Pelatih Timnas U-23 Thailand Optimis Lolos ke Perempat Final
Pelatih Timnas U-23 Thailand, Thawatchai Damrong-Ongtrakul, menegaskan bahwa timnya masih memiliki peluang untuk melangkah ke perempat final Piala Asia U-23 2026. Ia menekankan semangat juang dan tekad yang kuat dari para pemain dalam menghadapi pertandingan terakhir fase grup.
Thailand tergabung di Grup D bersama China, Irak, dan Australia. Awal Januari lalu, beberapa media China menyebut grup ini sebagai “grup maut” karena kompetisi yang sangat ketat. Mereka juga menilai Thailand sebagai tim yang kurang diunggulkan. Namun, situasi tersebut berubah setelah sejumlah pemain kunci Thailand absen dari turnamen.
Media China (Sohu) dalam laporannya menyebutkan bahwa keabsenan pemain-pemain penting dari Thailand memberikan keuntungan signifikan bagi Timnas U-23 China. Grup D dianggap sebagai tantangan berat, dengan Irak dan Australia sebagai dua tim kuat. Bahkan, Irak pernah mencapai semifinal dan finis di peringkat ketiga pada ajang sebelumnya.
Meski demikian, Thailand sebelumnya pernah memberikan kesulitan kepada Timnas U-23 China. Kini, persaingan di Grup D menjadi sangat sengit, dengan semua tim masih memiliki peluang lolos ke perempat final.
Dari dua pertandingan yang telah dimainkan, keempat tim belum ada yang tersingkir. Saat ini, Thailand duduk di dasar klasemen dengan 1 poin, sedangkan China memimpin dengan 4 poin. Australia berada di posisi kedua dengan 3 poin, dan Irak di posisi ketiga dengan 2 poin.
Pada laga pertama, Timnas U-23 Thailand kalah 1-2 dari Australia. Di pertandingan kedua, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Irak. Hasil ini membuat Thawatchai mengakui bahwa tim masih perlu meningkatkan performa di beberapa aspek.
Namun, ia tetap optimis dan menegaskan bahwa tujuan untuk mencapai perempat final masih utuh. “Kita harus memuji para pemain muda kita yang tampil sangat baik dalam pertandingan ini,” ujarnya saat konferensi pers.
Ia juga mengatakan bahwa kesalahan dalam situasi tertentu seperti penalti perlu diperbaiki. Meskipun begitu, poin yang diraih melawan lawan-lawan kuat seperti Irak membantu Gajah Perang Muda mempertahankan semangat mereka.
“Satu poin hari ini tidak mengubah tujuan kami. Di pertandingan terakhir, seluruh tim masih memiliki harapan dan semua orang siap bertarung,” ucap Thawatchai.
Ia juga menyoroti perjuangan para pemain meskipun dalam kondisi sulit. “Di pertandingan pertama, meskipun bermain dengan 10 pemain, para pemain tetap berjuang dengan sekuat tenaga. Sama halnya di pertandingan ini (kontra Irak), kami tertinggal tetapi berhasil menyamakan kedudukan dan bahkan memiliki kesempatan untuk unggul.”
Menjelang pertandingan terakhir Grup D, Thailand akan menghadapi China. Laga ini akan digelar di Stadion Al-Shabab, Riyadh, pada Rabu (14/1/2026) pukul 18.30 WIB.
Thawatchai menegaskan ambisi Timnas U-23 Thailand untuk mencapai perempat final. “Tujuan kami adalah setidaknya mencapai perempat final,” tegasnya.
Ia mengakui bahwa China adalah tim yang kuat dan tangguh. Namun, ia tetap percaya bahwa selama masih ada harapan, meskipun hanya 1 persen, tim akan melakukan segala yang bisa dilakukan untuk meraih hasil terbaik.



