rata-rata gol per laga mereka adalah 0,81, angka yang sangat rendah dibandingkan tim-tim lain. Angka ini membuat Persijap berada di posisi paling buncit dalam daftar produktivitas gol sementara. Situasi ini menjadi sorotan utama menjelang laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2).

    Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang dengan motivasi tinggi untuk kembali ke jalur kemenangan setelah hasil kurang maksimal dalam pertandingan sebelumnya. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyadari bahwa laga ini menjadi momentum penting bagi timnya.

    Secara historis, Persebaya Surabaya memiliki catatan yang cukup meyakinkan saat melawan Persijap Jepara. Dalam tujuh pertemuan terakhir, Green Force berhasil meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Catatan ini menjadi modal psikologis yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan pada putaran pertama musim ini, Persebaya Surabaya sukses mengamankan poin penuh atas lawannya tersebut.

    Produktivitas gol Persebaya Surabaya juga jauh lebih baik dibanding tuan rumah. Hingga pekan ke-21, Persebaya telah mencetak 32 gol dan menempati posisi keempat dalam daftar tim paling subur. Daftar ini dipimpin oleh Malut United FC dengan 44 gol, disusul Persija Jakarta dengan 39 gol, dan Borneo FC Samarinda dengan 36 gol. Persebaya Surabaya berada di bawah mereka, namun tetap unggul jauh atas Persijap yang tertahan di angka 17 gol.

    Fakta ini membuat duel nanti terasa seperti peluang emas bagi Persebaya Surabaya untuk mengamankan tiga poin. Ketika satu tim kesulitan mencetak gol, tim lain justru punya catatan produktivitas yang cukup stabil.

    Meski begitu, pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menolak jemawa menghadapi statistik tersebut. Ia menegaskan bahwa laga tandang tetap menyimpan tantangan tersendiri. “Sayangnya, minggu ini tidak mudah karena beberapa pemain cedera dan demam. Saya harap para pemain bisa beristirahat cukup karena kami memulai perjalanan di malam hari. Jadi, kita juga perlu memiliki sikap ekstra, fokus dan intensitas yang baik,” ujar Tavares dalam sesi konferensi pers.

    Selain itu, sebagian pemain Persebaya Surabaya juga tengah menjalani ibadah puasa Ramadhan. Situasi tersebut membuat tim pelatih harus menyesuaikan metode latihan tanpa mengurangi kualitas persiapan. “Untuk saat ini tidak ada masalah, karena mereka sudah bisa makan dan minum. Mereka sudah bisa melakukannya. Namun di minggu awal tetap memperhatikan durasi sesi latihan menjadi sedikit lebih singkat,” jelasnya.

    Penyesuaian tersebut dilakukan agar pemain tetap berada dalam kondisi optimal saat pertandingan. Intensitas dijaga, namun durasi dibuat lebih efisien agar energi tidak terkuras berlebihan.

    Dari sisi pemain, optimisme juga terpancar dalam skuad Green Force. Gelandang bertahan Persebaya Surabaya, Milos Raickovic, menatap laga ini dengan penuh keyakinan. “Kami tahu mereka memiliki banyak pemain baru. Kami juga ingin kembali ke jalur kemenangan karena pertandingan terakhir kami kalah di kandang. Kami ingin meningkatkan performa, memberikan yang terbaik, dan membawa pulang tiga poin,” tegas Raickovic.

    Pernyataan itu mencerminkan tekad kuat Persebaya Surabaya untuk bangkit. Kekalahan di kandang pada laga sebelumnya menjadi cambuk yang memicu semangat tambahan dalam lawatan kali ini.

    Meski Persijap Jepara berstatus tim dengan produktivitas terendah, perubahan komposisi pemain tetap patut diwaspadai. Tambahan wajah-wajah baru bisa menghadirkan dinamika berbeda di atas lapangan. Persebaya Surabaya tak ingin terjebak pada asumsi statistik semata. Fokus, disiplin, dan efektivitas penyelesaian akhir tetap menjadi kunci agar peluang tak terbuang percuma.

    Duel ini bukan sekadar pertemuan dua tim dengan grafik berbeda. Ini tentang bagaimana Persebaya Surabaya memanfaatkan momentum saat lawan sedang rapuh dalam urusan mencetak gol. Jika mampu tampil solid dan konsisten sepanjang 90 menit, peluang membawa pulang tiga poin terbuka lebar. Ketajaman lini depan Persebaya Surabaya bisa menjadi pembeda dalam laga yang diprediksi berjalan ketat.

    Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Green Force mengeksekusi kesempatan yang ada. Ketika Persijap Jepara masih berkutat dengan problem konversi peluang, Persebaya Surabaya punya peluang emas untuk benar-benar memanfaatkan “durian runtuh” ini dan kembali tersenyum di papan klasemen.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?