Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 13 Februari 2026
Trending
  • Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 10 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • OJK Keluarkan Aturan Teknologi Finansial untuk Tata Kelola dan Manajemen Risiko
  • Todo Siagian, Pendiri Digit Lawfirm di Tengah Kontroversi Kasus Penganiayaan Kapuk
  • Deret 20 Emiten Kapitalisasi Besar Belum Capai Free Float 15%, BREN hingga BRIS
  • Gustavo Fernandes Lapar Kemenangan! Bintang Persebaya Siap Lawan Bhayangkara FC di GBT
  • Transformasi Digital Bansos: Peluang atau Pengabaian Keadilan?
  • Jadwal bus Jombang–Surabaya: Rekomendasi, harga, dan pengalaman perjalanan
  • Ramalan karier zodiak besok Rabu, 11 Februari 2026: Peluang dan tantangan pekerjaan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Todo Siagian, Pendiri Digit Lawfirm di Tengah Kontroversi Kasus Penganiayaan Kapuk
Politik

Todo Siagian, Pendiri Digit Lawfirm di Tengah Kontroversi Kasus Penganiayaan Kapuk

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Februari 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Sosok Todo Siagian yang Viral di Media Sosial

Todo Siagian adalah seorang pengacara yang kini menjadi perhatian publik setelah namanya terlibat dalam sebuah kasus viral. Ia juga merupakan pemilik firma hukum bernama Digit Lawfirm. Saat ini, banyak warganet yang mencari informasi tentang profil dan latar belakangnya.

Kasus yang membuat nama Todo Siagian muncul ke permukaan adalah ketika plang kantor hukumnya terlihat di lokasi kejadian penganiayaan. Kejadian tersebut menimpa seorang pria bernama Darwin (32) yang dianiaya oleh dua orang, yaitu D dan ayahnya, di Jalan Dahlia III, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

Penganiayaan terjadi karena D dan ayahnya tidak terima ditegur saat bermain drum. Peristiwa ini kemudian berujung pada tindakan kekerasan. Namun, saat korban menjelaskan kronologis kejadian, plang Digit Lawfirm ikut tersorot dalam video yang beredar. Hal ini membuat Todo Siagian merasa nama baiknya tercemar.

“Saya somasi langsung tadi pagi si Darwin itu, korban itu, karena dia membawa-bawa kantor pengacara saya di video,” ujar Todo, Senin (9/2/2026) malam.

Penjelasan Todo Siagian Mengenai Hubungan dengan Pelaku

Todo Siagian mengatakan bahwa pelaku D tidak memiliki hubungan apa pun dengan Digit Lawfirm. Ia menegaskan bahwa D bukanlah anaknya, seperti isu yang beredar di media sosial. Selain itu, ia juga membantah bahwa D dan orang tuanya bekerja di Digit Lawfirm.

“Bukan, itu dia (pelaku) sama sekali bukan anggota Digit Lawfirm,” kata Todo.

Menurutnya, hubungan antara dirinya dan D hanya sebatas keluarga jauh satu marga. D berprofesi di bidang teknologi informasi (IT), bukan sebagai pengacara.

“Jadi intinya gini. Saya tidak tahu persoalan itu awalnya apa terjadinya. Jadi yang bersangkutan (penghuni rumah/pelaku) itu hanya hubungan keluarga saja satu marga, bukan bagian dari Digital (Lawfirm),” jelasnya.

Penjelasan Mengenai Plang Digit Lawfirm di Lokasi Kejadian

Ditanya mengapa plang Digit Lawfirm ada di rumah pelaku yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP), Todo menjelaskan bahwa itu bukan kantornya. Ia menyatakan bahwa kantor resmi Digit Lawfirm berada di Setiabudi.

Namun, karena ia masih memiliki hubungan keluarga dengan pemilik rumah tersebut, ia meminta izin untuk memasang plang di situ dari tahun 2022 hingga 2024. Karena tidak ada klien dari sana, ia sudah tidak lagi berkomunikasi.

Meski begitu, plang atas nama Digit Lawfirm masih berdiri kokoh di lokasi tersebut.

Profil Lengkap Todo Siagian

Todo Siagian adalah seorang pengacara dan praktisi hukum di Indonesia yang saat ini dikenal sebagai pemilik firma hukum Digit Lawfirm. Informasi publik yang tersedia saat ini masih relatif terbatas, dan lebih menyorot peran serta kasus-kasus hukum yang menyeret nama dan kantor hukumnya, bukan biografi lengkap latar belakang pribadi.

Sampai sekarang tidak ada sumber terbuka yang menyebut secara jelas tempat dan tahun kelahiran, jenjang pendidikan, serta lembaga pendidikannya untuk Todo Siagian secara spesifik.

Latar Belakang Kasus Penganiayaan

Sebelumnya, Darwin (32) dilaporkan menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh tetangganya di Jalan Dahlia III, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut terjadi setelah Darwin menegur pelaku karena suara drum yang dimainkan anak pelaku dianggap terlalu bising dan mengganggu.

Teguran itu justru memicu pertengkaran yang berujung pada aksi kekerasan. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (9/2/2026), di depan rumah pelaku terlihat terpasang papan nama sebuah kantor pengacara. Dalam kejadian tersebut, Darwin mengaku dipukul, dicekik, serta mendapat kata-kata kasar dari pelaku yang merupakan ayah dan anak.

Ia menyebut perlakuan itu tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga verbal. Tidak hanya Darwin, istrinya pun diduga turut menjadi korban. Saat pertengkaran terjadi, istri Darwin ditabrak menggunakan mobil oleh pelaku hingga terjatuh.

Meski sempat dilerai oleh karyawan pelaku, situasi belum sepenuhnya reda. Anak pelaku kemudian merekam video sambil melontarkan ucapan kasar dan penghinaan terhadap Darwin dan istrinya.

Akibat kejadian tersebut, Darwin mengalami luka di sembilan bagian tubuh, mulai dari kepala, wajah, siku, pinggang, bokong, hingga lutut. Luka-luka itu menjadi bukti kekerasan yang dialaminya selama insiden berlangsung.

Proses Hukum yang Sedang Berlangsung

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan bahwa kasus ini tidak hanya berhenti pada laporan penganiayaan. Pelaku juga melaporkan Darwin ke polisi dengan tuduhan melakukan pengancaman kekerasan. Dengan demikian, baik korban maupun pelaku sama-sama membuat laporan resmi ke pihak berwajib.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa polisi menerima semua laporan masyarakat tanpa pengecualian. Selama suatu laporan memenuhi unsur pidana, disertai bukti dan saksi, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Saat ini, polisi masih mendalami kedua laporan tersebut untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Biodata Singkat Todo Siagian

  • Nama: Todo Siagian
  • Profesi: Pengacara
  • Jabatan: Pemilik / pendiri Digit Lawfirm
  • Bidang: Hukum
  • Domisili Kantor: Setiabudi, Jakarta
  • Keterangan Tambahan: Todo Siagian menjadi perhatian publik setelah namanya terseret dalam kasus viral penganiayaan di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, meski menegaskan tidak terlibat dalam peristiwa tersebut.

Ia memiliki hubungan keluarga jauh satu marga dengan salah satu pelaku berinisial D, namun menegaskan pelaku bukan anggota Digit Lawfirm dan bukan berprofesi sebagai pengacara, melainkan bekerja di bidang IT. Plang Digit Lawfirm sempat terpasang di rumah pelaku karena izin peminjaman alamat pada periode 2022–2024 untuk keperluan penjaringan klien, bukan sebagai kantor resmi. Todo menyatakan tidak memiliki anak laki-laki dan membantah kabar yang menyebut pelaku penganiayaan adalah anaknya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Suara Kritis Ormas

13 Februari 2026

Bertemu di Lembur Pakuan, Fraksi PKS Jabar Sampaikan Aspirasi ke Dedi Mulyadi

12 Februari 2026

Dua Kandidat Komisaris BSG Muncul Jelang RUPS Bank Sulut Gorontalo

12 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 10 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

13 Februari 2026

OJK Keluarkan Aturan Teknologi Finansial untuk Tata Kelola dan Manajemen Risiko

13 Februari 2026

Todo Siagian, Pendiri Digit Lawfirm di Tengah Kontroversi Kasus Penganiayaan Kapuk

13 Februari 2026

Deret 20 Emiten Kapitalisasi Besar Belum Capai Free Float 15%, BREN hingga BRIS

13 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?