Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 20 Maret 2026
Trending
  • Penghasilan US$ 3,9 Miliar, Capaian Operasional PGN Tahun 2025
  • Target Persib di kandang Borneo FC tidak terlalu tinggi
  • 3 Hal yang Harus Dihindari Generasi Sandwich Agar Terhindar dari Utang
  • Rusdi Masse Bergabung dengan PSI, Mulai Kuasai Basis Lama NasDem di Ajatappareng
  • Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 2 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Revisi DHE SDA Belum Dirilis, Ekonom Khawatir Pemerintah Masih Hitung Risiko bagi Eksportir
  • Polda Bengkulu Tanggapi Tuduhan Kriminalisasi ART Refpin yang Cubit Anak Anggota DPRD
  • THR Dikenakan Pajak, Buruh Minta Perusahaan Beri Keadilan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Ducati Prioritaskan Marc Marquez, Pesan Valentino Rossi Diabaikan
Otomotif

Ducati Prioritaskan Marc Marquez, Pesan Valentino Rossi Diabaikan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Dalam dunia MotoGP, setiap musim selalu diiringi oleh berbagai perubahan dan dinamika yang menarik. Pada tahun 2026, para pembalap dan tim akan menghadapi fase komunikasi serta negosiasi yang intensif, karena kontrak utama sebagian besar pembalap akan berakhir. Hal ini membuat situasi semakin menarik terutama bagi Ducati, yang kembali menghadapi tantangan dalam memilih pembalap terbaik untuk posisi yang tersedia.

Dua tahun lalu, Ducati membuat keputusan yang tidak populer dengan merekrut Marc Marquez, meskipun hal ini berarti harus melepaskan beberapa pembalap yang telah lama menjadi bagian dari tim mereka. Keputusan tersebut akhirnya terbukti berhasil, karena Marquez memberikan performa yang luar biasa. Namun, hal ini juga mengakibatkan keluarnya Jorge Martin, Enea Bastianini, Marco Bezzecchi, dan Luca Marini dari tim utama.

Tahun depan, Ducati tampaknya akan melakukan langkah serupa, yaitu memperkuat posisi pembalap andalan mereka sambil mencoba menjadikan lawan sebagai sekutu. Salah satu nama yang menjadi fokus adalah Pedro Acosta, mantan pembalap muda MotoGP yang mulai tidak puas dengan situasinya di KTM. Nama Acosta sudah dikaitkan dengan Pertamina Enduro VR46 sejak musim lalu, dan Valentino Rossi sebagai pemilik tim VR46 memberikan respons yang menarik.

Rossi tidak secara langsung mengonfirmasi atau membantah rumor tentang Acosta, tetapi ia hanya berkata, “Saya sudah tahu, tetapi saya tidak bisa mengatakannya.” Kalimat ini dianggap sebagai kode permintaan dukungan kepada Ducati. Hubungan antara Ducati dan tim satelit seperti VR46 tidak hanya terbatas pada penyediaan motor, tetapi juga melibatkan penempatan pembalap rekrutan mereka. Contohnya adalah Fabio Di Giannantonio di VR46 dan Fermin Aldeguer di Gresini Racing, yang keduanya dikontrak langsung oleh Ducati hingga 2026.

Untuk memenuhi kebutuhan mereka, VR46 ingin memiliki pembalap yang dapat membawa kemenangan kembali ke tim. Sejak GP India 2023, tim asal Tavullia belum lagi meraih kemenangan. Saat ini, kombinasi Di Giannantonio dan Franco Morbidelli hanya mampu meraih tiga besar, dan hasil ini tidak konsisten dari lomba ke lomba.

Selain Pedro Acosta, VR46 juga dikabarkan tertarik pada dua talenta lain dari Spanyol, yaitu Fermin Aldeguer dan David Alonso yang masih berlaga di Moto2. Di sisi lain, daftar pembalap dari VR46 Riders Academy terbatas, kecuali Franco Morbidelli yang saat ini berada dalam skuad mereka.

Beberapa nama yang terancam digusur antara lain Francesco Bagnaia yang saat ini memperkuat tim pabrikan Ducati. Namun, Bagnaia sedang dikaitkan dengan Yamaha. Sementara itu, Celestino Vietti, yang merupakan salah satu anggota terbaru VR46 Riders Academy, masih kesulitan untuk tampil konsisten di Moto2. Di bawah Vietti, tiga anggota baru VR46 Riders Academy masih berlaga di ajang pra-Grand Prix seperti European Talent Cup.

Menurut Motorsport.com, susunan pembalap musim depan bisa memengaruhi kelanjutan kerja sama antara VR46 dan Ducati. Meskipun VR46 menunjukkan keinginan untuk bertahan, kalimat Rossi dianggap sebagai upaya untuk menggunakan daya tawar agar bisa mendapatkan pembalap yang diidamkan. Sementara itu, Ducati tidak menunjukkan tanda-tanda kekhawatiran. Seperti yang dijelaskan CEO mereka, Claudio Domenicali, fokus utama sekarang adalah memperpanjang kontrak Marc Marquez.

“Ini soal apakah kami pertama-tama menyelesaikan ‘paket Marc’ dan kemudian mulai berpikir soal pembalap keduanya,” ujar Domenicali.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Lirik Harga Toyota Yaris Bekas 2008, Cocok untuk Gen Z

19 Maret 2026

Dendi Mengarungi 400 KM Rally Raid dengan BAIC BJ40

19 Maret 2026

Investasi Cerdas untuk Bisnis Sukses di Tengah Persaingan! Suzuki Carry Minivan 2026 Tangguh dan Irit

19 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Penghasilan US$ 3,9 Miliar, Capaian Operasional PGN Tahun 2025

20 Maret 2026

Target Persib di kandang Borneo FC tidak terlalu tinggi

19 Maret 2026

3 Hal yang Harus Dihindari Generasi Sandwich Agar Terhindar dari Utang

19 Maret 2026

Rusdi Masse Bergabung dengan PSI, Mulai Kuasai Basis Lama NasDem di Ajatappareng

19 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?