Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Tuesday, 3 November 2026
Trending
  • Ketika Nusron Wahid sudah 2 kali mangkir panggilan KPK, Mahfud MD: Kenapa Pak Prabowo diam?
  • Duel Sunderland vs Brentford: Ambisi The Bees Taklukkan Stadium of Light
  • Era Kuantum: Telkom, Danantara, BSSN, dan Peruri Bangun Ekosistem Digital
  • Skenario Licik Dibalik Pajak McLaren Rp137 Juta Milik Mekanik Bengkel
  • Dulu Kritik, Kini Grok AI Buatan Elon Musk Malah Hancurkan Reputasinya Sendiri
  • Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Lima Titik Krusial Saat Aksi 28 Oktober di Yogyakarta
  • Demo BEM UI dan SADAR bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, ini 5 tuntutannya
  • Rangkuman Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Bab 2 Kurikulum Merdeka: Taking Trips
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»30 Tahun LPG Nonsubsidi, Harga Naik Bersama BBM, Pengeluaran Membengkak
Nasional

30 Tahun LPG Nonsubsidi, Harga Naik Bersama BBM, Pengeluaran Membengkak

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 April 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kenaikan Harga Elpiji Nonsubsidi 12 Kilogram Mengganggu Kondisi Ekonomi Warga

Harga elpiji (LPG) nonsubsidi 12 kilogram mengalami kenaikan dari Rp192.000 menjadi Rp228.000 per tabung. Kenaikan ini memicu keluhan warga ibu kota yang telah lama menggunakan LPG nonsubsidi. Kenaikan harga ini terjadi bersamaan dengan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok lainnya, sehingga memberatkan masyarakat.

Michael (24), warga Kalideres, Jakarta Barat, mengatakan bahwa ia baru saja mengetahui kenaikan harga tersebut. Ia merasa kenaikan sebesar Rp40.000 cukup signifikan. Menurut Michael, kenaikan harga energi ini akan diikuti oleh kenaikan harga kebutuhan lainnya di pasaran.

“Sebenarnya sudah expected sih, karena lumayan ngikutin harga tiket pesawat yang bergantung sama avtur. Terus harga baru Pertamax Dex dan Pertamax Turbo yang naiknya jauh banget, jadi pasti gas nyusul,” ujar Michael.

Pudji (50), yang telah menggunakan gas nonsubsidi selama lebih dari 30 tahun, juga merasa terkejut dengan kenaikan harga yang cukup tinggi. Ia mengaku bahwa kondisi ekonomi saat ini semakin berat, dan kenaikan harga gas terasa semakin membebani.

“Kalau begini kan berat ya, pengeluaran jadi membengkak, menyulitkan lah gitu,” kata Pudji.

Perubahan Pola Konsumsi Gas

Terhimpit kondisi ekonomi yang semakin mahal, Michael mulai mempertimbangkan kembali menggunakan gas subsidi 3 kg yang sempat ia tinggalkan setahun lalu. Sebelumnya, ia beralih ke gas 12 kg karena kesulitan mendapatkan gas melon yang langka dan distribusinya dinilai belum optimal.

“Saya punya juga tabung subsidi, jadi sementara berganti ke subsidi dulu. Tapi kalau subsidi kan sering kosong, jadi mau enggak mau tetap pakai yang 12 kg. Kalau ganti ke 5,5 kg harus beli tabungnya lumayan, jadi kalau hitung-hitungan, masih efisien yang 12 kg,” tutur Michael.

Senada dengan Michael, Pudji mengaku harus memutar otak untuk mencari alternatif lain. Ia kini mempertimbangkan beralih ke gas elpiji 5,5 kg agar pengeluaran rutinnya tidak terus membengkak.

“Mau enggak mau harus cari alternatif yang lebih meringankan. Bisa jadi (pindah ke gas 5,5 kg). Yang jelas sih ya harus dihemat-hemat gasnya,” ucap Pudji.

Penjelasan dari Menteri ESDM

Berdasarkan laman resmi Pertamina Patra Niaga, harga elpiji nonsubsidi Bright Gas 12 kg di tingkat agen distribusi untuk wilayah Jawa Tengah, DKI Jakarta, hingga Jawa Timur kini mencapai Rp 228.000 per tabung. Harga tersebut naik cukup signifikan dari sebelumnya sekitar Rp 192.000 per tabung. Sementara itu, di wilayah Aceh, Sumatera Utara, hingga Jambi, harga elpiji nonsubsidi bahkan mencapai sekitar Rp 230.000 per tabung.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa LPG 12 kg merupakan elpiji nonsubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat mampu. Ia menjelaskan bahwa negara hadir untuk seluruh rakyat, tetapi bantuan energi diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu.

“Gini loh, negara itu hadir untuk membantu semua rakyat, tetapi prioritasnya itu adalah kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu. Kalau yang mampu, ya harusnya dia berkontribusi untuk saling membantu, itu saja kok,” ujar Bahlil.

Ia memastikan bahwa harga LPG 3 kg bersubsidi tidak mengalami kenaikan di tengah gejolak global, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. “Kalau yang subsidi (harganya) tetap. Saya hanya bisa menjamin harga subsidi karena itu adalah perintah Presiden dan perintah aturan,” kata Bahlil.

Namun, ia menegaskan bahwa harga LPG nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar sehingga dapat mengalami penyesuaian. Bahlil juga mengingatkan masyarakat berpenghasilan tinggi agar tidak menggunakan LPG subsidi 3 kg.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ketika Nusron Wahid sudah 2 kali mangkir panggilan KPK, Mahfud MD: Kenapa Pak Prabowo diam?

3 November 2026

Era Kuantum: Telkom, Danantara, BSSN, dan Peruri Bangun Ekosistem Digital

3 November 2026

Demo BEM UI dan SADAR bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, ini 5 tuntutannya

3 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ketika Nusron Wahid sudah 2 kali mangkir panggilan KPK, Mahfud MD: Kenapa Pak Prabowo diam?

3 November 2026

Duel Sunderland vs Brentford: Ambisi The Bees Taklukkan Stadium of Light

3 November 2026

Era Kuantum: Telkom, Danantara, BSSN, dan Peruri Bangun Ekosistem Digital

3 November 2026

Skenario Licik Dibalik Pajak McLaren Rp137 Juta Milik Mekanik Bengkel

3 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?