Stadion Semarak, Tempat Berolahraga Favorit Saat Ramadan
Stadion Semarak yang terletak di Jalan Cendana, Kota Bengkulu, menjadi salah satu tempat favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu menjelang magrib selama bulan Ramadan. Setiap sore, stadion ini mulai ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Mereka datang dengan tujuan untuk berolahraga, seperti lari atau jalan kaki, sambil menikmati suasana sore yang hangat.
Di tengah cuaca yang masih terasa panas, napas terengah dan tawa kecil para pelari menjadi bagian dari kebiasaan unik dalam mengisi waktu ngabuburit. Bagi sebagian orang, olahraga sore hari bukan hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga cara untuk menjaga kesehatan tubuh selama puasa. Keringat yang keluar saat berlari membuat waktu terasa lebih cepat, sehingga momen berbuka puasa terasa lebih nikmat setelah tubuh aktif bergerak.
Banyak warga yang datang sendirian, sementara ada juga yang bersama teman atau komunitasnya. Beberapa orang memilih untuk berjalan santai mengitari lintasan, sedangkan yang lain serius menjaga ritme lari sambil sesekali melihat jam tangan untuk menghitung waktu menjelang berbuka. Di sudut lintasan, beberapa warga tampak melakukan pemanasan sebelum mulai berlari, sementara yang lain duduk di tribun untuk berbincang ringan sambil menikmati suasana sore yang perlahan berubah menjadi senja.
Fasilitas Olahraga yang Menjadi Ikon Bengkulu
Stadion Semarak Bengkulu berada di Jalan Cendana, Kelurahan Sawah Lebar Baru, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu. Sebagai salah satu fasilitas olahraga terbesar di Provinsi Bengkulu, stadion ini tidak hanya menjadi tempat untuk berolahraga, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi warga yang ingin menjaga semangat hidup sehat.
Setiap sore menjelang magrib, stadion ini selalu ramai dikunjungi masyarakat. Aktivitas olahraga yang dilakukan pun beragam, mulai dari lari, jalan santai, hingga latihan kebugaran. Banyak warga yang memanfaatkan waktu sore untuk tetap aktif meski sedang menjalani ibadah puasa.
Kebiasaan Sehat di Tengah Bulan Puasa
Salah satu warga yang rutin menghabiskan waktu sore di Stadion Semarak adalah Andesta Saputra (30). Ia kerap datang ke stadion untuk berolahraga. “Kalau sore gini biasanya joging hingga lari,” ujar Andes saat diwawancarai.
Menurutnya, persiapan untuk berolahraga tidak memerlukan biaya mahal. Ia hanya perlu menyiapkan sepatu lari, kaos, dan celana pendek. Dari rumah, ia berangkat sekitar pukul 16.00 WIB. Setibanya di stadion, ia melakukan pemanasan sebelum mulai berlari.
“Kalau dari rumah sekitar jam 4 sore-an, milih olahraga lari karena hanya perlu kaos, celana pendek, dan sepatu untuk lari, tidak banyak alat-alat yang harus dibawa,” tambahnya.
Hal senada disampaikan oleh Yevi Melinda Putri (23). Ia bersama komunitasnya kerap berolahraga di stadion untuk mengisi waktu sore. Menurutnya, Stadion Semarak cocok untuk mengisi waktu menjelang buka puasa saat bulan Ramadan. Selain itu, olahraga sore di Bulan Ramadan juga membuat tubuh lebih bugar meski di bulan puasa.
“Cocok untuk menghabiskan waktu sore menjelang magrib, apa lagi kalau bulan puasa, satu jam sebelum berbuka kita ngabuburit lari, buka puasa terasa cepat karena tidak terasa kalau lari,” tutup Yevi.



