Strategi Bali United dalam Membangun Ekosistem Sportainment
PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, induk dari Bali United, baru-baru ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Public Expose (PUBEX) di Gedung Bali United, Kedoya, Jakarta Barat. Acara ini menjadi momen penting untuk membahas perkembangan perusahaan sepanjang tahun buku 2025 hingga kuartal pertama 2026.
Dalam RUPS tersebut, jajaran komisaris dan direksi hadir lengkap untuk memaparkan berbagai agenda penting, seperti pengesahan laporan tahunan perseroan, penetapan laba perusahaan, honor dan tunjangan pengurus, serta penunjukan akuntan publik yang akan mengaudit kinerja perusahaan ke depan. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk menyampaikan strategi besar dalam memperkuat bisnis sportainment sekaligus mengejar profit yang lebih signifikan pada tahun ini.
Pengembangan Fasilitas dan Ekosistem Sportainment
Bali United tidak hanya fokus pada sepak bola profesional, tetapi juga semakin serius membangun ekosistem sportainment terintegrasi yang mencakup berbagai sektor. Perusahaan merambah dari sport tourism, event internasional, pengembangan usia muda, retail merchandise, hingga pengembangan aset digital kreatif.
Salah satu motor utama pengembangan tersebut adalah Bali United Training Center (BUTC), yang kini berkembang menjadi salah satu pusat olahraga modern terbesar di Indonesia. Lokasi yang berada di kawasan Sukawati, Gianyar, Bali, terus mengalami peningkatan fasilitas sepanjang 2025. Saat ini, BUTC memiliki 12 lapangan, terdiri dari tujuh lapangan utama dan lima lapangan mini dengan standar internasional.
Keberadaan BUTC mulai menjadi magnet sport tourism di Indonesia. Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, lokasi tersebut dipercaya menjadi venue berbagai event olahraga internasional berskala besar. Dua event lari terbesar di Indonesia, Maybank Marathon dan OPPO Run, sukses digelar di sana dengan jumlah peserta mencapai puluhan ribu pelari dari berbagai negara.
Dukungan dari Dunia Sepak Bola Internasional
Selain itu, fasilitas milik Bali United juga mendapat pengakuan dari dunia sepak bola internasional. Dua klub raksasa Korea Selatan, yakni Pohang Steelers dan Jeonbuk Reserves, memilih menjalani pemusatan latihan di BUTC pada Januari hingga Februari 2026. Para pemain dan staf pelatih disebut memberikan respons positif terhadap kualitas fasilitas yang dimiliki Bali United.
Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, juga turut mengunjungi BUTC dan mengapresiasi fasilitas yang tersedia. Ia menyatakan ketertarikannya membawa Timnas Indonesia untuk menjalani pemusatan latihan di BUTC. Alasannya karena kualitas lapangan, gym, hingga ruang ganti yang dinilai memenuhi standar internasional.
Pengembangan Sepak Bola Usia Muda
Bali United juga terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sepak bola usia muda. Melalui ajang International Youth Football Tournament Bali7s 2026, Bali United sukses menghadirkan turnamen usia dini bertaraf internasional yang diikuti 500 tim dari berbagai negara di Asia hingga Eropa. Turnamen tersebut menghadirkan sekitar 8 ribu pemain dari kategori usia U-8 hingga Women.
Negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, India, hingga Belanda turut ambil bagian dalam kompetisi yang kini menjadi salah satu turnamen usia muda terbesar di kawasan Asia tersebut.
Kolaborasi dengan PSSI
Di sisi lain, Bali United juga terus berkolaborasi dengan PSSI Pusat dan PSSI Bali dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sepak bola nasional. Berbagai program pelatihan berhasil dijalankan untuk mencetak pelatih, wasit, hingga pengawas pertandingan berlisensi nasional.
Sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026, tercatat sekitar 300 pelatih berlisensi D Nasional PSSI telah dilahirkan melalui program tersebut. Selain itu, puluhan wasit dan match commissioner baru untuk mendukung perkembangan sepak bola Indonesia.
Strategi dan Target Tahun 2026
Direktur Utama Bali United, Yabes Tanuri, menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memanen hasil dari berbagai unit usaha yang selama ini dibangun. “Setelah melewati fase konsolidasi di tahun lalu, serta melihat indikator ekonomi 2026 yang bergerak positif, tahun ini adalah momentum bagi kami untuk memanen hasil dari berbagai unit usaha yang telah mapan maupun yang baru kami kembangkan,” kata Yabes Tanuri dalam agenda PUBEX.
Untuk mencapai target tersebut, Bali United telah menyiapkan sejumlah strategi utama. Salah satunya adalah menjadikan Bali7s sebagai benchmark turnamen sepak bola usia dini internasional di Asia yang mampu menghasilkan pemasukan dari sektor sponsorship, sport tourism, hingga pendaftaran peserta. Selain itu, Bali United juga akan melakukan ekspansi Bali United Store ke berbagai titik strategis demi mendekatkan merchandise resmi kepada basis suporter yang terus berkembang di luar Pulau Bali.
Perseroan juga mulai serius mengembangkan IPX atau Intellectual Property Exchange sebagai diversifikasi aset digital dan kreatif perusahaan. Sementara itu, penguatan kerja sama sponsorship dengan brand nasional maupun internasional juga menjadi fokus penting perusahaan untuk menjaga keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
Komisaris Utama PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, Jemi Wiyono Prihadi, menyebut tahun 2026 sebagai fase baru bagi Bali United untuk membuktikan ketangguhan model bisnis sportainment yang mereka bangun. “Tahun 2026 merupakan babak baru bagi Bali United untuk membuktikan ketangguhan model bisnis sportainment yang terintegrasi. Dengan fundamental ekonomi yang semakin kokoh, kami di jajaran Dewan Komisaris sepenuhnya mendukung langkah Direksi dalam mengejar profitabilitas melalui inovasi di lini digital dan optimalisasi aset fisik seperti BUTC,” ucap Jemi Wiyono Prihadi.
Jemi berharap langkah ekspansi yang dilakukan secara agresif namun tetap terukur mampu memperkuat posisi perusahaan sekaligus memberi dampak nyata bagi perkembangan olahraga dan ekonomi kreatif Indonesia. “Harapan kami, ekspansi yang agresif namun terukur ini tidak hanya memperkuat posisi keuangan perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi ekosistem olahraga dan ekonomi kreatif di Indonesia, sekaligus memberikan value terbaik bagi seluruh pemegang saham yang telah setia bertumbuh bersama kami,” katanya.


