Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 27 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Uji Rem Darurat AEB: Enam Mobil Populer Gagal Total saat Melintasi Skuter Listrik
Teknologi

Uji Rem Darurat AEB: Enam Mobil Populer Gagal Total saat Melintasi Skuter Listrik

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Desember 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Uji Kinerja Fitur Rem Darurat Otomatis pada Sembilan Mobil Populer

Sebuah uji coba yang dilakukan oleh blogger “AutoLab-Automotive Lab” menunjukkan hasil yang cukup mengkhawatirkan terkait kinerja fitur Rem Darurat Otomatis (AEB) pada sembilan mobil populer. Dalam uji coba ini, para penguji mencoba membandingkan kemampuan sistem bantuan mengemudi dalam menghadapi skenario di mana skuter listrik tiba-tiba memotong jalan secara mendadak.

Skenario tersebut dirancang untuk menjadi ujian komprehensif terhadap kemampuan observasi, reaksi, dan prediksi dari sistem AEB. Hasil akhirnya menunjukkan bahwa enam dari sembilan kendaraan gagal dalam menghindari tabrakan, sementara hanya tiga model yang berhasil lolos uji coba. Ketiga model tersebut adalah Voyah Free+, Xiaomi YU7, dan Zhijie R7.

Hasil Uji Coba yang Mengkhawatirkan

Dari ketiga model yang lulus uji coba, Zhijie R7 memang berhasil memicu AEB, tetapi pada saat-saat terakhir, mobil ini melindas tali penarik (tow belt) skuter listrik. Meskipun demikian, setelah verifikasi data dan latar belakang secara cermat, dipastikan bahwa Zhijie R7 berpotensi menghindari tabrakan, sehingga hasil kelulusannya dianggap valid.

Adapun model-model yang gagal dalam uji coba ini, antara lain:

  • Jike 007: Gagal dan bertabrakan karena jarak pengereman yang tidak memadai.
  • Zhiji LS6: Gagal karena tidak ada deselerasi maupun peringatan dini yang diberikan, dan berakhir dengan tabrakan.
  • BYD Han L: Bertabrakan karena kekuatan pengereman yang tidak mencukupi (insufficient braking force).
  • Ledao L60: Bertabrakan akibat kekuatan pengereman yang tidak memadai.
  • XPeng G7: Bertabrakan karena keterlambatan pengereman (delayed braking).
  • Weipai Lanshan: Bertabrakan karena kegagalan dalam mengurangi kecepatan dan memberikan peringatan dini.

Pentingnya Performa AEB dalam Skenario Kompleks

Hasil uji coba ini menekankan bahwa meskipun fitur AEB merupakan teknologi keselamatan penting, performanya dapat sangat bervariasi antar merek, terutama dalam skenario lintas jalan yang kompleks. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan AEB tidak selalu menjamin keselamatan sepenuhnya, tergantung pada kualitas dan keandalan sistem yang digunakan.

Tantangan dalam Pengembangan Teknologi Keselamatan

Pengujian ini juga membuka wawasan tentang tantangan yang dihadapi produsen otomotif dalam mengembangkan teknologi keselamatan. Meskipun banyak merek telah mengimplementasikan fitur AEB, masih ada celah dalam efektivitasnya dalam situasi nyata. Ini menunjukkan bahwa perlu adanya inovasi dan peningkatan kualitas sistem bantuan mengemudi agar lebih mampu menghadapi berbagai skenario di jalan raya.

Selain itu, uji coba ini juga menyoroti pentingnya pengujian yang lebih menyeluruh dan realistis sebelum fitur-fitur seperti AEB dinyatakan siap digunakan oleh konsumen. Dengan begitu, keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainnya bisa lebih terjamin.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Huawei Klaim Xinghe Tingkatkan Kecepatan AI 20 Persen

25 Agustus 2026

30 Soal UH IPS Kelas 9 SMP Tema 2 Ekonomi Digital Kurikulum Merdeka 2026

25 Agustus 2026

Rekomendasi laptop 2026 untuk mahasiswa, harga Rp5-10 jutaan

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?