Hewan-Hewan yang Disebut ‘Lazy Predator’ dan Strategi Mereka dalam Berburu
Setiap ekosistem memiliki predatornya masing-masing. Ketika mendengar kata “predator”, yang terbayang adalah hewan yang secara aktif berburu mangsa dan ditakuti oleh hewan lain. Namun, tidak semua predator memburu dengan cara yang sama. Ada beberapa hewan yang dikenal sebagai “lazy predator” karena menggunakan strategi yang santai dan tidak menghabiskan banyak energi untuk mencari makanan.
Berikut ini adalah beberapa contoh hewan yang dijuluki “lazy predator” dan bagaimana mereka berburu:
Harimau
Harimau dikenal sebagai hewan yang sering tidur. Rata-rata, harimau tidur selama 18 jam per hari. Proses berburu membutuhkan banyak tenaga, dan sebagian besar percobaan gagal. Biasanya, dibutuhkan 8-10 usaha untuk mendapatkan makanan. Alih-alih mengejar mangsanya, harimau lebih suka menunggu mangsanya datang sendiri. Ketika jarak cukup dekat, harimau akan langsung menerkam mangsanya. Mereka biasanya menyerang bagian leher dengan rahang yang kuat, sehingga mangsanya mati akibat kehabisan darah atau lemas.Ular piton

Ular piton cenderung lambat dan tidak aktif. Dalam satu hari, reptil ini dapat tidur hingga 18 jam dan cepat lelah. Piton berburu dengan mengandalkan indra penciumannya untuk mengidentifikasi jejak mangsanya. Setelah itu, piton akan bersembunyi dan menyergap mangsanya. Mereka melilit mangsanya hingga mati, lalu menelannya utuh. Piton hanya makan seminggu sekali, dan setelah makan, mereka kembali tidur dalam waktu yang lama.Nurse shark

Banyak spesies hiu harus terus berenang untuk bernapas dan mencari makan. Namun, nurse shark tidak demikian. Mereka tidak bermigrasi seperti kebanyakan spesies dan menghabiskan sebagian besar waktunya dengan berbaring tak bergerak di dasar laut. Mereka juga enggan berburu dan lebih memilih mencari makan dengan cara menyedot air sebanyak-banyaknya.Kedasih

Kedasih adalah karnivora yang memakan berbagai serangga. Namun, mereka lebih menyukai ulat berbulu, yang tidak disukai oleh kebanyakan burung. Salah satu bentuk kemalasan dari kedasih adalah tidak merawat anaknya. Mereka akan bertelur di sarang burung lain agar dirawat oleh burung lain. Setelah itu, induk kedasih akan melanjutkan aktivitas mencari makan untuk dirinya sendiri.Singa

Meski dianggap sebagai predator paling ditakuti di Afrika, singa ternyata sangat malas. Mereka tidur hampir sepanjang hari dan sangat sabar dalam berburu. Singa adalah predator penyergap yang memilih menunggu mangsanya datang sendiri alih-alih mencari dan berburu. Mereka juga cenderung melumpuhkan mangsa dengan cara berkelompok. Jika kelompok singa gagal dalam perburuan, mereka akan pergi dari wilayah tersebut.Hiu macan

Hiu macan lebih sering berada di sekitar pulau dibandingkan di lepas pantai. Mereka malas dalam mencari makan dan lebih memilih mengais penyu yang mati atau sekarat alih-alih berburu. Hiu macan menghabiskan banyak waktu untuk berpatroli di permukaan sekitar terumbu Pulau Raine, yang merupakan rumah bagi banyak penyu hijau. Hiu macan bersifat oportunistik, mereka pergi ke sana karena ada banyak mangsa dan hanya perlu sedikit energi untuk mendapatkan makanan.Kadal lidah biru kerdil

Kadal lidah biru kerdil sangat sulit ditemui dan sempat dinyatakan punah. Kadal ini berasal dari Australia dan senang tinggal di liang laba-laba serta memakan serangga yang lewat. Kadal lidah biru kerdil tidak aktif menangkap mangsanya, dan lebih memilih berbaring di liang dengan kepala mengarah ke pintu masuk menunggu sesuatu jatuh ke dalamnya. Mereka bahkan enggan mencari sumber air untuk minum, dan hanya mengandalkan tetesan air hujan dan embun yang terbentuk di sekitarnya.
Hewan-hewan yang ditakuti di habitatnya ternyata sangat malas dalam mencari makan. Alih-alih bersusah payah mengejar mangsa, mereka akan menunggu hewan apa pun datang dengan sendirinya dan menyergap di saat yang tepat.









