Antusiasme Masyarakat Sulsel Hadiri Nobar Piala Dunia 2026
Antusiasme masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam mengikuti nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 melalui program Bola Gembira TVRI terus meningkat. Ratusan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), komunitas, warkop, kafe, hingga puluhan hotel telah mendaftar sebagai lokasi nobar resmi.
Proses Pendaftaran yang Masih Berlangsung
PIC Nobar Piala Dunia 2026 wilayah Sulsel, Firmansyah Saiful, menyatakan bahwa proses pendaftaran masih berlangsung dan jumlah peserta terus bertambah setiap hari. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat cukup baik, dengan banyaknya pendaftar yang muncul setiap harinya.
Meski belum dapat menyebutkan angka pasti karena masih dalam tahap kurasi dan sertifikasi, Firmansyah menjelaskan bahwa jumlah hotel dan restoran yang mendaftar sudah mencapai puluhan lokasi. Sementara itu, jumlah pendaftar dari kalangan UMKM, komunitas, dan warung kopi telah menembus ratusan.
Firmansyah menambahkan bahwa angka tersebut masih berpotensi terus bertambah mengingat jumlah UMKM, kafe, coffee shop, hingga hotel di Makassar dan daerah lain di Sulsel cukup banyak.
Skema Izin yang Berbeda untuk Nobar Non-Komersial dan Komersial
TVRI membedakan mekanisme perizinan antara penyelenggara nobar non-komersial dan komersial. Kategori non-komersial mencakup kegiatan yang diselenggarakan komunitas, UMKM, RT/RW, pemerintah daerah, maupun kegiatan luar ruang untuk masyarakat. Untuk kategori ini, izin diberikan secara gratis.
Sebaliknya, penyelenggara yang menggelar nobar dengan unsur komersial, seperti penjualan tiket atau melibatkan sponsor, dikenakan biaya sesuai ketentuan yang berlaku secara nasional. Untuk kapasitas penonton hingga 50 orang, biaya izin komersial ditetapkan sebesar mulai Rp10 juta.
Izin tersebut berlaku untuk seluruh rangkaian pertandingan hingga berakhirnya Piala Dunia 2026.
Imbauan untuk Segera Mendaftar
Firmansyah mengimbau calon penyelenggara nobar untuk segera mendaftar sebelum hari pembukaan guna menghindari penumpukan proses verifikasi. Ia menambahkan bahwa proses pendaftaran relatif cepat dan dapat dilakukan secara daring melalui tautan yang tersedia di kanal resmi TVRI.
“Masyarakat cukup memindai barcode yang tersedia di Instagram, YouTube, atau kanal resmi TVRI, lalu mengisi formulir pendaftaran. Kurang lebih 15 menit sudah selesai,” katanya.
Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Penyelenggara nobar diwajibkan untuk memenuhi beberapa ketentuan. Salah satunya adalah wajib mendaftar melalui platform Bola Gembira TVRI untuk memperoleh sertifikat izin digital. Selain itu, penayangan pertandingan harus menggunakan siaran TVRI dan tidak diperbolehkan melakukan siaran ulang maupun streaming ke media sosial.
Penyelenggara juga diwajibkan menggunakan identitas program Bola Gembira TVRI dan dilarang memakai logo atau identitas resmi FIFA World Cup 2026 dalam kegiatan mereka.
Peran Hotel dalam Menyelenggarakan Nobar
Salah satu hotel yang siap mengadakan nobar Piala Dunia yakni Mercure Makassar Nexa Pettarani. Marcomm Mercure Makassar Nexa Pettarani Andika Agung Prasetia mengatakan, pihaknya sudah melakukan registrasi Bola Gembira TVRI.
“Kita sudah registrasi, untuk izin keluarnya mungkin pekan ini,” kata Dandy, sapaan akrabnya saat dihubungi Indonesiadiscover.com, Rabu (3/6/2026).
Untuk bisa menikmati nobar di The Light Makassar Mercure Makassar Nexa Pettarani, pengunjung cukup membayar Rp75 ribu per orang. Dengan harga tersebut, peserta sudah mendapatkan paket snack dan minuman selama kegiatan berlangsung.
Persiapan Hotel untuk Peluang Piala Dunia 2026
Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga mengatakan, hotel di Makassar bersiap menangkap peluang Piala Dunia 2026 dengan menghadirkan nobar.
“Seperti Claro Makassar dan grup sudah siap dengan nobar piala dunia,” kata Anggiat, saat dihubungi Indonesiadiscover.com, Kamis (28/5/2026).



