Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 15 Mei 2026
Trending
  • Ramalan Zodiak Hari Ini: Nasib, Rezeki, dan Peluang 11 Mei 2026
  • Demo Penolakan Pergub JKA Berlanjut, Jubir Aceh Apresiasi Kepedulian Mahasiswa
  • 5 manfaat kabin mobil senyap untuk kenyamanan dan fokus berkendara
  • CEO NVIDIA: 4 Prinsip Sederhana Hadapi Revolusi AI
  • Klaim Palsu Larangan Dokumentasi di Masjidil Haram Beredar di Media Sosial
  • Mahfud MD Ungkap Ketidakadilan Penegakan Hukum, Terkesan Dipaksakan dan Kencangkan Target: Tidak Profesional
  • Mbappe Mungkin Tinggalkan Madrid, Isu ke Liverpool Muncul Saat Reds Incar Estevao Chelsea
  • Jejak Kain Lukis Nasrafa: Dari Brosur ke Pasar Global
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Gerbang Sangkareang: Wali Kota Mohan Jaga Jiwa Mataram Era Modern
Teknologi

Gerbang Sangkareang: Wali Kota Mohan Jaga Jiwa Mataram Era Modern

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Gerbang Sangkareang sebagai Simbol Budaya Kota Mataram

Kota Mataram kini memposisikan budaya sebagai denyut nadi utama dalam pembangunan kota. Melalui gagasan Gerbang Sangkareang, pemerintah kota berupaya menjadikan nilai-nilai luhur sebagai identitas yang tetap hidup di tengah deru modernisasi. Konsep ini menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak harus menghilangkan karakter khasnya, melainkan justru memperkuat narasi kolektif warganya.

Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menekankan bahwa Gerbang Sangkareang bukan sekadar bangunan statis atau tengara fisik semata, melainkan sebuah ide kultural yang dinamis. “Gerbang Sangkareang bukan bangunan statis, melainkan katalisator yang menginspirasi desainer, seniman, dan pengrajin kriya untuk melahirkan karya dengan motif Gerbang Sangkareang, mulai dari Batik Mentaraman, bros, hingga desain interior dan ruang publik,” ucap Wali Kota Mohan.

Gagasan ini berperan sebagai inspirasi bagi para seniman, desainer, dan pengrajin lokal untuk melahirkan berbagai karya kreatif, mulai dari motif Batik Mentaraman, kerajinan kriya, hingga desain interior ruang publik. Menurut Mohan, simbol budaya Sasak tidak lagi berhenti pada nilai estetika, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian sekaligus penggerak ekosistem ekonomi kreatif masyarakat.

Visi ini juga membawa misi diplomasi budaya agar identitas masyarakat Sasak semakin dikenal di kancah internasional. Salah satu buktinya adalah kehadiran Batik Mentaraman bermotif Gerbang Sangkareang yang telah tampil di ajang fesyen bergengsi di Melbourne, Australia. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk memperkenalkan keunikan lokal sebagai arus balik dari globalisasi yang cenderung menyeragamkan karakter kota-kota di dunia.

Keberhasilan menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya ini kemudian mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Atas kontribusi nyata dalam memajukan kebudayaan daerah yang bersinergi dengan ruang dialog publik, Wali Kota Mataram ditetapkan sebagai salah satu penerima Trofi Abyakta pada Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026. Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses seleksi ketat oleh dewan juri yang terdiri dari tokoh-tokoh kredibel di bidang seni dan budaya, seperti Sudjiwo Tejo dan Dr. Nungki Kusumastuti.

Visi Pembangunan yang Menggabungkan Warisan dan Modernitas

Visi pembangunan ini membawa pesan kuat mengenai Heritage meets Modernity, yaitu upaya menjadikan Mataram sebagai kota modern yang tetap memiliki fondasi etis dan karakter yang kuat. Di lain pihak, Kadis Kominfo Kota Mataram, Ramadhani, yang mengawal usulan penghargaan ini, menyampaikan bahwa Anugerah Kebudayaan yang digelar PWI menekankan peran media sebagai mitra dalam membangun city branding bagi Kota Mataram, yang selama ini relatif sulit membranding identitas kotanya.

Dengan mengangkat ikon Gerbang Sangkareang, Mataram menemukan momentum untuk memperkenalkan simbol budaya sekaligus simbol masa depan kota. Itulah makna Heritage meets Modernity. Kominfo, sebagai public relation Pemkot Mataram, memiliki peran penting dalam memperkenalkan kebaikan dan keunikan kota Mataram dalam konteks modernisasi yang cenderung menyeragamkan kota-kota lain.

“Ini menjadi arus balik dari globalisasi, menjadi kota modern tapi tetap memiliki karakter dan identitas kuat,” demikian ujar Dhani.

Dampak Budaya terhadap Ekonomi dan Identitas Lokal

Budaya tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kreatif. Gerbang Sangkareang menjadi inspirasi bagi para seniman dan pengrajin lokal untuk menciptakan karya-karya yang bernilai tinggi. Misalnya, Batik Mentaraman yang menggunakan motif Gerbang Sangkareang telah menjadi salah satu produk unggulan yang menembus pasar internasional. Hal ini membuktikan bahwa budaya lokal bisa menjadi aset ekonomi yang berkelanjutan.

Selain itu, Gerbang Sangkareang juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk berdiskusi, berkreativitas, dan merayakan identitas mereka. Ini menciptakan ruang dialog yang kuat antara masyarakat dan pemerintah, serta memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan akan budaya sendiri.

Masa Depan Mataram yang Berakar pada Budaya

Mataram kini berada di jalur yang tepat untuk menjaga keunikan budayanya sambil tetap maju dalam era modern. Dengan Gerbang Sangkareang sebagai simbol utama, kota ini menunjukkan bahwa kemajuan tidak harus berarti kehilangan akar. Sebaliknya, ia bisa menjadi landasan untuk membangun masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

CEO NVIDIA: 4 Prinsip Sederhana Hadapi Revolusi AI

15 Mei 2026

Huawei Mate 80 Pro: Kamera Alami dan Daya Tahan Tinggi

15 Mei 2026

Idola Baru! Honda BeAt 2026 Hadir dengan Fitur Pengisi Daya, Tak Perlu Khawatir HP Mati di Jalan!

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Nasib, Rezeki, dan Peluang 11 Mei 2026

15 Mei 2026

Demo Penolakan Pergub JKA Berlanjut, Jubir Aceh Apresiasi Kepedulian Mahasiswa

15 Mei 2026

5 manfaat kabin mobil senyap untuk kenyamanan dan fokus berkendara

15 Mei 2026

CEO NVIDIA: 4 Prinsip Sederhana Hadapi Revolusi AI

15 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?