Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 8 Februari 2026
Trending
  • Cara Cepat Deteksi Kerusakan Mesin Motor Bekas
  • Mudik Lebaran 2026 Dimulai, Jalan Tol Prambanan-Purwomartani Percepat Perjalanan Klaten-Jogja Hanya 20 Menit
  • Mengapa Vario 125 Tidak Kencang? Ini Penyebabnya
  • Vespa LX 150cc: Spesifikasi, Harga, dan Fitur Lengkap
  • Sempat Dianggap Tamat, Lappi Bangkit Lagi di WRC
  • MKMK Diminta Hentikan Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi
  • Kalender Jawa Weton Sabtu Kliwon 7 Februari 2026: Hindari Keras Kepala dan Ambisi Berlebihan
  • Arab Saudi Izinkan Minum Alkohol untuk Warga Asing Kaya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Peristiwa Pemerkosaan Massal, Cawapres Prabowo Jadi Sorotan Publik
Hukum

Peristiwa Pemerkosaan Massal, Cawapres Prabowo Jadi Sorotan Publik

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kesaksian Ibunda Ita Martadinata dalam Sidang Penyangkalan Perkosaan Massal Mei 1998

Dalam persidangan gugatan penyangkalan pemerkosaan massal Mei 1998 yang dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, ibunda dari mendiang Ita Martadinata, Wiwin Suryadinata, memberikan kesaksian. Persidangan ini berlangsung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Timur, pada Kamis, 5 Februari 2026. Perkara tersebut terdaftar dengan Nomor 335/G/TF/2025/PTUN.JKT.

Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas turut mendampingi para penggugat yang hadir langsung di PTUN. Dalam sidang tersebut, Wiwin Suryadinata menjadi saksi utama bersama sejarawan Andi Achdian dan Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor sebagai ahli.

Wiwin menyampaikan perasaannya tentang kehilangan anaknya, Ita Martadinata, yang merupakan bagian dari relawan kemanusiaan saat itu. Ita ditemukan meninggal dalam kondisi terbunuh pada 9 Oktober 1998, menjelang rencana memberikan kesaksian di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York. “Membunuh, membunuh, membunuh! Itu mereka punya keluarga, gimana jadi Ibunya yang mengandung seperti saya, ayahnya yang membesarkan anak itu (Ita Martadinata). Bukan anak saya saja, anak semua yang ada di Indonesia, saya mewakili ibu-ibu yang anaknya terbunuh,” ujarnya.

Peristiwa tersebut menjadi titik balik bagi Wiwin, yang akhirnya memilih jalan hidup sebagai seorang biksuni. Ia juga menegaskan bahwa ia tidak hanya mewakili dirinya sendiri, tetapi juga seluruh ibu-ibu di Indonesia yang kehilangan anak-anak mereka.

Partai Gerindra Belum Bahas Calon Wakil Presiden untuk Pilpres 2029

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menyatakan bahwa partainya belum membahas calon wakil presiden jika Prabowo Subianto maju kembali dalam pemilihan presiden 2029. Pernyataan ini disampaikan setelah beberapa partai pendukung Presiden Prabowo menyatakan dukungan untuk periode keduanya.

Sugiono mengatakan bahwa pembahasan tentang calon wakil presiden masih jauh dari masa depan. “Tahun 2029 itu masih tiga tahun lagi, banyak yang bisa terjadi dalam tiga tahun,” katanya. Hingga saat ini, Gerindra belum melakukan diskusi mengenai calon pendamping Prabowo.

Keracunan Massal Akibat Bakteri E. coli di SMAN 2 Kudus

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap penyebab keracunan massal yang dialami ratusan siswa SMAN 2 Kudus, Jawa Tengah, setelah mengonsumsi menu makan bergizi gratis (MBG). Hasil uji laboratorium menunjukkan adanya kontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli) pada kuah soto dan sambal yang disajikan kepada siswa.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari yang memproduksi dan mendistribusikan MBG belum memenuhi standar kelayakan, sanitasi, dan higiene pangan. BGN akan memperketat pengawasan dan penegakan standar operasional prosedur (SOP) terhadap dapur penyedia MBG.

Kontributor Artikel

Eka Yudha Saputra, Sultan Abdurrahman, dan Dinda Shabrina berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Fakta Anak Ketiga Bunuh Ibu dan Dua Saudaranya di Warakas, Pernah Dimarahi Karena Pulang Awal Usai Mabuk

8 Februari 2026

Daftar 5 Tersangka Suap Sengketa Lahan, Termasuk Kepala dan Wakil PN Depok

8 Februari 2026

Komisi Eropa: Desain TikTok Langgar Aturan Digital, Mengapa?

8 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Cara Cepat Deteksi Kerusakan Mesin Motor Bekas

8 Februari 2026

Mudik Lebaran 2026 Dimulai, Jalan Tol Prambanan-Purwomartani Percepat Perjalanan Klaten-Jogja Hanya 20 Menit

8 Februari 2026

Mengapa Vario 125 Tidak Kencang? Ini Penyebabnya

8 Februari 2026

Vespa LX 150cc: Spesifikasi, Harga, dan Fitur Lengkap

8 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?