Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 21 Mei 2026
Trending
  • Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026
  • Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik
  • Jakarta Darurat Perampokan, 4 WNA Jadi Target: Pramono Diminta Tindak Lanjuti
  • Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH
  • Prediksi Final Piala FA: Chelsea vs Manchester City, Mengakhiri Kekalahan di Laga Penentuan
  • Perjalanan Karier Choi Siwon: Dari Idola ke Pengusaha
  • Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 16 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Moto3 Catalunya 2026: Tantangan Veda Ega Hadapi Pembalap Spanyol
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Trump Ancam Eropa: Serahkan Greenland atau Hadapi Tarif 25 Persen
Politik

Trump Ancam Eropa: Serahkan Greenland atau Hadapi Tarif 25 Persen

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Washington DC, Indonesiadiscover.com

Kebijakan Tarif Trump yang Mengguncang Eropa

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan akan menerapkan tarif impor terhadap sejumlah negara Eropa yang menentang ambisi pemerintahnya untuk mengambil alih Greenland. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan NBC News pada Senin (19/1/2026), ketika ia ditanya apakah akan menepati ancamannya terhadap negara-negara anggota NATO.

“Saya akan melakukannya, 100 persen,” ujar Trump. Ia menegaskan bahwa Inggris akan dikenai tarif sebesar 10 persen atas seluruh barang yang masuk ke AS mulai 1 Februari, lalu meningkat menjadi 25 persen mulai 1 Juni, hingga tercapai kesepakatan penjualan Greenland dari Denmark kepada Washington.

Trump juga menyatakan bahwa kebijakan tarif yang sama akan diberlakukan terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Perancis, Jerman, Belanda, dan Finlandia, yang semuanya merupakan anggota NATO.

Tanggapan Trump terhadap Ancaman Militer

Dalam wawancara yang sama, Trump menolak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer terkait Greenland, meski enggan memberikan jawaban tegas. “Tidak ada komentar,” jawabnya ketika ditanya apakah dia akan menggunakan kekuatan untuk merebut Greenland.

Ia menilai, Eropa seharusnya lebih memusatkan perhatian pada perang Rusia dan Ukraina dibandingkan menentang kebijakannya soal Greenland. “Eropa seharusnya fokus pada perang Rusia dan Ukraina karena, sejujurnya, lihat saja apa yang mereka dapatkan dari situ. Itulah yang seharusnya menjadi fokus Eropa, bukan Greenland,” ujar Trump.

Respons Keras dari Negara-Negara Eropa

Sikap Trump memicu respons keras dari negara-negara Eropa. “Benua Biru” secara terbuka menyatakan dukungan terhadap kedaulatan Greenland sebagai wilayah semi-otonom di bawah Kerajaan Denmark.

Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Lokke Rasmussen, menegaskan bahwa ancaman tarif bukanlah cara yang dapat diterima untuk menekan kedaulatan wilayah. “Kami memiliki garis merah yang tidak bisa dilanggar. Anda tidak bisa mengancam untuk memiliki Greenland. Saya tidak berniat meningkatkan situasi ini,” kata Rasmussen.

Rasmussen menambahkan, Eropa perlu menunjukkan kepada Trump bahwa ancaman tarif bukan jalan ke depan. Dukungan terhadap Denmark juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper. Dia menegaskan bahwa masa depan Greenland bukan ditentukan oleh pihak luar.

“Masa depan Greenland adalah untuk rakyat Greenland dan untuk orang Denmark sendiri yang memutuskan,” ujar Cooper.

Pertemuan Darurat Uni Eropa

Uni Eropa menyatakan akan menggelar pertemuan darurat para pemimpin negara anggota di Brussels pada Kamis (23/11/2026) untuk membahas respons terhadap ancaman terbaru Trump. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menegaskan bahwa blok tersebut tidak berniat memicu konflik, tetapi juga tidak akan mundur dalam mempertahankan prinsip kedaulatan.

“Kami tidak tertarik mencari pertikaian, tetapi kami akan tetap pada pendirian kami. Ancaman perdagangan bukan cara yang tepat. Kedaulatan bukan untuk diperdagangkan,” lanjutnya.

Ancaman Militer dan Tensi di NATO

Ketegangan meningkat setelah Denmark memperingatkan bahwa aksi militer AS di Greenland dapat menandai berakhirnya NATO. Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah negara Eropa anggota NATO bahkan mengirimkan sejumlah kecil pasukan ke Greenland, sebuah langkah simbolis yang dimaknai sebagai bentuk dukungan terhadap Denmark.

Namun, Trump justru menanggapi langkah tersebut dengan pengumuman tarif terhadap delapan negara anggota NATO. Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menyatakan, aliansi akan terus bekerja sama dengan Denmark dan Greenland dalam menjaga keamanan kawasan Arktik.

Di tengah eskalasi ini, perintah Pertahanan Dirgantara Amerika Utara atau Norad mengumumkan bahwa sejumlah pesawat sedang menuju Pangkalan Luar Angkasa Pituffik di Greenland. Norad menegaskan bahwa pengerahan tersebut merupakan bagian dari operasi rutin untuk mendukung berbagai kegiatan Norad yang telah lama direncanakan, serta telah dikoordinasikan dengan Denmark dan pemerintah Greenland.

Operasi serupa di pangkalan tersebut juga dilakukan pada 2022, 2023, dan tahun lalu.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH

20 Mei 2026

Pemantauan Hilal di Medan Saat Sidang Isbat Idul Adha 17 Mei 2026

20 Mei 2026

Siswi SMAN 1 Pontianak Diancam, Tolak Tanding Ulang Cerdas Cermat MPR

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026

20 Mei 2026

Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik

20 Mei 2026

Jakarta Darurat Perampokan, 4 WNA Jadi Target: Pramono Diminta Tindak Lanjuti

20 Mei 2026

Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH

20 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?