Zulhan Hanafiah Terpilih sebagai Keuchik Jeulingke
Zulhan Hanafiah terpilih menjadi Keuchik Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, setelah memperoleh 911 suara dalam pemilihan keuchik langsung (Pilchiksung) ulang. Pemilihan ini digelar di halaman kantor kepala desa setempat pada Minggu (11/1/2026). Zulhan, yang merupakan calon nomor urut 3, berhasil mengungguli kandidat lainnya seperti Khairuddin dengan perolehan 423 suara, Sudirman 323 suara, Syarifuddin Juned 180 suara, dan Janwar dengan 72 suara.
Hasil pemilihan menunjukkan bahwa jumlah surat suara yang dinyatakan sah sebanyak 1.909, sementara 3 suara tidak sah dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 3.958 orang. Dari hasil tersebut, sebanyak 2.046 warga tidak menggunakan hak pilihnya. Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Gampong Jeulingke menyiapkan 4.038 surat suara, dengan 1.912 di antaranya diberikan kepada calon pemilih yang disaksikan oleh para calon keuchik beserta para saksinya, panitia tingkat kecamatan hingga kota.
Peristiwa Kerusakan Kotak Suara
Pemilihan ulang kali ini sempat diwarnai perusakan kotak suara. Salah satu pemilih diduga menuangkan cairan panas ke kotak suara salah seorang calon di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2 gampong setempat. Akibatnya, kotak suara tersebut mengalami kerusakan dan pemilihan ditunda sejak pukul 10.15 WIB hingga 11.00 WIB.
“Di TPS 2 ada kejadian, kotak suara nomor 3, ada salah satu pemilih yang memberikan cairan sehingga panas, jadi pemilihan di TPS 2 dihentikan sementara, kotaknya diganti,” ujar Ritasari Pujiastuti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Banda Aceh, saat membacakan berita acara.
Perpanjangan waktu selama 45 menit dilakukan khusus untuk TPS 2 agar pemilihan bisa selesai tepat waktu. Sehingga bila TPS lain dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai pukul 14.00 WIB, maka khusus TPS 2 selesai pukul 14.45 WIB. Kotak suara yang rusak kemudian diamankan ke kantor keuchik setempat dengan penjagaan pihak kepolisian. “Kuncinya diserahkan ke Kapolsek, dan diganti dengan kotak ini dan dituangkan dalam berita acara karena tidak bisa digunakan,” jelas Rita.
Penyebab Pemilihan Ulang
Pemilihan ulang dilakukan setelah Pilchiksung Serentak pada 7 Desember 2025 lalu, di mana jumlah pemilih yang hadir di Gampong Jeulingke tidak memenuhi kuorum 50 persen+1 dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT). Meskipun waktu pemilihan sudah diperpanjang selama tiga jam dan ditambah pemungutan suara lanjutan pada hari berikutnya, jumlah pemilih yang hadir hanya 1.951 orang dari jumlah DPT sebanyak 3.958 orang.
“Untuk mencapai kuorum 50 persen plus satu, jumlah pemilih yang hadir minimal 1.980 orang,” jelas Ritasari.
Pelantikan Di Jadwalkan Februari
Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Kota Banda Aceh, Tomi Mukhtar, menyampaikan bahwa pelantikan hasil pilchiksung ulang Gampong Jeulingke dijadwalkan pada Februari 2026. Pelantikan ini bersamaan dengan para keuchik lainnya yang terpilih dalam Pilchiksung serentak di wilayah Pemko Banda Aceh beberapa waktu lalu.
“Pelantikan insya Allah dijadwalkan di bulan Februari,” ungkap Tomi saat dihubungi, Minggu (11/1/2026).
Pihaknya berharap, keuchik yang akan dilantik nanti mampu menjadi motor penggerak pembangunan di gampong. Para pimpinan desa terpilih, didorong memanfaatkan potensi gampong ke depannya.
“Perkuat kerja sama dengan perangkat desa, pemuda, tokoh masyarakat, serta dapat menyelaraskan program gampong dengan kebijakan pemerintah kota,” pintanya.
Ia menyampaikan, kolaborasi dan komunikasi yang baik akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan di suatu desa. “Kolaborasi dan komunikasi yang baik tentunya akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di gampong,” pungkasnya.



