Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tuesday, 6 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Politik»Tiga Tokoh Besar Kritik Dwi Sasetyaningtyas, Desak Cabut Status WNI
    Politik

    Tiga Tokoh Besar Kritik Dwi Sasetyaningtyas, Desak Cabut Status WNI

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 March 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Polemik Paspor Inggris dan Reaksi Keras dari Tokoh Nasional

    Sebuah unggahan yang diunggah oleh Dwi Sasetyaningtyas, seorang alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), memicu polemik luas di ruang publik. Unggahan tersebut menunjukkan paspor Inggris anaknya dengan narasi yang dinilai merendahkan Indonesia. Pernyataan Tyas, sapaan akrab Dwi Sasetyaningtyas, menyatakan bahwa cukup dirinya saja sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), sedangkan anak-anaknya tidak perlu menjadi WNI. Narasi ini dianggap tidak bijak oleh banyak pihak, terutama karena Dwi merupakan penerima beasiswa negara.

    Reaksi dari Berbagai Tokoh Nasional

    Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas langsung memicu reaksi tajam dari berbagai tokoh nasional. Beberapa di antaranya adalah:

    1. Anhar Gonggong

      Sejarawan senior Anhar Gonggong menyampaikan kritik keras terhadap pernyataan Dwi. Ia merasa tersinggung sebagai warga negara dan menganggap bahwa pernyataan itu mengurangi harga diri bangsa. Anhar menilai bahwa Dwi tidak sadar bahwa kesempatan pendidikannya dibiayai oleh negara. Ia bahkan meminta pemerintah untuk mempertimbangkan pencabutan status kewarganegaraan Dwi.

    2. Hotman Paris Hutapea

      Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea juga memberikan kritik. Ia meminta Dwi mengembalikan dana beasiswa atau meminta maaf kepada publik. Hotman bahkan mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pencabutan kewarganegaraan Dwi.

    3. Mahfud MD

      Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD juga menyampaikan kritik. Ia merasa marah dan tersinggung atas pernyataan Dwi. Meski begitu, ia mengajak semua pihak untuk bercermin dan mengevaluasi kebijakan publik. Mahfud menekankan bahwa kritik harus pada kebijakan, bukan menghina tanah air.

    Rekam Jejak Pengabdian Dwi Sasetyaningtyas

    Meskipun ada kritik terhadap pernyataannya, Dwi Sasetyaningtyas memiliki rekam jejak pengabdian yang nyata selama masa pengabdiannya di Indonesia. Selama periode 2017–2023, ia melakukan beberapa kontribusi penting, antara lain:

    • Menginisiasi penanaman 10.000 pohon bakau di berbagai wilayah pesisir.
    • Memberdayakan ibu rumah tangga agar bisa berpenghasilan dari rumah.
    • Terlibat dalam penanggulangan bencana di Sumatera.
    • Membantu pembangunan sekolah di Nusa Tenggara Timur.

    Namun, meski telah berkontribusi, perdebatan tentang etika komunikasi publik, nasionalisme, dan tanggung jawab moral tetap berkembang.

    Respons Kementerian Luar Negeri RI

    Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan respons terkait isu dugaan adanya teguran dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) terhadap mahasiswa LPDP di luar negeri. Isu ini mencuat setelah adanya laporan dari mahasiswa di Belanda dan Australia yang mengaku ditegur usai menyampaikan kritik atau melakukan aksi demonstrasi terhadap kebijakan pemerintah.

    Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Kemlu juga akan berkoordinasi dengan perwakilan RI di negara terkait, yakni Belanda dan Australia, yang disebut menegur mahasiswa LPDP yang mengkritik pemerintah.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

    31 August 2026

    Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?