Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Saturday, 24 October 2026
Trending
  • Netanyahu klaim menggulingkan pemerintah Iran jadi satu-satunya cara akhiri ancaman Teheran
  • 10 provinsi dengan persentase warga yang berolahraga terbanyak, Kaltim masuk
  • Dewan Ekonomi Nasional klaim siswa yang terima MBG jarang absen dan semangat belajarnya meningkat
  • Prospek Cerah Asuransi Kendaraan hingga 2026
  • Jadwal SIM Keliling Bandar Lampung: Lokasi, Syarat, & Biaya Terkini
  • Poin-poin pidato Prabowo di sidang kabinet paripurna 2 tahun pemerintahan
  • 2 tahun pemerintahan Prabowo, Kemenpora terus perkuat prestasi dan transformasi olahraga nasional
  • Jadwal bus rute Balikpapan-Melak, harga tiket Rp 400 ribu
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Tewas di OKUS, Korban Amuk Massa Diekshumasi, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Hukum

Tewas di OKUS, Korban Amuk Massa Diekshumasi, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 June 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Ekshumasi Makam Korban Pembunuhan di OKU Selatan

Polres OKU Selatan dan Tim Forensik Polda Sumsel melakukan ekshumasi makam korban dugaan pembunuhan berinisial E (46) di Desa Nagar Agung. Proses ini dilakukan untuk memperoleh bukti ilmiah dan memastikan penyebab kematian korban melalui metode Scientific Crime Investigation.

Autopsi dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan dugaan tindak pidana pembunuhan dan atau pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Penyidik masih menunggu hasil forensik sambil melanjutkan pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti lainnya.

Pelaksanaan Ekshumasi

Kasus tewasnya E (46), korban pengeroyokan saat terpergok petik kopi di kebun warga di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan pada April 2026 lalu, kini kembali menjadi perhatian. Jenazah korban dibongkar atau di-ekshumasi untuk mengetahui penyebab kematian warga Desa Nagar Agung, Kecamatan Buay Runjung, OKUS, pada Selasa (2/6/2026).

Ekshumasi dilakukan oleh Tim Kedokteran Forensik Polda Sumatera Selatan bersama Polres OKU Selatan di Tempat Pemakaman Umum Desa Nagar Agung, sebagai bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana pembunuhan dan atau pengeroyokan yang menyebabkan korban. Langkah tersebut merupakan bagian dari metode Scientific Crime Investigation yang bertujuan memperoleh alat bukti ilmiah untuk memperkuat proses penyidikan sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional, objektif, dan transparan.

Korban sebelumnya dilaporkan meninggal dunia dan kasusnya tercatat dalam laporan polisi tertanggal 25 April 2026. Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana memimpin langsung pengamanan seluruh rangkaian kegiatan.

Sebelum pelaksanaan ekshumasi, personel gabungan dari Satreskrim, Samapta, Intelkam, dan Polsek jajaran mengikuti apel kesiapan pada pukul 08.00 WIB. Proses pembongkaran makam dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dengan pengamanan ketat di lokasi. Area ekshumasi disterilkan menggunakan garis polisi dan tenda tertutup guna menjaga ketertiban serta menghormati jalannya proses pemeriksaan medis.

Tim Kedokteran Forensik Polda Sumsel yang dipimpin dr. Indra Sakti Nasution, Sp.FM., mulai melaksanakan autopsi pada pukul 10.30 WIB. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sesuai standar kedokteran forensik untuk mengidentifikasi fakta-fakta ilmiah yang berkaitan dengan penyebab kematian korban.

Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 13.30 WIB. Setelah proses autopsi rampung, jenazah korban kembali dimakamkan di lokasi semula dengan disaksikan pihak keluarga dan aparat yang bertugas.

Saat ini penyidik Satreskrim Polres OKU Selatan masih menunggu hasil resmi pemeriksaan forensik yang nantinya akan menjadi bagian penting dalam pembuktian perkara. Di saat yang sama, pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta pengumpulan alat bukti lainnya juga terus dilakukan.

Pernyataan Pejabat

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan bahwa setiap perkara yang berkaitan dengan hilangnya nyawa seseorang harus ditangani secara profesional dan berbasis alat bukti. “Ekshumasi ini dilakukan untuk memperoleh fakta ilmiah yang dapat menjelaskan penyebab kematian korban sehingga proses penyidikan berjalan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Senada, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun hukum. Polda Sumsel memastikan proses penyidikan akan terus berlanjut hingga seluruh fakta terungkap secara terang dan perkara tersebut memperoleh kepastian hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kronologi Pengeroyokan

Seorang pria tewas diamuk massa di area perkebunan kopi Dusun II Trawengan Ataran Selawe, Desa Kota Aman, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Pria tersebut berinisial EA atau E (45) yang saat kejadian, kepergok malam hari sedang berada di area perkebunan kopi milik warga.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula saat pemilik kebun berinisial H (52) mendapati korban bersama seorang rekannya tengah memetik buah kopi tanpa izin. Temuan itu dengan cepat memicu emosi warga sekitar yang kemudian berkumpul dan melakukan tindakan kekerasan secara bersama-sama hingga menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi.

Merespons kejadian tersebut, aparat gabungan dari Satreskrim Polres OKU Selatan dan Polsek Buay Runjung langsung turun ke lokasi. Polisi segera mengamankan situasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi.

Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Aston L Sinaga menegaskan pihaknya sangat menyayangkan insiden tersebut. Menurutnya, tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun, termasuk ketika masyarakat menghadapi dugaan tindak pidana. “Kami memahami adanya keresahan masyarakat terhadap aksi pencurian. Namun, tindakan kekerasan hingga menghilangkan nyawa seseorang jelas melanggar hukum. Negara kita adalah negara hukum, sehingga setiap persoalan harus diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026

Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

17 October 2026

Pengakuan Jenderal Bintang Tiga dalam Pusaran Korupsi Lahan BUMD

17 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Netanyahu klaim menggulingkan pemerintah Iran jadi satu-satunya cara akhiri ancaman Teheran

24 October 2026

10 provinsi dengan persentase warga yang berolahraga terbanyak, Kaltim masuk

24 October 2026

Dewan Ekonomi Nasional klaim siswa yang terima MBG jarang absen dan semangat belajarnya meningkat

24 October 2026

Prospek Cerah Asuransi Kendaraan hingga 2026

24 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?