Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Friday, 16 October 2026
Trending
  • Prediksi skor Feyenoord vs Como: I Lariani siap bikin kejutan di De Kuip, berpotensi hujan gol!
  • Soal HOTS teks prosedur bahasa Indonesia kelas 9 SMP materi bab 2 buku-buku berbicara, soal terbaru
  • Sosok Rosdianah, alumni magister hukum UMI kini berkarir di Korps Adhyaksa
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
  • Jelang review MSCI November 2026, pembekuan saham Indonesia diprediksi hingga 2027
  • Elon Musk mengaku tak tahu cara bikin chip, tetapi mau bangun pabrik sendiri
  • Senjakala Mobil Bensin: Pangsa Pasar Anjlok di Bawah 50%
  • 7 hal yang perlu ditingkatkan agar mendapat banyak match di dating apps menurut psikologi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Noe Letto Angkat Bicara Usai Dilantik Jadi Ahli Pertahanan Nasional
Politik

Noe Letto Angkat Bicara Usai Dilantik Jadi Ahli Pertahanan Nasional

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peran Tenaga Ahli Madya DPN RI

Sabrang Mowo Damar Panuluh atau dikenal sebagai Noe Letto akhirnya buka suara setelah dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya Dewan Pertahanan Nasional (DPN) Republik Indonesia (RI). Ia menyampaikan pandangan tentang perannya dalam lembaga tersebut melalui kanal YouTube Sabrang MD0 Official.

Noe menekankan bahwa jabatan yang ia emban tidak membuatnya memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan, tetapi lebih pada memberikan masukan kepada pemerintah. “Mungkin (masukkannya) bisa diteruskan ke Presiden, (masukkan tenaga ahli itu) terhadap situasi, risiko, dan rekomendasi. Jadi ini sebagai indra, mata, akal, telinga. Apa sih yang terjadi? Harusnya gimana sih untuk bisa memperbaiki situasi?” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa setelah dilantik, dirinya mendapat banyak kritik dari masyarakat. Namun, menurut Noe, kritik bukanlah ancaman, melainkan data. “Walaupun mungkin dibungkus dengan kata-kata kasar, perlu dibersihin, didestilasi. Terus kemudian dilihat, oh kalau memang pertanyaannya valid, harus dijawab,” tambahnya.

Menurut Noe, video yang ia unggah ke YouTube bisa menjadi tutorial bagaimana menghadapi gelombang kritik. “Siapa tahu public relation-nya pemerintah bisa belajar dari sini. Ngadepin kritis, ngadepin kritik tuh gimana. Enggak harus dihajar dengan kebencian juga. Ada metodologinya,” katanya.

Tanggapan atas Kritik Publik

Noe menanggapi kritik publik terkait keputusannya yang dinilai “masuk sistem”. Ia menyatakan memahami skeptisisme masyarakat dan menilai kritik tersebut sebagai bentuk pengawasan yang wajar terhadap figur publik. Sebagian kritik yang muncul di media sosial kerap disampaikan dengan bahasa keras dan emosional. Namun, menurut dia, substansi kritik tersebut perlu dipisahkan dari emosinya agar dapat dipahami secara jernih.

“Saya paham kenapa banyak yang skeptis. Sejarah memang penuh contoh orang yang masuk sistem lalu kehilangan suara. Skeptisisme ini bukan serangan, ini pengawasan. Dan ini wajar. Dan harusnya memang skeptis,” ucap dia.

Konsep “Masuk Sistem”

Lebih lanjut, Noe memaparkan pandangannya mengenai konsep “masuk sistem”. Ia membedakan antara bangsa, negara, dan pemerintah. Menurut dia, bangsa Indonesia telah ada secara organik jauh sebelum bentuk negara dan pemerintahan saat ini. Sementara itu, pemerintah bersifat periodik dan lekat dengan dinamika politik lima tahunan.

Noe menilai, negara memiliki kepentingan jangka panjang agar Indonesia terus berjalan dan berkembang. Karena itu, negara membutuhkan mekanisme umpan balik agar pemerintah dapat melakukan perbaikan. Dalam kerangka tersebut, ia menyebut peran pengawasan dan masukan dari masyarakat menjadi penting.

Posisi dalam Sistem Negara

Terkait anggapan bahwa dirinya kini masuk ke dalam sistem pemerintahan, Noe menegaskan posisinya berada pada ranah negara, bukan pemerintah. Ia merujuk pada pandangan Cak Nun yang sejak lama menekankan pentingnya membedakan secara tegas antara negara dan pemerintah.

Noe mengakui bahwa posisinya saat ini memang berada dalam sistem yang dilahirkan oleh bangsa. Namun, ia menegaskan bahwa peran tersebut dijalankan dari sudut pandang negara dan rakyat, bukan sebagai bagian dari kepentingan politik pemerintahan. “Tapi yang kita lakukan sama kok. Bedanya cuman ini ada sebuah kebutuhan tertentu berhubungan dengan eksperimen. Bahwa mau tidak mau harus pakai peci, pakai dasi (saat dilantik),” katanya.

“Ya males jane. Enggak bisa rokokan. Harus kayak gitu, dasi miring-miring enggak karuan. Well, tapi kalau itu what it takes, ada kans perubahan yang berbeda, itu tentu harus dilakukan juga,” lanjut dia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026

PGRI Desak Kepastian Pencairan TPG Guru Non-ASN

14 October 2026

Opini: Kritik Tak Pernah Padam

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Prediksi skor Feyenoord vs Como: I Lariani siap bikin kejutan di De Kuip, berpotensi hujan gol!

16 October 2026

Soal HOTS teks prosedur bahasa Indonesia kelas 9 SMP materi bab 2 buku-buku berbicara, soal terbaru

15 October 2026

Sosok Rosdianah, alumni magister hukum UMI kini berkarir di Korps Adhyaksa

15 October 2026

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?