Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 21 Februari 2026
Trending
  • 5 fakta penting dan rute tol Jakarta–Subang untuk perjalanan ke Jawa Barat
  • 7 rekomendasi baju koko lokal terbaik untuk Lebaran, nyaman dan modis
  • Persib vs Ratchaburi FC, Tantangan Berat Maung Menuju 8 Besar ACL 2
  • Daftar Lengkap Dana Desa 2026 Kabupaten Ketapang, 71 Desa Terima Lebih dari Rp370 Juta
  • Kekejaman Brigadir Rizka, Hancurkan Hati Suami dengan Pembunuhan dan Penipuan Uang
  • Mengenal Net Buy Asing dan Dampaknya pada IHSG
  • Harga Toyota Alphard G 2012 Bekas, MPV Keluarga Murah
  • Damri luncurkan rute baru Jakarta–Denpasar melalui Tol Trans Jawa: Jadwal, harga, dan titik naik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»4 Dampak Jangka Panjang Flu yang Bisa Picu Serangan Jantung
Ragam

4 Dampak Jangka Panjang Flu yang Bisa Picu Serangan Jantung

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Flu: Penyakit yang Tidak Boleh Dianggap Remeh

Flu sering dianggap sebagai penyakit ringan yang hanya membutuhkan istirahat dan obat-obatan. Namun, di balik gejala yang tampak sepele seperti demam dan batuk, flu bisa menyimpan dampak jangka panjang yang lebih serius dari yang kita bayangkan. Banyak orang merasa cukup dengan minum obat dan beristirahat, lalu kembali beraktivitas setelah beberapa hari. Padahal, infeksi ini bisa meninggalkan efek yang tidak terduga pada tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa flu dapat memicu peradangan dalam tubuh yang, dalam jangka panjang, berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung hingga serangan jantung. Oleh karena itu, flu bukan hanya soal bersin-bersin dan demam, tapi juga tentang apa yang terjadi pada tubuh setelahnya. Berikut adalah beberapa dampak jangka panjang dari flu yang perlu diketahui:

1. Komplikasi Jantung

Infeksi flu dapat memicu serangan jantung. Risiko mengalami serangan jantung bisa meningkat sekitar enam kali lebih tinggi seminggu setelah didiagnosis flu. Dalam penelitian yang diterbitkan di Annals of Internal Medicine (2020), komplikasi jantung telah dilaporkan pada 12 persen orang yang dirawat di rumah sakit karena flu.

Orang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau pernah mengalami stroke berada dalam risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat flu. Infeksi flu bisa memperberat kerja jantung dan memicu peradangan yang berbahaya bagi pembuluh darah. Untuk mencegah hal ini, vaksin flu tahunan sangat penting terutama bagi kelompok rentan.

2. Kehilangan Daya Tahan dan Kekuatan

Ketika seseorang terbaring lama akibat flu, mereka bisa kehilangan tonus dan kekuatan otot. Hal ini paling berbahaya bagi lansia, tetapi juga dapat memengaruhi orang muda. Untuk menghindari kehilangan otot, penting untuk segera kembali berolahraga setelah sembuh. Mulai dengan aktivitas intensitas rendah, seperti jalan cepat, sebelum meningkat ke aktivitas yang lebih berat, seperti angkat beban.

Namun, pastikan kamu tidak memaksakan diri jika belum pulih total. Setelah mengalami infeksi virus yang parah, tubuh membutuhkan waktu untuk pulih. Memaksakan diri terlalu keras segera setelah sembuh dapat membuatmu menjadi lebih sakit. Dengarkan tubuh dan kurangi aktivitas selama beberapa hari jika kamu merasa terlalu lelah. Baru setelah benar-benar sembuh, kamu bisa mulai beraktivitas secara bertahap.

3. Penurunan Kemampuan Fisik pada Lansia

Flu bisa menjadi awal dari penurunan kondisi kesehatan yang terus-menerus pada lansia, termasuk kemampuan mereka untuk merawat diri sendiri. Saat mengalami flu, lansia memiliki risiko lebih tinggi untuk sakit parah, harus dirawat di rumah sakit, kualitas hidup yang menurun setelah sembuh, bahkan kematian. Karenanya, selama flu, lansia membutuhkan bantuan yang lebih banyak sampai bisa kembali beraktivitas normal. Dalam beberapa kasus, mereka bahkan mungkin memerlukan terapi fisik untuk membantu mereka melakukan aktivitas sehari-hari.

4. Infeksi Sekunder

Flu bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit lain dan infeksi lanjutan, seperti pneumonia. Saat daya tahan tubuh melemah, tubuh jadi lebih mudah diserang oleh kuman atau virus lain yang biasanya bisa dilawan dengan baik. Oleh karena itu, wajar jika setelah flu berat kamu merasa belum sepenuhnya pulih atau belum nyaman beraktivitas normal. Namun, jika gejala tidak kunjung membaik, semakin parah, atau muncul keluhan baru, sebaiknya segera konsultasi ke tenaga medis. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan tidak ada masalah yang lebih serius di balik proses pemulihan yang terasa lambat.

Kesimpulan

Flu memang terlihat sederhana, tapi dampaknya tidak sesederhana itu. Merawat diri dengan baik saat sakit, tidak memaksakan aktivitas, dan lebih peduli pada sinyal tubuh adalah langkah kecil yang bisa menyelamatkan kamu dari risiko besar di masa depan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Harga Toyota Alphard G 2012 Bekas, MPV Keluarga Murah

21 Februari 2026

Harga Mitsubishi Mirage 2013 Bekas Semakin Murah, Cek Disini

21 Februari 2026

Harga turun drastis! BYD Song Ultra EV hanya Rp438 juta, jarak tempuh 710 km

20 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 fakta penting dan rute tol Jakarta–Subang untuk perjalanan ke Jawa Barat

21 Februari 2026

7 rekomendasi baju koko lokal terbaik untuk Lebaran, nyaman dan modis

21 Februari 2026

Persib vs Ratchaburi FC, Tantangan Berat Maung Menuju 8 Besar ACL 2

21 Februari 2026

Daftar Lengkap Dana Desa 2026 Kabupaten Ketapang, 71 Desa Terima Lebih dari Rp370 Juta

21 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?