Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 30 April 2026
Trending
  • Tim yang Akan Terdegradasi dari Super League 2025/2026, Termasuk Juara Liga 2
  • Jadwal Final Liga Champions 2026: Atletico vs Arsenal dan PSG vs Munchen di SCTV Pagi Hari
  • 8 Kebiasaan Orang Cerdas yang Malah Penghambat Kesuksesan, Perfeksionisme Salah Satunya
  • 5 destinasi wisata populer di Bandung untuk liburan akhir pekan bersama keluarga
  • Sedikit Harapan Tottenham Lolos Degradasi Usai Kemenangan Pertama Tahun 2026
  • Mahfud MD Bongkar Kekayaan MBG: Rp 34 Miliar untuk Makan, Sisanya untuk Mobil dan Kaos
  • Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha: Pemilik Diduga Hakim Ahmad Sahroni Dipecat dan Dituntut Pidana
  • 7 cara mengatur anggaran bulanan ala kakeibo dari ibu rumah tangga Jepang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Usulan BGN Dikritik DPR: Sopir MBG Pakai Seragam Power Rangers
Politik

Usulan BGN Dikritik DPR: Sopir MBG Pakai Seragam Power Rangers

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kritik terhadap Usulan Kostum Power Rangers untuk Sopir Pengantar Makanan Bergizi Gratis

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menyampaikan kritik terhadap usulan Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengusulkan agar sopir mobil pengantar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) mengenakan kostum Power Rangers. Ia mempertanyakan relevansi langkah tersebut dalam upaya meningkatkan minat siswa mengonsumsi makanan bergizi.

“Memang ada kaitannya? Mungkin anak-anak akan terkejut atau senang melihat Power Rangers, tetapi itu tidak serta-merta membuat mereka mau makan jika menunya tidak berselera,” ujar Irma.

Menurutnya, masalah utama bukanlah pada kemasan atau atraksi, melainkan pada kebiasaan dan edukasi pola makan anak sejak dini. Ia menilai bahwa anak-anak perlu dibiasakan untuk mengonsumsi makanan sehat, terutama sayur-mayur, melalui pendekatan yang lebih efektif.

“Kalau di rumah tidak diajarkan makan sayur, mau didatangkan Power Rangers sekalipun, tetap saja mereka tidak akan makan sayur. Selera itu sulit diubah jika tidak ditanamkan oleh orang tua,” tambah Irma.

Ia menyarankan agar BGN lebih fokus mencari solusi menu yang menarik, lezat, namun tetap bergizi, sehingga anak-anak terdorong untuk mengonsumsi makanan sehat secara alami.

“Saya lebih mengusulkan sayuran diolah menjadi menu yang menarik, dengan rasa yang membuat anak-anak tertarik untuk mengonsumsinya,” ujarnya.

Pendekatan Alternatif yang Lebih Efektif

Usulan kostum Power Rangers dari Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, bertujuan untuk meningkatkan antusiasme siswa terhadap makanan bergizi. Ia berharap pendekatan tersebut dapat mendorong anak-anak agar mau menghabiskan makanan, khususnya sayuran.

“Kami berikan pengemudi kostum Power Rangers supaya antusiasme mereka lebih tinggi. Anak-anak diberi motivasi, kalau mau makan sayur, besok Power Rangers datang lagi,” ujar Nanik.

Namun, kritik dari Irma Suryani menunjukkan bahwa pendekatan ini mungkin tidak cukup untuk mengubah perilaku makan anak-anak. Menurutnya, pendekatan yang lebih berkelanjutan adalah dengan memberikan edukasi dan memperkenalkan makanan sehat secara alami.

Fokus pada Edukasi dan Kebiasaan Makan

Edukasi pola makan sejak dini menjadi kunci untuk membentuk kebiasaan sehat di masa depan. Orang tua dan institusi pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran anak-anak tentang pentingnya makanan bergizi.

  • Dalam lingkungan keluarga, orang tua perlu memberikan contoh yang baik dengan mengonsumsi makanan sehat dan mengajak anak-anak ikut dalam proses memasak.
  • Di sekolah, program makanan bergizi harus disertai dengan pendidikan nutrisi yang mudah dipahami oleh anak-anak.
  • Makanan yang disajikan juga perlu bervariasi dan menarik, agar anak-anak tidak merasa bosan dan tetap tertarik untuk mengonsumsinya.

Pentingnya Peran Pemerintah dan Lembaga Terkait

Badan Gizi Nasional (BGN) memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup. Namun, strategi yang digunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan nyata anak-anak dan keluarga.

  • BGN perlu melakukan survei dan riset lebih lanjut untuk mengetahui preferensi makan anak-anak di berbagai daerah.
  • Kolaborasi dengan pihak lain seperti dinas kesehatan, sekolah, dan komunitas lokal bisa menjadi langkah penting dalam mengembangkan program yang lebih efektif.
  • Penyuluhan kesehatan dan nutrisi juga perlu dilakukan secara rutin, baik di sekolah maupun di masyarakat.

Kesimpulan

Meskipun ide menggunakan karakter animasi seperti Power Rangers mungkin menarik bagi anak-anak, kritik dari Irma Suryani menunjukkan bahwa pendekatan ini belum cukup untuk mengubah kebiasaan makan anak-anak. Fokus utama harus pada edukasi, konsistensi, dan penyediaan makanan yang sehat dan menarik. Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak bisa tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya nutrisi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Mahfud MD Bongkar Kekayaan MBG: Rp 34 Miliar untuk Makan, Sisanya untuk Mobil dan Kaos

30 April 2026

Buka Rakerkab KONI, Bupati Blora Arief Rohman Usung Target 5 Besar Porprov 2026

30 April 2026

Profil Once Mekel, Mantan Vokalis Dewa 19 yang Usulkan Gaji Guru Rp15 Juta, Ini Perjalanan Karier Hingga Jadi Anggota DPR RI

29 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Tim yang Akan Terdegradasi dari Super League 2025/2026, Termasuk Juara Liga 2

30 April 2026

Jadwal Final Liga Champions 2026: Atletico vs Arsenal dan PSG vs Munchen di SCTV Pagi Hari

30 April 2026

8 Kebiasaan Orang Cerdas yang Malah Penghambat Kesuksesan, Perfeksionisme Salah Satunya

30 April 2026

5 destinasi wisata populer di Bandung untuk liburan akhir pekan bersama keluarga

30 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?