Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 15 September 2026
Trending
  • Cek jadwal bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Kamis (10/9), sebegini
  • Prediksi skor Slavia Prague vs Lens: Statistik dan head-to-head di Liga Champions UEFA
  • Ramalan zodiak Taurus besok Senin, 14 September 2026: Rawat diri dan hindari drama
  • Konvensi Partai Republik: Trump, magnet elektoral sekaligus risiko politik
  • Klarifikasi Atta Halilintar usai pose mesra bareng cewek beredar, suami Aurel: Minta foto itu biasa
  • Ingin memulai hari lebih sehat? Lakukan 7 perilaku ini menurut psikologi
  • Soal Massa Iddah Politik Calon Ketua Umum PBNU,Gus Romy: Gus Yusuf Bisa Terdampak
  • Run & Rise 2026 sukses digelar, ribuan langkah pelari jadi harapan akses air bersih
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hobi»Tantangan Bahan Bakar CNG Masuk ke Rumah Tangga
Hobi

Tantangan Bahan Bakar CNG Masuk ke Rumah Tangga

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Mei 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tantangan Penggunaan CNG di Dapur Rumah Tangga

Bahan bakar gas alam terkompresi (CNG) menghadapi berbagai tantangan dalam masuk ke dapur rumah tangga sebagai alternatif pengganti gas elpiji (LPG). Menurut Yuli Setyo Indartono, dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB), tabung CNG harus lebih kuat dibandingkan LPG karena tekanan yang diperlukan untuk menyimpan gas ini jauh lebih tinggi.

“Ketika ukuran tabung CNG sekecil gas melon LPG 3 kilogram, tantangannya sangat berat, sulit, dan tidak ekonomis atau mahal,” ujarnya pada Senin, 4 Mei 2026. Yuli menjelaskan bahwa tekanan dalam tabung CNG bisa mencapai sekitar 200 bar, sedangkan LPG hanya sekitar 8 bar. Hal ini membuat desain dan bahan tabung CNG menjadi lebih kompleks dan berat.

Selain itu, komposisi gas CNG terutama terdiri dari metana, sedangkan LPG terdiri dari propana dan butana. Kedua jenis bahan bakar ini bisa digunakan untuk memasak, tetapi karakteristiknya berbeda. Untuk memastikan keselamatan dan efisiensi, sistem penurun tekanan (pressure reduction system) diperlukan sebelum gas mencapai nosel kompor.

  • Sistem penurun tekanan ini penting karena tekanan yang terlalu tinggi bisa membahayakan pengguna dan peralatan.
  • Nosel atau nosel merupakan komponen kritis yang mengatur aliran gas ke kompor.

Yuli menambahkan bahwa penggunaan bahan baja untuk membuat tabung CNG akan membuatnya lebih berat, sementara material komposit bisa meningkatkan biaya produksi. Selain itu, sistem penurun tekanan juga menambah biaya tambahan jika CNG disimpan dalam tabung ukuran kecil. Selain itu, kompor yang biasanya digunakan untuk LPG tidak optimal ketika digunakan untuk CNG, sehingga diperlukan kit konversi agar karakteristik gas dapat digunakan secara efektif.

“Jika dibuat sistem komunal, satu tabung CNG berukuran besar untuk dialirkan ke beberapa rumah maka secara ekonomi menjadi lebih efisien,” kata Yuli. Ia menjelaskan bahwa model ini sudah diterapkan di Jepang, di mana gas dialirkan melalui pipa ke rumah, apartemen, gedung, hotel, dan tempat lain. Di daerah yang belum terjangkau pipa CNG, masyarakat masih menggunakan tabung LPG.

Pemanfaatan CNG di Restoran Besar

Di restoran besar, penggunaan CNG dilakukan dengan menata beberapa tabung gas di rak khusus. Setiap tabung berisi sekitar 100-150 meter kubik gas. Yuli menjelaskan bahwa CNG adalah gas alam yang dikompresi pada tekanan tinggi agar densitasnya tinggi, sehingga isinya bisa muat banyak dalam tabung.

Indonesia memiliki cadangan gas alam yang cukup besar, seperti di Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Papua Barat, Aceh, Maluku, Kepulauan Riau, dan Natuna. CNG bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi di industri, gedung, hingga pembuatan pupuk urea.

Pengembangan CNG oleh Pemerintah

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemerintah sedang mengembangkan CNG dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG. “Untuk yang 3 kilogramnya ini baru mau dibuat. Dan ini ongkosnya lebih murah 30–40 persen,” katanya saat menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026.

Menurut Bahlil, penggunaan CNG saat ini telah diterapkan di sejumlah hotel, restoran, hingga beberapa dapur program makan bergizi gratis (MBG).

Pengalaman Hotel Grand Preanger Bandung

Chief Engineer Hotel Grand Preanger Bandung, Casriko, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggunakan CNG sejak 2020. Keputusan ini diambil setelah mendapat informasi dari pemasok gas dan hotel lain yang telah memakai CNG. Saat ini, tabung-tabung gas CNG ditempatkan di ruang khusus disertai instalasi komponennya untuk berbagai keperluan.

“Gasnya untuk kompor, rice cooker, oven, water heater untuk air panas di kamar mandi tamu,” katanya, Senin, 4 Mei 2026. Minimal pengisian ulang gasnya oleh pemasok dilakukan setiap dua jam.

Pada penggunaan di dapur hotel, menurut Casriko, gas CNG tidak berbau. Indikasi terjadi kebocoran gas diketahui dari tekanan CNG yang menurun. Adapun saat dipakai untuk memasak, api dari gas CNG berwarna biru.

Namun, sebelum bisa digunakan untuk memasak, kompor yang sebelumnya memakai gas LPG harus dimodifikasi pada bagian nozzle atau nosel dan bagian penyaluran api atau burner diganti. “Hasilnya dipakai masak seperti pakai gas LPG,” ujarnya. Menurut Casriko, pemakaian CNG bisa menghemat sekitar 20 persen dari sebelumnya memakai LPG.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

31 Agustus 2026

Shopee Rayakan 9.9 Super Shopping Day Bersama Naykilla dan Tenxi

31 Agustus 2026

Komentar deras! Iklan Shopee bersama Naykilla & Tenxi jadi sorotan netizen

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Cek jadwal bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Kamis (10/9), sebegini

14 September 2026

Prediksi skor Slavia Prague vs Lens: Statistik dan head-to-head di Liga Champions UEFA

14 September 2026

Ramalan zodiak Taurus besok Senin, 14 September 2026: Rawat diri dan hindari drama

14 September 2026

Konvensi Partai Republik: Trump, magnet elektoral sekaligus risiko politik

14 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?