Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Friday, 23 October 2026
Trending
  • 15 Destinasi Jepang Wajib Kunjungi untuk Liburan Impian
  • Rekomendasi treadmill manual tanpa listrik untuk olahraga di rumah
  • 4 Strategi Average Down Saham yang Aman agar Gak Makin Buntung
  • Menaklukkan Puncak 2 Jonggol: Uji Tangguh Royal Enfield Himalayan 450
  • Daftar Film Nam Yoon Soo: Aksi Comeback Memukau di Killing Time
  • Alasan teknologi mumpuni masih bisa ditembus peretas siber
  • Kartel narkoba gunakan drone tempur, keahlian perang Ukraina jadi sorotan
  • Timnas angkat trofi, atlet pecahkan rekor dunia: catatan olahraga Indonesia di 2 tahun era Prabowo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Tabiat Pratu Farkhan Syauqi yang Diduga Dianiaya Senior, Ayah: Anakku Mati di Tangan Kopral
Nasional

Tabiat Pratu Farkhan Syauqi yang Diduga Dianiaya Senior, Ayah: Anakku Mati di Tangan Kopral

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kasus Kematian Pratu Farkhan Syauqi Marpaung di Papua

Pada 31 Desember 2025, seorang prajurit TNI bernama Pratu Farkhan Syauqi Marpaung meninggal dunia di Papua. Kematian ini diduga akibat penganiayaan oleh seniornya yang berpangkat Kopral. Insiden ini telah memicu pemeriksaan mendalam dari pihak TNI.

Peristiwa Kematian Pratu Farkhan

Pratu Farkhan tewas dalam kondisi yang tidak jelas. Awalnya, ia bertugas di Yonif 113/Jaya Sakti Aceh dan kemudian ditugaskan ke Papua. Ayahnya, Zakaria Marpaung, menceritakan bahwa awalnya anaknya mengeluh sakit dan mencoba menghangatkan badannya di perapian.

Seorang prajurit berpangkat Sersan datang menanyakan kondisinya. Saat itu, Pratu Farkhan mengaku sedang sakit. Sersan tersebut lalu memijitnya. Namun, seorang Kopral kemudian memanggil Pratu Farkhan dan meminta dia untuk tunduk. Ia dipukul menggunakan ranting punggungnya.

Menurut keterangan Zakaria, Pratu Farkhan diperintahkan untuk melakukan “peluk tobat” dan ditendang. Setelah jatuh, ia mencoba membela diri. Meskipun demikian, insiden ini sangat menyedihkan bagi keluarga. Zakaria menyampaikan rasa kecewanya karena anaknya meninggal bukan karena serangan GPK, tetapi karena tindakan seorang Kopral TNI.

Proses Pemakaman

Jasad Pratu Farkhan Syauqi Marpaung telah dimakamkan di TPU Dusun V, Desa Hessa Air Genting, Kabupaten Asahan, pada Sabtu (3/1/2026). Prosesi pemakaman diawali dengan upacara penghormatan yang dipimpin oleh Kolonel Inf Dimar Bahtera.

Tangis keluarga tak terbendung saat peti mati Pratu Farkhan dibawa dari masjid dekat rumahnya. Ibu dari Pratu Farkhan, Marsinah Wati Silalahi, tampak terlihat sangat sedih dan berkata, “Anakku, sehat-sehat kamu ya nak. Selamat jalan anakku.”

Iringan sirene ambulans mengiringi prosesi pemakaman, menunjukkan rasa hormat dan dukungan dari seluruh pihak terkait.

Karakteristik Pratu Farkhan Syauqi

Sebagai prajurit TNI, Pratu Farkhan Syauqi Marpaung dikenal sebagai sosok yang tangguh dan memiliki motivasi tinggi. Komandan Brigif 25/Siwah Aceh, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera, menyebutnya sebagai contoh bagi rekan-rekannya.

Menurutnya, Pratu Farkhan adalah prajurit yang siap ditugaskan ke mana saja. Ia juga dikenal sebagai orang yang fleksibel, mudah bergaul, dan tegas. Keluarga dan rekan-rekannya merasa bangga akan kepribadiannya yang kuat dan berani.

Penyelidikan atas Dugaan Penganiayaan

Kolonel Infanteri Dimar Bahtera mengakui adanya dugaan penganiayaan terhadap Pratu Farkhan. Menurutnya, kasus ini sedang diusut oleh satuan TNI Angkatan Darat, dengan perintah langsung dari Panglima TNI, Agus Subianto.

“Adik kita meninggal karena sakit, dan memang ada dugaan kekerasan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Pelaku Sudah Diamankan

Komandan Brigade Infanteri 25/Siwah, Kolonel Dimar Bahtera, mengatakan bahwa terduga pelaku sudah diamankan dan ditahan di POM Timika. Sampai saat ini, hanya satu orang yang diamankan, tetapi pihak TNI masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada pelaku lainnya.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

4 Strategi Average Down Saham yang Aman agar Gak Makin Buntung

23 October 2026

Timnas angkat trofi, atlet pecahkan rekor dunia: catatan olahraga Indonesia di 2 tahun era Prabowo

22 October 2026

Pesona Skyline Hong Kong: 5 Destinasi Terbaik, Ada yang Gratis!

22 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

15 Destinasi Jepang Wajib Kunjungi untuk Liburan Impian

23 October 2026

Rekomendasi treadmill manual tanpa listrik untuk olahraga di rumah

23 October 2026

4 Strategi Average Down Saham yang Aman agar Gak Makin Buntung

23 October 2026

Menaklukkan Puncak 2 Jonggol: Uji Tangguh Royal Enfield Himalayan 450

23 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?