Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 5 Juni 2026
Trending
  • Nih! 5 Aplikasi Investasi Emas Terbaik di Indonesia
  • Padang Ati di Pekalongan Bukan Ponpes Resmi
  • 20 Soal IPA Kelas 7 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 dan Jawaban Bab 1 dan 2
  • Peta Persaingan Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Unggulan, Senegal dan Norwegia Siap Tantang
  • Menikmati Keindahan Bromo dengan Aman: Pahami Risiko dan Aturan Wisata
  • 7 Tanda Tubuh Terkena Asam Urat yang Tak Boleh Diabaikan
  • Kode Redeem Mobile Legends 3 Juni 2026, Cek Hadiahnya!
  • Aturan Pajak Baru: Dokter hingga Selebgram Kehilangan PPh Final 0,5%
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Peristiwa Pemerkosaan Massal, Cawapres Prabowo Jadi Sorotan Publik
Hukum

Peristiwa Pemerkosaan Massal, Cawapres Prabowo Jadi Sorotan Publik

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kesaksian Ibunda Ita Martadinata dalam Sidang Penyangkalan Perkosaan Massal Mei 1998

Dalam persidangan gugatan penyangkalan pemerkosaan massal Mei 1998 yang dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, ibunda dari mendiang Ita Martadinata, Wiwin Suryadinata, memberikan kesaksian. Persidangan ini berlangsung di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Timur, pada Kamis, 5 Februari 2026. Perkara tersebut terdaftar dengan Nomor 335/G/TF/2025/PTUN.JKT.

Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas turut mendampingi para penggugat yang hadir langsung di PTUN. Dalam sidang tersebut, Wiwin Suryadinata menjadi saksi utama bersama sejarawan Andi Achdian dan Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor sebagai ahli.

Wiwin menyampaikan perasaannya tentang kehilangan anaknya, Ita Martadinata, yang merupakan bagian dari relawan kemanusiaan saat itu. Ita ditemukan meninggal dalam kondisi terbunuh pada 9 Oktober 1998, menjelang rencana memberikan kesaksian di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York. “Membunuh, membunuh, membunuh! Itu mereka punya keluarga, gimana jadi Ibunya yang mengandung seperti saya, ayahnya yang membesarkan anak itu (Ita Martadinata). Bukan anak saya saja, anak semua yang ada di Indonesia, saya mewakili ibu-ibu yang anaknya terbunuh,” ujarnya.

Peristiwa tersebut menjadi titik balik bagi Wiwin, yang akhirnya memilih jalan hidup sebagai seorang biksuni. Ia juga menegaskan bahwa ia tidak hanya mewakili dirinya sendiri, tetapi juga seluruh ibu-ibu di Indonesia yang kehilangan anak-anak mereka.

Partai Gerindra Belum Bahas Calon Wakil Presiden untuk Pilpres 2029

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menyatakan bahwa partainya belum membahas calon wakil presiden jika Prabowo Subianto maju kembali dalam pemilihan presiden 2029. Pernyataan ini disampaikan setelah beberapa partai pendukung Presiden Prabowo menyatakan dukungan untuk periode keduanya.

Sugiono mengatakan bahwa pembahasan tentang calon wakil presiden masih jauh dari masa depan. “Tahun 2029 itu masih tiga tahun lagi, banyak yang bisa terjadi dalam tiga tahun,” katanya. Hingga saat ini, Gerindra belum melakukan diskusi mengenai calon pendamping Prabowo.

Keracunan Massal Akibat Bakteri E. coli di SMAN 2 Kudus

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap penyebab keracunan massal yang dialami ratusan siswa SMAN 2 Kudus, Jawa Tengah, setelah mengonsumsi menu makan bergizi gratis (MBG). Hasil uji laboratorium menunjukkan adanya kontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli) pada kuah soto dan sambal yang disajikan kepada siswa.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari yang memproduksi dan mendistribusikan MBG belum memenuhi standar kelayakan, sanitasi, dan higiene pangan. BGN akan memperketat pengawasan dan penegakan standar operasional prosedur (SOP) terhadap dapur penyedia MBG.

Kontributor Artikel

Eka Yudha Saputra, Sultan Abdurrahman, dan Dinda Shabrina berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Padang Ati di Pekalongan Bukan Ponpes Resmi

5 Juni 2026

Razia gudang di Jalan Gatot Subroto, Polres Ketapang tangkap dua pria malam hari

5 Juni 2026

Jadi Saksi Penganiayaan, Nur Rohmah Dihukum Berbohong Soal Kekerasan Erin

5 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Nih! 5 Aplikasi Investasi Emas Terbaik di Indonesia

5 Juni 2026

Padang Ati di Pekalongan Bukan Ponpes Resmi

5 Juni 2026

20 Soal IPA Kelas 7 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 dan Jawaban Bab 1 dan 2

5 Juni 2026

Peta Persaingan Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Unggulan, Senegal dan Norwegia Siap Tantang

5 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?