Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, 9 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Hukum»Peristiwa Pemerkosaan Massal, Cawapres Prabowo Jadi Sorotan Publik
    Hukum

    Peristiwa Pemerkosaan Massal, Cawapres Prabowo Jadi Sorotan Publik

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kesaksian Ibunda Ita Martadinata dalam Sidang Penyangkalan Perkosaan Massal Mei 1998

    Dalam persidangan gugatan penyangkalan pemerkosaan massal Mei 1998 yang dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, ibunda dari mendiang Ita Martadinata, Wiwin Suryadinata, memberikan kesaksian. Persidangan ini berlangsung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Timur, pada Kamis, 5 Februari 2026. Perkara tersebut terdaftar dengan Nomor 335/G/TF/2025/PTUN.JKT.

    Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas turut mendampingi para penggugat yang hadir langsung di PTUN. Dalam sidang tersebut, Wiwin Suryadinata menjadi saksi utama bersama sejarawan Andi Achdian dan Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor sebagai ahli.

    Wiwin menyampaikan perasaannya tentang kehilangan anaknya, Ita Martadinata, yang merupakan bagian dari relawan kemanusiaan saat itu. Ita ditemukan meninggal dalam kondisi terbunuh pada 9 Oktober 1998, menjelang rencana memberikan kesaksian di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York. “Membunuh, membunuh, membunuh! Itu mereka punya keluarga, gimana jadi Ibunya yang mengandung seperti saya, ayahnya yang membesarkan anak itu (Ita Martadinata). Bukan anak saya saja, anak semua yang ada di Indonesia, saya mewakili ibu-ibu yang anaknya terbunuh,” ujarnya.

    Peristiwa tersebut menjadi titik balik bagi Wiwin, yang akhirnya memilih jalan hidup sebagai seorang biksuni. Ia juga menegaskan bahwa ia tidak hanya mewakili dirinya sendiri, tetapi juga seluruh ibu-ibu di Indonesia yang kehilangan anak-anak mereka.

    Partai Gerindra Belum Bahas Calon Wakil Presiden untuk Pilpres 2029

    Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menyatakan bahwa partainya belum membahas calon wakil presiden jika Prabowo Subianto maju kembali dalam pemilihan presiden 2029. Pernyataan ini disampaikan setelah beberapa partai pendukung Presiden Prabowo menyatakan dukungan untuk periode keduanya.

    Sugiono mengatakan bahwa pembahasan tentang calon wakil presiden masih jauh dari masa depan. “Tahun 2029 itu masih tiga tahun lagi, banyak yang bisa terjadi dalam tiga tahun,” katanya. Hingga saat ini, Gerindra belum melakukan diskusi mengenai calon pendamping Prabowo.

    Keracunan Massal Akibat Bakteri E. coli di SMAN 2 Kudus

    Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap penyebab keracunan massal yang dialami ratusan siswa SMAN 2 Kudus, Jawa Tengah, setelah mengonsumsi menu makan bergizi gratis (MBG). Hasil uji laboratorium menunjukkan adanya kontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli) pada kuah soto dan sambal yang disajikan kepada siswa.

    Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari yang memproduksi dan mendistribusikan MBG belum memenuhi standar kelayakan, sanitasi, dan higiene pangan. BGN akan memperketat pengawasan dan penegakan standar operasional prosedur (SOP) terhadap dapur penyedia MBG.

    Kontributor Artikel

    Eka Yudha Saputra, Sultan Abdurrahman, dan Dinda Shabrina berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan, Mantan Manajer Sarwendah: Dia Tak Pernah Berniat Jahat

    31 August 2026

    Direktur Polipangkep Lulus Uji Kompetensi CRA dan CRP, Kuatkan Tata Kelola Berbasis Risiko

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?