Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 11 April 2026
Trending
  • BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana
  • JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno
  • Tiga prajurit Indonesia tewas dalam 24 jam di Lebanon, saatnya mundur?
  • Arus balik bandara Minangkabau membludak, antrean check-in mengular
  • Sinyal Kuat Timnas Indonesia: Dua Bintang Luar Negeri Bergabung dengan FCV Dender
  • Makna Nama Anak AHY dan Annisa Pohan: Filosofi Kuat Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
  • Tumpukan Sampah 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Ganggu Pengunjung
  • 5 Shio Paling Beruntung Bulan April 2026, Kaya dan Berkembang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»BYD investasi Rp2,6 triliun untuk pabrik baterai baru di Vietnam
Otomotif

BYD investasi Rp2,6 triliun untuk pabrik baterai baru di Vietnam

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Strategi Global BYD di Asia Tenggara

Raksasa otomotif dan baterai asal Tiongkok, BYD, baru saja memperkuat posisinya di Asia Tenggara dengan menandatangani kesepakatan investasi senilai 130 juta USD atau Rp2,6 triliun di Vietnam. Proyek ini dilakukan melalui kolaborasi dengan perusahaan lokal, Kim Long Motors, untuk membangun pabrik baterai kendaraan listrik di wilayah Vietnam Tengah. Langkah strategis ini mencerminkan ambisi BYD dalam mengamankan rantai pasok lokal di tengah ledakan pasar kendaraan energi baru (NEV) di Vietnam.

Pembangunan Fasilitas Produksi Baterai dalam Dua Fase

Berdasarkan laporan yang diterbitkan, kesepakatan yang diumumkan pada 27 Januari 2026 ini akan fokus pada penyediaan baterai untuk kendaraan komersial pada tahap awal. Kim Long Motors, sebagai mitra lokal, merupakan produsen swasta yang berpengalaman dalam perakitan truk, bus, dan kendaraan khusus. Kerja sama ini akan menggabungkan keahlian manufaktur lokal dengan dukungan teknis komprehensif dari BYD.

Proyek ini akan berjalan dalam dua fase pembangunan yang terencana. Fase pertama mencakup pembangunan pabrik seluas 4,4 hektar dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 3 GWh, yang dikhususkan untuk bus dan truk listrik. Memasuki fase kedua, lahan akan diperluas sebanyak 6 hektar lagi untuk membangun lini produksi baterai mobil penumpang. Secara total, fasilitas seluas 10 hektar ini diproyeksikan memiliki kapasitas produksi mencapai 6 GWh per tahun.

Memanfaatkan Ledakan Pasar Kendaraan Listrik di Vietnam

Keputusan BYD untuk membangun pabrik baterai di Vietnam sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang sangat pesat. Data menunjukkan bahwa penjualan EV di Vietnam melonjak drastis dari hanya sekitar 4.000 unit pada 2022 menjadi hampir 80.000 unit pada 2024. Bahkan, pada tahun 2025, pangsa pasar kendaraan listrik dan hibrida di negara tersebut telah mencapai sekitar 38,5 persen dari total penjualan otomotif nasional.

Pemerintah Vietnam sendiri telah menetapkan target ambisius untuk mencapai emisi karbon nol bersih pada tahun 2050. Untuk mendukung hal tersebut, berbagai kebijakan insentif telah digulirkan, termasuk perpanjangan pembebasan biaya registrasi EV hingga tahun 2027 serta subsidi untuk infrastruktur pengisian daya. Kondisi lingkungan bisnis yang sangat kondusif ini membuat BYD yakin untuk terus memperdalam investasinya, termasuk rencana memperluas jaringan ritel hingga 100 gerai pada akhir tahun 2026.

Keunggulan Tarif dan Strategi Ekspor ke Pasar ASEAN serta Eropa

Selain untuk pasar domestik, pabrik baterai di Vietnam memberikan keuntungan geopolitik dan ekonomi bagi BYD melalui berbagai perjanjian perdagangan bebas. Di bawah skema ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA), komponen yang diproduksi di Vietnam dapat dinikmati dengan tarif nol persen saat diekspor ke sesama negara anggota ASEAN seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Hal ini memungkinkan baterai buatan Vietnam dikirim ke pabrik perakitan mobil BYD di Thailand dengan biaya jauh lebih efisien.

Lebih jauh lagi, melalui perjanjian Vietnam-EU Free Trade Agreement (EVFTA), produk asal Vietnam juga berpotensi mendapatkan tarif nol persen saat menembus pasar Uni Eropa. Keuntungan ini sangat signifikan mengingat tingginya tarif yang saat ini dikenakan pada ekspor langsung dari Tiongkok ke Eropa. Dengan integrasi rantai pasok yang lengkap mulai dari komponen hingga baterai inti di Vietnam, BYD berada di jalur yang tepat untuk mencapai target penjualan luar negeri sebesar 1,3 juta unit pada tahun 2026.

Persaingan di Pasar Regional

Investasi BYD di Vietnam tentu akan memberikan dampak signifikan terhadap posisi persaingan produsen baterai lokal Vietnam seperti VinFast. Dengan kemampuan produksi yang besar dan akses ke pasar internasional, BYD bisa menjadikan Vietnam sebagai pusat distribusi baterai untuk pasar ASEAN dan Eropa. Sementara itu, produsen lokal seperti VinFast harus meningkatkan inovasi dan efisiensi untuk tetap bersaing dalam pasar yang semakin kompetitif.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Klasemen MotoGP 2026: Marco Bezzecchi Juara Americas 2026

7 April 2026

Hasil Moto3 Amerika 2026: Veda Terjatuh, Guido Pini Jadi Juara Pertama

7 April 2026

Live hasil MotoGP Amerika 2026 lengkap klasemen terbaru, murid Rossi patahkan dominasi Aprilia

7 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana

10 April 2026

JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno

10 April 2026

Tiga prajurit Indonesia tewas dalam 24 jam di Lebanon, saatnya mundur?

7 April 2026

Arus balik bandara Minangkabau membludak, antrean check-in mengular

7 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?