Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 27 Februari 2026
Trending
  • Gaji Fantastis Tapi AKBP Didik Putra Terima Suap Narkoba Rp2,8M
  • PKB: Setahun Pramono–Rano Lebih Banyak Persepsi Daripada Solusi
  • Bursa Transfer MLS: Antoine Griezmann Dikaitkan dengan Rival Inter Miami, Jadi Lawan Messi
  • 6 zodiak ini akan raih rumah impian di 2026: Saatnya tingkatkan hidup!
  • Dorong ekonomi rakyat, Bank Mandiri dukung UMKM lewat JuraganXtra
  • Toyota Vios Hybrid 2026: Perbedaan dengan Versi Sebelumnya
  • Pemimpin OpenAI: Perusahaan Gunakan AI untuk PHK?
  • Ramalan Zodiak Libra dan Scorpio 23 Februari 2026: Keuangan, Nasib, Karier, Kesehatan, Perjalanan, Cinta, dan Jiwa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Beberapa Wilayah Masih Terendam Banjir, Darurat Diperpanjang
Politik

Beberapa Wilayah Masih Terendam Banjir, Darurat Diperpanjang

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Diperpanjang

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Drs. Wasis Nugraha, mengumumkan bahwa status tanggap darurat bencana banjir di wilayah tersebut kembali diperpanjang selama tujuh hari ke depan atau hingga Senin (19/1/2026). Pernyataan ini disampaikan pada Senin (12/1/2026), setelah melihat kondisi yang masih memprihatinkan akibat banjir.

Status tanggap darurat sebelumnya berakhir pada hari ini, namun karena situasi yang belum membaik dan hasil rapat bersama pihak terkait, maka keputusan untuk memperpanjang status tersebut diambil. Ini merupakan perpanjangan ketiga kali sejak awal bencana banjir terjadi.

Kondisi Terkini Banjir di Kabupaten Banjar

Berdasarkan data dari Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar, hingga pukul 09.00 WITA, genangan air masih terjadi di sembilan kecamatan dan 118 desa. Jumlah warga yang terdampak mencapai 138.263 jiwa, dengan 33.939 rumah terkena dampak banjir. Sebanyak 8.200 rumah masih terendam air.

Selain itu, terdapat 47.492 kepala keluarga yang terdampak akibat banjir, yang dipicu oleh curah hujan tinggi dan debit air sungai utama yang meningkat. Kelompok rentan juga turut terdampak, antara lain:

  • 455 ibu hamil
  • 822 bayi
  • 2.573 balita
  • 5.739 anak-anak
  • 4.726 lansia
  • 435 penyandang disabilitas

Ribuan Warga Mengungsi

Sebanyak 2.459 jiwa warga terpaksa mengungsi ke berbagai titik pengungsian, termasuk aula perkantoran, eks puskesmas, musholla, dan rumah kerabat di beberapa kecamatan seperti Martapura, Martapura Barat, Martapura Timur, Sungai Tabuk, dan Karang Intan.

Beberapa warga mulai kembali ke rumah masing-masing, terutama di wilayah yang genangan airnya mulai surut. Namun, banyak yang masih bertahan di pengungsian karena kondisi rumah belum memungkinkan untuk ditempati.

Kondisi Sungai Masih Berbahaya

Pantauan Balai Wilayah Sungai (BWS) III Kalimantan Selatan menunjukkan bahwa Sungai Martapura dan Sungai Riam Kanan masih dalam status bahaya, sementara Bendung Karang Intan berada pada status waspada. Debit air tinggi menjadi salah satu faktor utama meluasnya genangan di wilayah hilir.

Secara visual, cuaca di Kabupaten Banjar terpantau hujan ringan, dengan prakiraan cuaca berawan pada siang hari. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kecamatan hingga menjelang siang.

Upaya Penanganan Terus Dilakukan

BPBD Kabupaten Banjar bersama TRC, TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta relawan terus melakukan pemantauan, pendataan, dan koordinasi penanganan di lapangan. Monitoring ketinggian air dilakukan melalui Early Warning System (EWS) dan laporan masyarakat secara berkala.

Pusdalops BPBD menegaskan bahwa pemantauan akan terus ditingkatkan mengingat kondisi cuaca masih memasuki puncak musim hujan, serta masih adanya potensi banjir dan genangan di beberapa wilayah.

“Seluruh personel siaga dan terus berkoordinasi lintas sektor demi memastikan keselamatan warga serta percepatan penanganan dampak banjir,” demikian pernyataan Wasis Nugraha dalam laporan harian Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

PKB: Setahun Pramono–Rano Lebih Banyak Persepsi Daripada Solusi

27 Februari 2026

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Pariaman: Puasa Nyaman dan Ngabuburit di Pantai

27 Februari 2026

Kapolda Maluku Kecam Penganiayaan Siswa 14 Tahun oleh Anak Buahnya

27 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Gaji Fantastis Tapi AKBP Didik Putra Terima Suap Narkoba Rp2,8M

27 Februari 2026

PKB: Setahun Pramono–Rano Lebih Banyak Persepsi Daripada Solusi

27 Februari 2026

Bursa Transfer MLS: Antoine Griezmann Dikaitkan dengan Rival Inter Miami, Jadi Lawan Messi

27 Februari 2026

6 zodiak ini akan raih rumah impian di 2026: Saatnya tingkatkan hidup!

27 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?