Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR
  • Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai
  • Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya
  • Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI
  • Mobil bensin kian menyusut: pangsa pasar turun di bawah 50 persen
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Didepak Xi Jinping, jenderal top China dituduh bocorkan rahasia nuklir ke AS
Politik

Didepak Xi Jinping, jenderal top China dituduh bocorkan rahasia nuklir ke AS

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 February 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

BEIJING, Indonesiadiscover.com – Seorang jenderal top China, Jenderal Zhang Youxia dituduh membocorkan rahasia nuklir Beijing kepada Amerika Serikat (AS).

Zhang sebelumnya memimpin operasional Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) dan dekat dengan Presiden China Xi Jinping.

Zhang sempat disingkirkan oleh Xi dengan tuduhan pelanggaran disiplin serius, sebagaimana dilansir The Telegraph, Minggu (25/1/2026).

Jenderal berusia 75 tahun itu dilaporkan diberhentikan pada Sabtu (24/1/2026), sebelum pemerintah China secara resmi mengumumkan bahwa dia tengah menghadapi penyelidikan.

Tuduhan terhadap Zhang disampaikan dalam sebuah pengarahan tertutup yang dihadiri perwira tinggi militer China, beberapa jam sebelum pengumuman resmi Beijing.

Dalam pengarahan tersebut, Zhang juga dituduh menerima suap untuk mempromosikan seorang perwira senior menjadi menteri pertahanan serta membentuk “klik politik” di dalam tubuh militer.

Sejumlah pejabat tinggi PLA hadir dalam pertemuan itu, menandakan tingkat keseriusan kasus yang kini mengguncang pucuk pimpinan militer China.

Gu Jun, mantan manajer China National Nuclear Corporation, disebut sebagai pihak yang menyerahkan bukti terhadap Zhang.

China National Nuclear Corporation mengawasi program nuklir sipil dan militer China, sehingga posisinya dinilai strategis dalam sistem keamanan nasional Beijing.

Gu Jun sendiri saat ini juga tengah diselidiki dalam rangkaian penyelidikan korupsi besar yang menyasar industri pertahanan dan nuklir China, sebagaimana diumumkan Beijing pekan lalu.

Para pejabat yang hadir dalam pengarahan tertutup itu menyatakan, penyelidikan terhadap Gu mengungkap adanya pelanggaran keamanan di sektor nuklir yang diduga berkaitan dengan Zhang.

Zhang selama ini dikenal sebagai salah satu jenderal yang mampu bertahan dari berbagai gelombang pembersihan militer yang telah mengosongkan jajaran elite angkatan bersenjata China dalam beberapa tahun terakhir.

Dia juga termasuk sedikit komandan PLA yang memiliki pengalaman tempur langsung setelah terlibat dalam perang singkat China-Vietnam pada 1979.

Kedekatan personal Zhang dengan Xi, yang disebut berasal dari hubungan masa kecil, membuatnya selama ini dianggap hampir tidak tersentuh secara politik.

Keputusan untuk menyingkirkannya kini dipandang sebagai pemecatan paling dramatis dalam upaya panjang Xi memberantas korupsi dan ketidaksetiaan di tubuh militer.

Sejak berkuasa, Xi telah lebih dari dua kali lipat meningkatkan anggaran pertahanan China sebagai bagian dari ambisi menjadikan PLA sebagai kekuatan tempur kelas dunia pada 2049.

Berdasarkan penilaian intelijen AS, Xi juga disebut telah memerintahkan militer China bersiap melakukan invasi ke Taiwan paling lambat tahun depan.

Pada Oktober 2025, sembilan jenderal senior dicopot dari jabatannya, sebuah langkah yang dipandang sebagai tanda meningkatnya frustrasi Xi terhadap lambannya reformasi militer.

Salah satu tokoh yang disingkirkan saat itu adalah He Weidong, mantan wakil ketua Komisi Militer Pusat Partai Komunis China.

Penangkapan dan pemecatan terbaru membuat Komisi Militer Pusat kini hanya tersisa dua anggota, salah satunya adalah Xi Jinping sendiri.

Seluruh enam komandan berseragam yang ditunjuk menjadi anggota Komisi Militer Pusat pada 2022 kini telah disingkirkan dari jabatan mereka.

Komisi yang sebelumnya menjadi pusat modernisasi militer China itu kini berada pada ukuran terkecil sepanjang sejarahnya.

Kondisi tersebut mendorong sejumlah analis menilai, ambisi Beijing terhadap Taiwan kemungkinan mengalami kemunduran selama bertahun-tahun ke depan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

Vonis PN Bangko terhadap kakak beradik penusuk pria di warung Lembah Masurai

15 October 2026

Benarkah data center AI menghabiskan banyak air? Ini hitungannya

15 October 2026

Pakar Forensik Pastikan Video Call Ruben Onsu di Akun Sarwendah Bukan AI

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?