Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Maret 2026
Trending
  • KDMP: Kontrak Ekonomi Desa, Harapan dan Risiko Hukum
  • Jadwal KM Egon Maret 2026 Lengkap Semua Rute
  • Tye Ruotolo Kalahkan Pawel Jaworski, Pertahankan Gelar Dunia Welterweight Submission Grappling
  • Lirik Harga Toyota Yaris Bekas 2008, Cocok untuk Gen Z
  • IBL 2026: Pelita Jaya Menggulingkan Pacific Caesar di Kuningan
  • Apakah Investasi Masih Mungkin Dengan Modal Terbatas?
  • Catat, Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah Agar Sah
  • WOW Pimpinan DPRD Sumsel Beli Meja Biliar, Rusak APBD Rp 486 Juta
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Mengungkap Penyebab Kematian Lula Lahfah, Polisi Periksa Rekaman CCTV dan Minta Hentikan Penyebaran Foto di Media Sosial
Hukum

Mengungkap Penyebab Kematian Lula Lahfah, Polisi Periksa Rekaman CCTV dan Minta Hentikan Penyebaran Foto di Media Sosial

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyelidikan Kematian Lula Lahfah Dilakukan dengan Pendekatan Profesional

Polisi sedang melakukan penyelidikan terhadap kematian Lula Lahfah, seorang selebgram yang ditemukan meninggal di apartemen di kawasan Jakarta Selatan. Kejadian ini mengejutkan publik dan memicu berbagai spekulasi di media sosial. Dengan situasi seperti ini, polisi mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memastikan proses penyelidikan berjalan secara transparan dan akurat.

Proses Penyelidikan yang Dilakukan

Lula Lahfah meninggal pada usia 26 tahun. Jenazahnya ditemukan di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 23 Januari 2026. Polisi segera tiba di lokasi kejadian dan mulai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dalam pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Namun, petugas menemukan beberapa obat-obatan serta surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) di lokasi kejadian.

Selain itu, polisi juga menganalisis rekaman CCTV di sekitar apartemen untuk melihat timeline kejadian sebelum Lula ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka masih menunggu hasil analisis barang bukti dan pemeriksaan saksi-saksi untuk memastikan penyebab kematian Lula.

Pemeriksaan Reza Arap sebagai Saksi Utama

Reza Arap, kekasih Lula Lahfah, akan dimintai klarifikasi oleh pihak kepolisian. Ia dijadwalkan hadir di Polda Metro Jaya pada hari Senin (26/1/2026) untuk memberikan keterangan terkait kejadian tersebut. Selain Reza Arap, polisi juga akan memeriksa saksi-saksi lain yang ada di lokasi kejadian, termasuk asisten pribadi korban.

Kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian Lula. Meskipun autopsi belum dilaksanakan, dokter pribadi korban telah melakukan pemeriksaan awal dan menemukan sejumlah obat di sekitar korban.

Peran Saksi dalam Menyampaikan Kronologi

Menurut informasi dari saksi pertama, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seseorang yang berada di luar kamar apartemen korban. Saat itu, pintu kamar Lula Lahfah dalam kondisi terkunci dari dalam. Saksi merasa curiga dan khawatir karena korban tidak merespons panggilan. Setelah mendapat bantuan dari pihak pengelola apartemen, pintu berhasil dibuka. Korban ditemukan dalam posisi terlentang, dengan kondisi mulut terbuka dan warna kebiruan.

Saksi kemudian memeriksa denyut nadi dan detak jantung korban, namun tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan. Pihak kepolisian kemudian menghubungi asisten pribadi korban, Sindy, yang saat itu berada di luar apartemen. Sekitar 15 menit kemudian, asisten tiba di lokasi kejadian.

Seorang saksi kedua mengaku bangun sekitar pukul 08.00 WIB dan beraktivitas di kawasan Fatmawati untuk menjaga bazar pakaian milik almarhumah. Pada pukul 17.30 WIB, saksi mendapat telepon dari Asiah yang mengabarkan bahwa Lula Lahfah sudah tidak bernapas. Saksi kemudian meminta agar kondisi korban dipastikan dan menyarankan untuk segera dibawa ke rumah sakit terdekat.

Imbauan dari Polisi untuk Masyarakat

Polisi meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan foto atau informasi yang tidak jelas terkait kematian Lula Lahfah. Hal ini dilakukan untuk menghormati keluarga korban yang sedang berduka. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan imbauan tersebut kepada masyarakat. Ia menegaskan pentingnya menjaga empati dan tidak menyebarkan asumsi liar di media sosial.

Langkah Berikutnya dalam Penyelidikan

Jenazah Lula Lahfah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati pada pukul 21.20 WIB menggunakan ambulans untuk dilakukan visum lebih lanjut. Proses penyelidikan akan terus berlangsung hingga semua fakta terungkap. Polisi tetap bersikap profesional dan berkomitmen untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pria Kaya dengan 2 BMW Jadi Target KPK, Suami Bupati Pekalongan

19 Maret 2026

Alasan Hakim Bebaskan Delpedro, Tak Bersalah Tapi 6 Bulan Di Penjara, Polisi Lindungi Ojol

19 Maret 2026

Jejak Dokter Richard Lee yang Kini Ditahan, Dulu Dilaporkan Kartika Putri

18 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

KDMP: Kontrak Ekonomi Desa, Harapan dan Risiko Hukum

19 Maret 2026

Jadwal KM Egon Maret 2026 Lengkap Semua Rute

19 Maret 2026

Tye Ruotolo Kalahkan Pawel Jaworski, Pertahankan Gelar Dunia Welterweight Submission Grappling

19 Maret 2026

Lirik Harga Toyota Yaris Bekas 2008, Cocok untuk Gen Z

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?