Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 20 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Menyedihkan! Thom Haye Mengeluh Dapat Ancaman Pembunuhan Setelah Bantu Persib Kalahkan Persija
Olahraga

Menyedihkan! Thom Haye Mengeluh Dapat Ancaman Pembunuhan Setelah Bantu Persib Kalahkan Persija

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengalaman Menyedihkan yang Diungkap Thom Haye

Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, mengungkapkan perasaannya setelah membantu timnya mengalahkan Persija Jakarta dalam laga El Clasico Indonesia. Ia menyatakan bahwa dirinya menerima ancaman pembunuhan melalui media sosial setelah pertandingan berakhir.

Pertandingan antara Persib dan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, berakhir dengan skor 0-1 pada Minggu (11/1). Gol kemenangan Persib dicetak oleh Beckham Putra Nugraha pada awal babak pertama. Ia mencatatkan namanya di papan skor saat laga belum berjalan lima menit, setelah memanfaatkan kesalahan Van Basty Sousa yang gagal menyapu bola umpan Berguinho dari sisi kanan penyerangan.

Selama 90 menit pertandingan, tensi terlihat sangat tinggi. Lebih dari lima kartu kuning dan satu kartu merah dikeluarkan oleh wasit Ko Hyung-Jin. Selain itu, ada beberapa keributan yang terjadi di akhir laga.

Thom Haye menjadi salah satu pemain yang terlibat dalam keributan tersebut. Ia bahkan harus dipisahkan oleh rekan-rekannya termasuk pelatih Bojan Hodak. Setelah pertandingan, ia mendapatkan kritik dan komentar negatif dari para penggemar. Ia kemudian menyampaikan perasaannya melalui akun Instagram resmi miliknya.

“Kami memenangkan derby hari ini dan saya bangga dengan tim kami dan Bobotoh,” tulis Thom Haye dalam unggahannya.

Ia juga menambahkan bahwa ia percaya sepak bola Indonesia memiliki potensi besar. Namun, ia merasa sedih karena banyak pertandingan yang dibayangi oleh perilaku tidak sopan dan tindakan tidak perlu.

“Saya benar-benar percaya sepak bola Indonesia memiliki potensi. Gairah dan Suasananya istimewa. Pada saat yang sama saya merasa sedih, sangat disayangkan bahwa terlalu banyak pertandingan dibayangi oleh perilaku tidak sopan dan pelanggaran yang tidak perlu,” tambahnya.

Thom Haye mengungkapkan kekecewaannya karena kualitas pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia dirusak oleh hal-hal yang tidak penting. Bahkan, ia sampai menerima ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarganya.

“Sangat menyedihkan melihat pemain berkontribusi terhadap ini dan merusak kualitas permainan. Gila itu kalau diomongin cuma mau berantem aja. Rasa hormat sangat penting untuk pertumbuhan permainan,” kata Haye.

Ia juga meminta orang-orang yang mengirimkan pesan-pesan tidak pantas dan ancaman kematian kepada keluarganya untuk berhenti.

“Dan satu hal terakhir.. Saya dapat mengambil banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin dengan hormat meminta orang-orang yang mengirim harapan kematian dan pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti,” tambah dia.

Sepak bola, menurut Haye, seharusnya tidak sampai ke tingkat teror dan ancaman seperti itu. Semuanya seharusnya hanya terjadi di lapangan. Ia berharap hal tersebut tidak terulang lagi ke depan.

“Sepak bola seharusnya tidak pernah berjalan sejauh itu. Mari bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik untuk para pemain, untuk para penggemar dan untuk masa depan sepak bola Indonesia,” tutup Haye.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?