Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 2 Maret 2026
Trending
  • Kadin ungkap jebakan Batman, impor 105 ribu mobil India: Servis dan suku cadang dari mana?
  • Jadwal MotoGP Thailand 2026 di Buriram: Marc Marquez Siap Bertarung, Alex Marquez Soroti Ducati
  • 10 Film Aman Ditonton Saat Puasa Ramadan, Tidak Batal!
  • 8 Masalah Hidup Han Sun Ho di Awal Episode *Love Phobia*
  • Jadwal Pekan 23 Super League: Persebaya Hadapi PSM di Gelora Bung Tomo
  • Jadwal dan harga tiket bus AKAP Bali ke Jawa Minggu (22/2), cek sekarang!
  • Perbedaan pendapat bos Agrinas dan Menperin terkait impor 105.000 pikap India
  • Studi: Bayi yang Didengarkan Musik Sejak Lahir Lebih Cepat Berbicara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»IHSG Hari Ini (4/2) Targetkan Zona Hijau di 8.231, Didorong Sentimen Makroekonomi
Daerah

IHSG Hari Ini (4/2) Targetkan Zona Hijau di 8.231, Didorong Sentimen Makroekonomi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesia terus menunjukkan pergerakan yang stabil dalam berbagai indikator ekonomi, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penguatan terbatas. Pada Rabu (4/2/2026), IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatannya dengan menguji level 8.231. Perkiraan ini didasarkan pada analisis dari Tim Analis Sinarmas Sekuritas yang memperhatikan indikator makroekonomi domestik yang menunjukkan peningkatan.

Perkembangan IHSG dan Indikator Makroekonomi

Tim Analis Sinarmas Sekuritas menyatakan bahwa IHSG akan bergerak dengan penguatan terbatas, menguji area resistance terdekat di 8.167 sebelum mencapai resistance berikutnya pada level 8.231. Meski demikian, pergerakan indeks masih cenderung terbatas karena rating netral yang diberlakukan akibat pengaruh sentimen global yang belum sepenuhnya kondusif.

Di sisi lain, beberapa indikator makroekonomi nasional menunjukkan peningkatan. Contohnya, Indeks PMI Manufaktur Indonesia meningkat menjadi 52,6 pada Januari 2026, naik dari 51,2 pada bulan sebelumnya. Angka ini menunjukkan ekspansi aktivitas manufaktur yang semakin kuat. Namun, tekanan inflasi juga meningkat, dengan inflasi tahunan Indonesia mencapai 3,55% pada Januari 2026, menjadi tingkat tertinggi sejak Mei 2023.

Pengaruh Sentimen Global

Sentimen global juga turut memengaruhi pasar keuangan. Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat (BLS) tidak merilis laporan ketenagakerjaan Januari 2026 karena keterbatasan pendanaan. Hal ini membuat pelaku pasar kehilangan salah satu indikator penting untuk membaca arah kebijakan The Fed.

Selain itu, Bank Sentral Australia (RBA) mengambil langkah berbeda dengan menaikkan suku bunga acuannya menjadi 3,85%. Ini merupakan kenaikan pertama dalam dua tahun terakhir, seiring pertumbuhan ekonomi yang dinilai lebih kuat dari perkiraan serta inflasi yang masih berada dalam batas kendali.

Rekomendasi Saham dari Analis Sinarmas Sekuritas

Dalam perdagangan harian, Tim Analis Sinarmas Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk spekulasi. Berikut adalah rekomendasi mereka:

  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA): Dianjurkan sebagai speculative buy dengan target harga antara 1.360 hingga 1.400.
  • PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM): Juga direkomendasikan sebagai speculative buy dengan target harga 2.050–2.100.
  • PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA): Dianjurkan sebagai speculative buy dengan target harga 1.950–2.070.
  • PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS): Direkomendasikan sebagai buy on weakness dengan target harga 1.700–1.790.

Sementara itu, untuk rekomendasi mingguan, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) disarankan untuk hold.

Catatan Penting

Perlu dicatat bahwa informasi ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi tersebut.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Hasil PSS Sleman vs Persipura Jayapura 1-0, Barito Putera di Posisi 3 Babak Final

28 Februari 2026

Klasemen Championship: Persekat Kalahkan PSMS 2-0, Gagal Salip Bekasi City-Sumsel United

27 Februari 2026

Keajaiban Datang! 4 Zodiak Ini Dapat Kabar Baik dan Peluang Emas Mulai 19 Februari 2026

22 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kadin ungkap jebakan Batman, impor 105 ribu mobil India: Servis dan suku cadang dari mana?

2 Maret 2026

Jadwal MotoGP Thailand 2026 di Buriram: Marc Marquez Siap Bertarung, Alex Marquez Soroti Ducati

2 Maret 2026

10 Film Aman Ditonton Saat Puasa Ramadan, Tidak Batal!

2 Maret 2026

8 Masalah Hidup Han Sun Ho di Awal Episode *Love Phobia*

1 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?