Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Friday, 23 October 2026
Trending
  • Eksodus Bintang MotoGP: Daftar Pebalap Senior yang Hengkang di 2027
  • Menavigasi Masa Depan: Visi Ekonomi Indonesia
  • SPBU Pertamina: Penjual BBM Eceran dan Modifikasi Kendaraan Ternyata Ilegal
  • Tanggapan Kapolri Jenderal Suyudi soal polisi tembak polisi menewaskan Bharatu Valdo, evaluasi Polri?
  • Jadwal Indonesia di Asian Para Games 2026: 11 cabang olahraga bersaing berebut medali
  • Resmi dipecat PDIP, nasib Bupati Klaten, rumahnya digeledah KPK hingga perhiasan disita
  • 15 Destinasi Jepang Wajib Kunjungi untuk Liburan Impian
  • Rekomendasi treadmill manual tanpa listrik untuk olahraga di rumah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Kasus Nenek Elina: Tindakan Oknum Merugikan Warga Madura
Nasional

Kasus Nenek Elina: Tindakan Oknum Merugikan Warga Madura

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



SAMPANG, Indonesiadiscover.com

– Kasus pengusiran Nenek Erlina yang disebut melibatkan oknum anggota Ormas Madura Asli (Madas) dinilai sangat merugikan masyarakat Madura.

Sebelumnya, oknum anggota Madas, Mohammad Yasin ditetapkan sebagai tersangka kasus pengusiran paksa terhadap Erlina Wijayanti (80) dari rumahnya di Jalan Kuwukan, Kecamatan Sambi Kerep, Surabaya, Jawa Timur.

Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Madas Balongpanggang, Gresik, Mat Yasin mengaku bahwa perbuatan oknum tersebut merugikan masyarakat Madura. Sebab, Madas dikenal beranggotakan orang Madura.

“Tindakan itu tidak mencerminkan orang Madura dan sangat merugikan kami yang berasal dari Madura,” katanya saat pulang ke kampung halaman di Kabupaten Sampang, Madura, Sabtu (3/1/2026).

Dia menyampaikan bahwa orang Madura mengedepankan etika. Sehingga, pengusiran terhadap nenek Erlina yang dilakukan oleh oknum Madas dinilai sangat merugikan orang Madura.

“Perlu dipertegas lagi kalau oknum Muhammad Yasin itu bukan tindakan orang Madura, dan kebetulan bukan asli Madura,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa tindakan oknum tersebut mencoreng nama Madas. Meski pada kejadian itu, tidak mengatasnamakan Madas.

“Madas disebut-sebut terlibat dan itu tidak benar. Karena oknum itu bertindak sendiri bukan sebagai anggota Madas,” katanya.

Menurut dia, Madas dibentuk untuk kegiatan sosial sehingga anggotanya tidak pantas melakukan tindakan yang merugikan orang lain.

Mat Yasin mengatakan, pimpinan Madas harus tegas. Anggota yang diduga terlibat, meski bertindak bukan atas nama Madas jangan dibela.

“Pengurus DPP Madas sekalipun jangan membela anggota yang salah. Apalagi merugikan organisasi Madas,” ujarnya.

4 Tersangka Termasuk Oknum Madas

Sebagaimana diberitakan, Polda Jatim sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus pengusiran dan pembongkaran paksa rumah Nenek Elina.

Tersangka pertama atas nama Samuel yang mengklaim sudah membeli tanah rumah nenek Erlina, tersangka kedua Muhammad Yasin yang diduga anggota ormas Madas di Jawa Timur, termasuk inisial SY yang diduga juga terlibat.

Sementara tersangka keempat berinisial WE yang diduga menyuruh SY atau Klowor untuk menjaga rumah nenek Erlina.

Keempat tersangka tersebut diduga terlibat aktif melakukan kekerasan terhadap nenek Erlina dan diancam Pasal 170 KUHP.

Peran Ormas dalam Masyarakat

Ormas seperti Madas sering kali menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Madura. Mereka tidak hanya berperan dalam kegiatan sosial, tetapi juga sebagai wadah bagi para pemuda dan tokoh masyarakat untuk menjaga nilai-nilai budaya dan tradisi. Namun, kasus ini menunjukkan bahwa tidak semua anggota ormas memiliki kesadaran yang sama tentang tanggung jawab dan etika.

Beberapa poin penting terkait peran ormas:

Ormas biasanya memiliki struktur organisasi yang jelas, dengan berbagai tingkatan kepengurusan.

Tujuan utama ormas adalah untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan antar warga.

* Namun, jika ada anggota yang bertindak tidak sesuai dengan prinsip organisasi, maka hal ini bisa merusak reputasi seluruh ormas.

Tanggung Jawab dan Etika

Dalam masyarakat Madura, etika dan keharmonisan antar sesama adalah hal yang sangat dihargai. Tindakan pengusiran yang dilakukan oleh seseorang, apalagi jika terkait dengan ormas, dapat memberikan dampak negatif yang luas.

Beberapa aspek penting dalam etika masyarakat Madura:

Kejujuran dan keadilan dalam setiap tindakan.

Menghormati orang tua dan lansia.

* Menjaga hubungan baik dengan tetangga dan komunitas.

Tindakan yang Harus Diambil

Dari kasus ini, terdapat beberapa langkah yang perlu diambil untuk mencegah terulangnya kejadian serupa:

Pemimpin ormas harus lebih teliti dalam memilih anggota dan memastikan mereka mematuhi aturan organisasi.

Masyarakat perlu lebih waspada terhadap tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan nilai lokal.

* Pihak berwajib harus menegakkan hukum secara adil dan transparan, tanpa memandang status atau latar belakang seseorang.

Kesimpulan

Kasus pengusiran Nenek Erlina menjadi pelajaran penting bagi masyarakat Madura dan ormas-ormas yang ada. Tidak semua anggota ormas memiliki niat yang baik, dan tindakan individu bisa merusak reputasi seluruh organisasi. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga nilai-nilai luhur dan menjauhi tindakan yang merugikan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Menavigasi Masa Depan: Visi Ekonomi Indonesia

23 October 2026

Resmi dipecat PDIP, nasib Bupati Klaten, rumahnya digeledah KPK hingga perhiasan disita

23 October 2026

4 Strategi Average Down Saham yang Aman agar Gak Makin Buntung

23 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Eksodus Bintang MotoGP: Daftar Pebalap Senior yang Hengkang di 2027

23 October 2026

Menavigasi Masa Depan: Visi Ekonomi Indonesia

23 October 2026

SPBU Pertamina: Penjual BBM Eceran dan Modifikasi Kendaraan Ternyata Ilegal

23 October 2026

Tanggapan Kapolri Jenderal Suyudi soal polisi tembak polisi menewaskan Bharatu Valdo, evaluasi Polri?

23 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?