Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 15 Mei 2026
Trending
  • Jurnalis Senior Kritik Komdigi Setelah Video Amien Rais Dihapus: Menteri dan Wamennya Mantan Wartawan
  • 20 Soal PSAJ Kelas 6 SD Tahun 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Hakim Putuskan Donna Faroek 4 Tahun Bui, Pengacara Sebut Kliennya Kelelahan Jalani Proses Hukum
  • Jadwal Final Thailand Open 2026: Leo/Daniel Hadapi Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng
  • NasDem Belum Putuskan Pengganti RMS, Tobo: Darah PSI Sudah Mengalir
  • Iran Tanggapi Usulan Damai AS, Fokus Awal Berhentikan Perang
  • 5 Sektor Pekerjaan Paling Diminati Tahun 2026
  • Kejurnas Motoprix 2026 Bawa Semangat Baru Kompetisi Balap Motor Nasional
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Anak 8 Tahun di Kebumen Hidup Sebatang Kara Usai Orang Tua dan Adik Meninggal, Ayah Menikah Lagi
Hukum

Anak 8 Tahun di Kebumen Hidup Sebatang Kara Usai Orang Tua dan Adik Meninggal, Ayah Menikah Lagi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover12 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tragedi di Kebumen: Ibu dan Anak Tewas, Satu Anak Selamat

Sebuah tragedi yang menyedihkan terjadi di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Seorang ibu berinisial AA (44) dan anak bungsunya, AT (5), ditemukan tewas dengan kondisi menggantung di rumah mereka pada Selasa malam (6/1/2026). Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama anak sulung korban yang bernama AZ (8), yang berhasil selamat meski sempat terlibat dalam kejadian tersebut.

Anak Sulung Selamat, Tapi Trauma

AZ, yang masih duduk di kelas 2 Sekolah Dasar, harus hidup sendirian setelah ayahnya pergi entah ke mana sejak dua tahun lalu. Ayah AZ diketahui sudah menikah lagi dan tidak memberikan nafkah atau komunikasi yang baik kepada keluarga. Hal ini membuat AZ tinggal sendirian dan menjadi satu-satunya anggota keluarga yang selamat dari tragedi tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kebumen, Arum Dwi Lestari, menyampaikan bahwa AZ masih membutuhkan pendampingan intensif. Anak tersebut menunjukkan gejala trauma seperti mudah cemas dan takut terhadap orang asing. Pendampingan dilakukan melalui permainan dan komunikasi ringan untuk membantu AZ melewati masa sulit ini.

Penyebab Tragedi: Tekanan Ekonomi dan Konflik Rumah Tangga

Berdasarkan hasil penelusuran awal, polisi menemukan indikasi tekanan ekonomi dan konflik rumah tangga yang telah berlangsung lama. AA diduga mengalami depresi setelah ditinggalkan suaminya selama dua tahun tanpa kepastian nafkah. Hal ini mungkin menjadi pemicu keputusan tragis yang diambil oleh ibu tersebut.

Menurut Kapolsek Buayan, Iptu Walali Saebani, keberanian dan naluri bertahan hidup AZ menjadi faktor penting yang menyelamatkan nyawanya. Bocah itu berhasil kabur setelah menolak diajak ibunya mengakhiri hidup. AZ kemudian melaporkan kejadian tersebut ke sang paman.

Pernyataan Menteri PPPA

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan dukacita mendalam atas kejadian ini. Menurutnya, kasus ini sangat memilukan, terutama karena salah satu anak korban selamat dan melihat peristiwa tersebut. Arifah mengapresiasi langkah kepolisian yang segera melakukan investigasi dan memastikan kondisi AZ.

Ia juga menyatakan bahwa pihaknya akan memastikan AZ mendapatkan perlindungan melalui layanan pemulihan dan pendampingan. Selain itu, dugaan penelantaran oleh ayah korban menjadi perhatian pihak berwenang. Ayah AZ dapat dijerat dengan beberapa pasal hukum terkait perlindungan anak dan kekerasan dalam rumah tangga.

Bantuan untuk Orang yang Mengalami Depresi

Tragedi ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental dan ketahanan keluarga. Jika seseorang mengalami depresi dan merasa tidak ada orang yang bisa dibantu, jangan sampai memutuskan untuk mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan untuk meringankan rasa keresahan. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi website Into the Light Indonesia di alamat berikut: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/layanan-konseling-psikolog-psikiater/.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Pemerintah Daerah

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pendampingan lintas sektor akan terus dilakukan untuk memastikan kesejahteraan AZ. Hal ini mencakup pendekatan psikologis, sosial, dan hukum untuk memastikan bahwa anak tersebut mendapat perlindungan yang layak.

Selain itu, pihak berwenang juga akan memperkuat program-program pencegahan kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak. Ini bertujuan agar kejadian serupa tidak terulang di tengah masyarakat.

Kesimpulan

Tragedi di Kebumen menjadi peringatan keras akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan keluarga. Kasus ini menunjukkan bagaimana tekanan ekonomi dan konflik rumah tangga bisa berdampak buruk jika tidak ditangani dengan baik. Dengan pendampingan yang tepat dan kesadaran masyarakat yang lebih tinggi, harapan besar dapat diwujudkan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Hakim Putuskan Donna Faroek 4 Tahun Bui, Pengacara Sebut Kliennya Kelelahan Jalani Proses Hukum

15 Mei 2026

Pengakuan Istri Ilham Pradipta di Sidang Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Perbuatan Terdakwa Keji

15 Mei 2026

Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Mobil Lintas Provinsi dengan Omzet Rp7 Miliar per Bulan

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jurnalis Senior Kritik Komdigi Setelah Video Amien Rais Dihapus: Menteri dan Wamennya Mantan Wartawan

15 Mei 2026

20 Soal PSAJ Kelas 6 SD Tahun 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

15 Mei 2026

Hakim Putuskan Donna Faroek 4 Tahun Bui, Pengacara Sebut Kliennya Kelelahan Jalani Proses Hukum

15 Mei 2026

Jadwal Final Thailand Open 2026: Leo/Daniel Hadapi Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng

15 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?