Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 15 Mei 2026
Trending
  • Jurnalis Senior Kritik Komdigi Setelah Video Amien Rais Dihapus: Menteri dan Wamennya Mantan Wartawan
  • 20 Soal PSAJ Kelas 6 SD Tahun 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Hakim Putuskan Donna Faroek 4 Tahun Bui, Pengacara Sebut Kliennya Kelelahan Jalani Proses Hukum
  • Jadwal Final Thailand Open 2026: Leo/Daniel Hadapi Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng
  • NasDem Belum Putuskan Pengganti RMS, Tobo: Darah PSI Sudah Mengalir
  • Iran Tanggapi Usulan Damai AS, Fokus Awal Berhentikan Perang
  • 5 Sektor Pekerjaan Paling Diminati Tahun 2026
  • Kejurnas Motoprix 2026 Bawa Semangat Baru Kompetisi Balap Motor Nasional
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Jovita Siswi SD Terluka Usai Terseret 20 Meter Saat Coba Tangkap Jambret
Hukum

Jovita Siswi SD Terluka Usai Terseret 20 Meter Saat Coba Tangkap Jambret

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover12 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kejadian Menyedihkan yang Menggugah Perhatian

Seorang anak usia SD bernama Jovita Vianitan (9) menjadi korban penjambretan di Kota Medan. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (10/1/2026) siang dan menimbulkan perhatian luas dari masyarakat. Dalam kejadian tersebut, tubuh mungil Jovita terseret sejauh kurang lebih 20 meter saat ia berusaha mempertahankan tas miliknya. Akibatnya, kaki Jovita mengalami luka dan berdarah karena tergerus permukaan jalan.

Kejadian ini terekam dalam video yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang bocah berseragam merah putih berani melawan penjambret yang mencoba membawa kabur tasnya. Aksi nekat tersebut menuai perhatian publik karena keberanian korban yang tak sebanding dengan ukuran tubuhnya. Meski masih duduk di kelas 3 SD, Jovita menunjukkan perlawanan luar biasa saat menghadapi pelaku. Ia terus mempertahankan tasnya meski harus terseret di atas aspal sejauh puluhan meter.

Kronologi Kejadian

Diketahui, seorang pencuri mendatangi rumah Jovita Vianitan di kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (10/1) siang hari. Kejadian terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, Darfan (52), ayah korban, tengah menjemput anaknya di sekolah yang tak jauh dari rumahnya.

Setelah menunggu hampir 20 menit dan anaknya tak kunjung muncul, Darfan memutuskan pulang dengan asumsi anaknya mungkin sudah lebih dahulu tiba di rumah. “Saya tunggu-tungguin enggak pulang, akhirnya saya pulang sendiri. Pas sampai rumah, saya lihat anak saya sudah ada di rumah tapi kakinya berdarah-darah,” ujar Darfan saat ditemui Tribun Medan, Minggu (11/1).

Berdasarkan keterangan dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) dan anaknya, diketahui saat kejadian sang anak sedang berada di kamar mandi. Jovita Vianitan, mendengar adanya suara orang membuka pintu rumah dan mengira itu adalah ayahnya yang pulang kerja. Pas pintu rumah tersebut dibuka, tanpa diduga yang masuk adalah seorang pria bertubuh besar yang diduga seorang pekerja serabutan.

Pelaku langsung mengambil tas yang berisi dompet milik anaknya serta sebuah handphone. Jovita yang menyadari kejadian itu segera mencegat pelaku untuk tidak kabur. Namun usaha korban yang mencegat pelaku bertubuh besar ini sia-sia dan pelaku langsung kabur. Akan tetapi, Jovita tidak membiarkan begitu saja pelaku kabur.

Kaki Jovita Berdarah-darah

Jovita mengejar pelaku hingga ke sepeda motor yang digunakan pelaku. Ia bahkan sempat memegang besi behel (rangka) sepeda motor sambil berusaha menghalangi pelaku kabur. “Saat itu pelaku melirik ke belakang lalu tancap gas. Anak saya diperkirakan terseret aspal sejauh kurang lebih 20 meter,” ujarnya.

Darfan mengatakan, akibat insiden tersebut, anaknya mengalami luka di bagian kaki hingga berdarah. Keluarga bersyukur tangan sang anak tidak terluka parah. Meski sempat mengambil handphone, pelaku kemudian berhenti dan mengembalikan ponsel tersebut kepada anak korban. Namun, tas berisi uang Rp 100 ribu milik Darfan tetap dibawa kabur.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak lingkungan setempat, namun belum melapor ke polisi, yang rencananya akan membuat laporan jika kondisi korban. Kalau parah, baru akan saya laporkan,” lanjutnya.

Kondisi Jovita

Akibat insiden tersebut, korban Jovita Vianitan (9), siswi kelas 3 SD mengalami luka pada bagian kaki. Tangan dan bagian tubuh lainnya beruntung tidak mengalami cedera berat. Usai menyeret korban, pelaku sempat mengembalikan handphone, namun tetap membawa kabur tas berisi uang Rp100 ribu milik Darfan.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak lingkungan setempat, namun belum ke polisi. Rencananya akan buat laporan kalau kondisi korban parah,” lanjut Darfan, ayah Jovita.

Keluarga memastikan pelaku bertindak seorang diri dan hanya mengambil tas berisi uang sebelum melarikan diri. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait insiden tersebut. Tribun Medan masih berupaya mengonfirmasi Polsek Medan Labuhan mengenai kasus penjambretan tersebut.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Hakim Putuskan Donna Faroek 4 Tahun Bui, Pengacara Sebut Kliennya Kelelahan Jalani Proses Hukum

15 Mei 2026

Pengakuan Istri Ilham Pradipta di Sidang Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Perbuatan Terdakwa Keji

15 Mei 2026

Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Mobil Lintas Provinsi dengan Omzet Rp7 Miliar per Bulan

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jurnalis Senior Kritik Komdigi Setelah Video Amien Rais Dihapus: Menteri dan Wamennya Mantan Wartawan

15 Mei 2026

20 Soal PSAJ Kelas 6 SD Tahun 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

15 Mei 2026

Hakim Putuskan Donna Faroek 4 Tahun Bui, Pengacara Sebut Kliennya Kelelahan Jalani Proses Hukum

15 Mei 2026

Jadwal Final Thailand Open 2026: Leo/Daniel Hadapi Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng

15 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?