Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 20 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Piala Asia U-23 2026: Peluang Lolos Grup Maut Hanya 1%, Ini Tanggapan Pelatih Thailand
Olahraga

Piala Asia U-23 2026: Peluang Lolos Grup Maut Hanya 1%, Ini Tanggapan Pelatih Thailand

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pelatih Timnas U-23 Thailand Optimis Lolos ke Perempat Final

Pelatih Timnas U-23 Thailand, Thawatchai Damrong-Ongtrakul, menegaskan bahwa timnya masih memiliki peluang untuk melangkah ke perempat final Piala Asia U-23 2026. Ia menekankan semangat juang dan tekad yang kuat dari para pemain dalam menghadapi pertandingan terakhir fase grup.

Thailand tergabung di Grup D bersama China, Irak, dan Australia. Awal Januari lalu, beberapa media China menyebut grup ini sebagai “grup maut” karena kompetisi yang sangat ketat. Mereka juga menilai Thailand sebagai tim yang kurang diunggulkan. Namun, situasi tersebut berubah setelah sejumlah pemain kunci Thailand absen dari turnamen.

Media China (Sohu) dalam laporannya menyebutkan bahwa keabsenan pemain-pemain penting dari Thailand memberikan keuntungan signifikan bagi Timnas U-23 China. Grup D dianggap sebagai tantangan berat, dengan Irak dan Australia sebagai dua tim kuat. Bahkan, Irak pernah mencapai semifinal dan finis di peringkat ketiga pada ajang sebelumnya.

Meski demikian, Thailand sebelumnya pernah memberikan kesulitan kepada Timnas U-23 China. Kini, persaingan di Grup D menjadi sangat sengit, dengan semua tim masih memiliki peluang lolos ke perempat final.

Dari dua pertandingan yang telah dimainkan, keempat tim belum ada yang tersingkir. Saat ini, Thailand duduk di dasar klasemen dengan 1 poin, sedangkan China memimpin dengan 4 poin. Australia berada di posisi kedua dengan 3 poin, dan Irak di posisi ketiga dengan 2 poin.

Pada laga pertama, Timnas U-23 Thailand kalah 1-2 dari Australia. Di pertandingan kedua, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Irak. Hasil ini membuat Thawatchai mengakui bahwa tim masih perlu meningkatkan performa di beberapa aspek.

Namun, ia tetap optimis dan menegaskan bahwa tujuan untuk mencapai perempat final masih utuh. “Kita harus memuji para pemain muda kita yang tampil sangat baik dalam pertandingan ini,” ujarnya saat konferensi pers.

Ia juga mengatakan bahwa kesalahan dalam situasi tertentu seperti penalti perlu diperbaiki. Meskipun begitu, poin yang diraih melawan lawan-lawan kuat seperti Irak membantu Gajah Perang Muda mempertahankan semangat mereka.

“Satu poin hari ini tidak mengubah tujuan kami. Di pertandingan terakhir, seluruh tim masih memiliki harapan dan semua orang siap bertarung,” ucap Thawatchai.

Ia juga menyoroti perjuangan para pemain meskipun dalam kondisi sulit. “Di pertandingan pertama, meskipun bermain dengan 10 pemain, para pemain tetap berjuang dengan sekuat tenaga. Sama halnya di pertandingan ini (kontra Irak), kami tertinggal tetapi berhasil menyamakan kedudukan dan bahkan memiliki kesempatan untuk unggul.”

Menjelang pertandingan terakhir Grup D, Thailand akan menghadapi China. Laga ini akan digelar di Stadion Al-Shabab, Riyadh, pada Rabu (14/1/2026) pukul 18.30 WIB.

Thawatchai menegaskan ambisi Timnas U-23 Thailand untuk mencapai perempat final. “Tujuan kami adalah setidaknya mencapai perempat final,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa China adalah tim yang kuat dan tangguh. Namun, ia tetap percaya bahwa selama masih ada harapan, meskipun hanya 1 persen, tim akan melakukan segala yang bisa dilakukan untuk meraih hasil terbaik.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?