Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 27 Februari 2026
Trending
  • Jadwal MotoGP Thailand 2026, Lorenzo: Gaya Marquez Kini Lebih Halus
  • Sebelum Tampil Cantik 6 Jam, Ini Daftar Film Christian Bale dengan Perubahan Tubuh Ekstrem
  • Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 20 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Anak 15 Tahun di TTS yang Bunuh Pelaku Pemerkosaan Kini Bebas
  • Gubernur AS Minta Trump Kembalikan Dana Usai MA Batalkan Tarif Global
  • Peluang Persebaya Surabaya Terancam, Persijap Jepara Catatkan Produktivitas Gol Terendah Musim Ini
  • 7 Rekomendasi Mukena Travel Terbaru 2026, Ringan dan Nyaman Dibawa
  • 5 Lagu dengan Pembuka Paling Mengenalimu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»5 Kontroversi Sudewo, Bupati Pati yang Tertangkap OTT KPK
Politik

5 Kontroversi Sudewo, Bupati Pati yang Tertangkap OTT KPK

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penangkapan Bupati Pati Sudewo dalam OTT KPK

Bupati Pati, Sudewo (SDW), ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (19/1/2026). Penangkapan ini terjadi kurang dari setahun setelah ia menjabat sebagai Bupati Pati sejak 20 Februari 2025. Meski masa jabatannya belum genap satu tahun, Sudewo telah sering menjadi sorotan karena berbagai kebijakan dan sikapnya yang dinilai kontroversial.

Berikut beberapa peristiwa penting yang melibatkan Bupati Pati Sudewo:

1. Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) 250 Persen

Pada Mei 2025, Sudewo mengeluarkan kebijakan kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB-P2) hingga 250 persen. Alasannya adalah karena tidak ada kenaikan selama 14 tahun terakhir dan pendapatan daerah dari PBB hanya sekitar Rp 29 miliar, jauh tertinggal dibanding Jepara dan Rembang.

Aksi unjuk rasa besar-besaran terjadi pada Agustus 2025 dengan partisipasi sekitar 50.000 massa, termasuk santri, petani, dan tenaga honorer. Ucapan Sudewo saat dihadapkan kritik dianggap arogan. Ia menyatakan siapa pun yang menolak kebijakannya akan ia tunggu, bahkan jika jumlahnya mencapai 50.000 orang.

2. Tuntutan Pemakzulan

Setelah aksi demo, DPRD Pati membentuk pansus hak angket untuk memenuhi tuntutan pemakzulan Sudewo. Aksi ini dimotori oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Pada 31 Oktober 2025, DPRD Pati menggelar rapat paripurna dengan hasil 36 anggota menolak pemakzulan dan hanya 13 mendukung. Hasil voting ini gagal memenuhi syarat dua pertiga suara untuk pemakzulan.

3. Kebijakan Lima Hari Sekolah

Sudewo membuat kebijakan lima hari sekolah mulai diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026. Alasannya agar siswa lebih produktif dan bisa memanfaatkan akhir pekan untuk keluarga dan penyegaran mental. Namun, kebijakan ini dianggap bertentangan dengan tradisi pendidikan agama lokal seperti TPQ dan Madin. Kebijakan ini akhirnya dibatalkan melalui SK Bupati Pati nomor 400.3.1/303/M tanggal 8 Agustus 2025.

4. Proyek Masjid Rp 15 Miliar

Para santri juga turut dalam aksi unjuk rasa 13 Agustus 2025, tergabung dalam Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi (ASPIRASI). Mereka memprotes kebijakan Pemkab Pati yang menyesuaikan NJOP dan menaikkan tarif PBB-P2 hingga 250 persen, sementara proyek renovasi Masjid Agung Baitunnur Pati menelan anggaran hingga Rp15 miliar. Mereka mempertanyakan urgensi proyek tersebut di tengah kebutuhan mendesak masyarakat.

5. Insiden Dangdut Goyang Erotis

Sudewo juga menuai kritik karena menghadirkan aksi dangdut Trio Srigala dengan goyang sensual dalam agenda resmi di Pendopo Kabupaten. Pertunjukan ini dinilai tidak sesuai dengan citra Bupati Pati.

Keno OTT KPK

Terbaru, KPK menangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT pada Senin (19/1/2026). Penangkapan ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Kasus yang menjerat Sudewo terkait pengisian jabatan kaur, kasi, atau sekdes. Setelah ditangkap bersama beberapa orang lainnya, ia dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sudewo Bungkam

Setelah tiba di Gedung KPK Merah Putih, Sudewo tampak mengenakan baju polo putih dan jaket hitam. Dia terlihat mengangkat tangan kanannya ke arah wartawan, tetapi tidak memberikan jawaban atas pertanyaan tentang alasan penangkapan.








Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gubernur AS Minta Trump Kembalikan Dana Usai MA Batalkan Tarif Global

25 Februari 2026

Mari Beralih ke Tas Ramah Lingkungan, Pemkab Bangka Selatan Ajak Warga Tinggalkan Plastik

25 Februari 2026

Diksi Kasar Guncang Istana, Ketua BEM UGM Minta Maaf ke Prabowo atas Kata ‘Bodoh’

25 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jadwal MotoGP Thailand 2026, Lorenzo: Gaya Marquez Kini Lebih Halus

25 Februari 2026

Sebelum Tampil Cantik 6 Jam, Ini Daftar Film Christian Bale dengan Perubahan Tubuh Ekstrem

25 Februari 2026

Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 20 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

25 Februari 2026

Anak 15 Tahun di TTS yang Bunuh Pelaku Pemerkosaan Kini Bebas

25 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?