Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 8 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»9 Negara Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Hari Ini, Mulai dari Arab Saudi hingga Palestina
    Politik

    9 Negara Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Hari Ini, Mulai dari Arab Saudi hingga Palestina

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 February 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penetapan Awal Ramadan 1447 H di Beberapa Negara

    Pada hari ini, Rabu (18/2/2026), sejumlah negara di kawasan Timur Tengah telah resmi memulai ibadah puasa Ramadan. Bulan suci ini menjadi bulan kesembilan dalam kalender Hijriah dan merupakan bulan yang paling istimewa bagi umat Islam. Ramadan diperingati sebagai bulan turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW, terutama pada malam Lailatul Qadr yang diyakini terjadi di sepuluh malam terakhir bulan tersebut.

    Durasi Ramadan biasanya berlangsung selama 29 atau 30 hari, tergantung pada penampakan hilal. Untuk tahun 2026, prediksi astronomi di Dubai memperkirakan bahwa Ramadan akan berlangsung selama 29 hari. Namun, keputusan akhir tetap menunggu konfirmasi rukyatul hilal di akhir bulan.

    Negara-negara yang sudah menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026 antara lain:

    • Arab Saudi
    • Uni Emirat Arab (UEA)
    • Qatar
    • Kuwait
    • Irak
    • Yaman
    • Lebanon
    • Palestina
    • Bahrain

    Penetapan tanggal ini didasarkan pada laporan kalender hilal dan pengumuman resmi dari otoritas agama di masing-masing negara. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai proses penetapan di beberapa negara:

    Arab Saudi

    Pemerintah Arab Saudi melalui Supreme Court mengumumkan bahwa hilal (bulan sabit) telah terlihat pada malam Selasa (17/2/2026). Sehingga, Rabu (18/2/2026) ditetapkan sebagai hari pertama Ramadan 1447 H. Pengamatan dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Hawtat Sudair dan Tumair di wilayah Al-Majma’ah. Abdulaziz Al-Muainaa dari Observatorium Al Hareeq menjelaskan bahwa matahari terbenam tepat pukul 17.52 waktu setempat, dengan kondisi cuaca yang mendukung sehingga hilal dapat terlihat jelas.

    Uni Emirat Arab (UEA)

    Komite pengamatan bulan di UEA secara resmi mengumumkan bahwa hilal terlihat dan menetapkan 18 Februari 2026 sebagai awal puasa Ramadan.

    Qatar

    Otoritas keagamaan Qatar mengonfirmasi bahwa Ramadan dimulai 18 Februari 2026 setelah hilal terlihat.

    Kuwait

    Kuwait juga mengumumkan bahwa Ramadan mulai 18 Februari 2026 setelah pengamatan hilal.

    Irak

    Pemerintah/komite agama Irak menetapkan 18 Februari 2026 sebagai Ramadan setelah pengamatan hilal.

    Yaman

    Otoritas keagamaan setempat mengumumkan 18 Februari 2026 sebagai awal Ramadan following the moon sighting.

    Lebanon

    Diumumkan juga 18 Februari 2026 sebagai hari pertama puasa Ramadan.

    Palestina

    Pemerintah atau otoritas agama Palestina mengonfirmasi 18 Februari 2026 sebagai awal Ramadan 1447 H.

    Bahrain

    Setelah pengamatan tradisional hilal, Bahrain menetapkan 18 Februari 2026 sebagai awal Ramadan.

    Mengapa Beberapa Negara Memulai Ramadan pada 18 Februari?

    Banyak negara di wilayah Timur Tengah/Gulf mengikuti metode ru’yah (penglihatan hilal) tradisional—jika hilal terlihat pada malam 29 Sha’ban, maka hari berikutnya langsung menjadi 1 Ramadan. Arab Saudi berperan penting karena pengumuman awal dari Supreme Court biasanya diikuti oleh negara-negara lain yang mengikuti kalender dan keputusan Saudi.

    Perbedaan tanggal di antara negara terjadi karena variasi geografis dalam visibilitas hilal. Di beberapa wilayah hilal mungkin terlihat, sementara di wilayah Asia Tenggara atau lainnya tidak terlihat sehingga mereka menunda hingga 19 Februari.

    Indonesia Mulai Puasa Kamis 19 Februari 2026

    Sementara itu, Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Ramadan 1447 H/2026 M jatuh pada Kamis (19/2/2026). Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat (penetapan) 1 Ramadan 1446 H yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).

    “Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan rukyat hilal, sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H, Selasa (17/2/2026) petang.

    Menag mengatakan sidang menyepakati keputusan tersebut karena dua hal. “Kita telah mendengar paparan Tim Hisab Rukyat Kemenag dan sudah didiskusikan,” ungkap Menag. Melalui musyawarah di sidang isbat, pemerintah mengumpulkan laporan hisab (perhitungan astronomi) dan hasil rukyat (observasi hilal) dari berbagai titik pengamatan.

    Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal (imkanur rukyat) yang disepakati bersama negara anggota MABIMS, yakni Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Kriteria tersebut mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat di atas ufuk saat matahari terbenam dan elongasi minimal 6,4 derajat. Batas ini dinilai lebih empiris karena berbasis data astronomis yang lebih akurat. Sebelumnya digunakan kriteria 2 derajat, namun hasil riset menunjukkan hilal pada ketinggian tersebut hampir mustahil terlihat.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?