Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 23 Juni 2026
Trending
  • 7 pilihan warna cat kamar untuk ketenangan dan tidur nyenyak
  • 50 Soal Seni Budaya Kelas 1 SD Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban
  • Mitsubishi Destinator Ultimate, mitra perjalanan keluarga dengan teknologi canggih
  • Obat dari Cetak 3D: Tablet Sesuai Kebutuhan Pasien
  • Jutaan hektar gambut rusak, RI kekurangan 493 ribu sekat kanal untuk cegah kebakaran
  • Kunjungi Polda Metro Jaya, Davina Karamoy Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel
  • Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Kasus MBG yang Pernah Dukung Prabowo
  • Hasil Final Badminton Indonesia Open 2026, An Se-young Juara Tunggal Putri
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Survei Jakpat: Keamanan dan Harga Jadi Kunci Pemilihan Maskapai
Pariwisata

Survei Jakpat: Keamanan dan Harga Jadi Kunci Pemilihan Maskapai

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Maskapai Penerbangan

Keamanan, ketepatan waktu, dan harga tiket menjadi tiga faktor utama yang memengaruhi pilihan penumpang dalam menggunakan maskapai penerbangan, khususnya selama musim mudik Lebaran. Dalam situasi mobilitas masyarakat yang tinggi, keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Diikuti oleh ketepatan jadwal penerbangan dan keterjangkauan harga tiket.

Survei yang dilakukan oleh platform lembaga survei Jakpat menunjukkan bahwa sebanyak 84 persen responden menjadikan faktor keamanan dan keselamatan sebagai pertimbangan utama. Sementara itu, 82 persen responden memilih ketepatan waktu, dan 80 persen responden mengutamakan harga tiket yang ekonomis.

Menurut Head of Research Jakpat, Aska Primardi, musim mudik Idul Fitri merupakan momen penting dalam lanskap ekonomi Indonesia. Pergerakan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman meningkat pesat selama periode ini.

Survei Jakpat melibatkan 338 responden yang merupakan penumpang penerbangan domestik dalam enam bulan terakhir dan pengambil keputusan utama dalam memilih maskapai. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas pemudik masih lebih memilih kendaraan pribadi dengan porsi mencapai 70 persen. Namun, pesawat terbang tetap menjadi moda transportasi publik yang paling diminati dengan tingkat penggunaan sebesar 61 persen. Kereta api digunakan oleh 36 persen responden, sedangkan bus digunakan oleh 31 persen responden.

Preferensi Maskapai Penerbangan

Dari sisi preferensi maskapai, Garuda Indonesia menjadi merek yang paling dikenal dengan tingkat awareness mencapai 87 persen. Sebanyak 46 persen responden mengaku telah menggunakan maskapai ini dalam enam bulan terakhir, dan 38 persen dalam tiga bulan terakhir. Selain Garuda, Lion Air dan Citilink juga memiliki tingkat pengenalan tinggi masing-masing sebesar 86 persen dan 81 persen.

Pada periode mudik Lebaran 2026, persaingan antar maskapai terlihat sangat ketat. Garuda Indonesia dan Citilink sama-sama mencatat tingkat penggunaan sebesar 39 persen, disusul Lion Air sebesar 38 persen, Batik Air sebesar 29 persen, dan AirAsia sebesar 21 persen.

Rencana Perjalanan Mudik di Masa Depan

Untuk rencana perjalanan mudik ke depan, preferensi penumpang cenderung tidak banyak berubah. Sebanyak 58 persen responden menyatakan akan memilih Garuda Indonesia pada periode Lebaran berikutnya, diikuti Citilink sebesar 51 persen dan Batik Air sebesar 43 persen.

Aska menekankan bahwa ketepatan waktu secara konsisten menjadi faktor krusial bagi pengguna jasa penerbangan. Namun, dalam praktiknya, aspek ini masih sering menjadi tantangan, terutama dengan tingginya kejadian keterlambatan penerbangan selama musim mudik.

Citra Merek dan Keunggulan Maskapai

Dari sisi citra merek, Garuda Indonesia unggul dalam aspek ketepatan jadwal dengan persepsi sebesar 70 persen serta aspek keamanan sebesar 49 persen. Sementara itu, Lion Air mendominasi persepsi sebagai maskapai dengan harga terjangkau dengan angka mencapai 66 persen.

Menurut Aska, keunggulan Garuda Indonesia dalam hal ketepatan waktu dan keamanan memperkuat posisinya sebagai maskapai pilihan utama selama musim mudik Lebaran 2026. “Kombinasi persepsi tersebut juga dinilai menjadi faktor pendorong bagi penumpang untuk kembali menggunakan layanan maskapai tersebut di masa mendatang,” jelasnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

5 rekomendasi penginapan indah di New York & New Jersey dekat venue Piala Dunia 2026

23 Juni 2026

Promo Gratis Jakarta Fair Kemayoran 2026, Lihat Daftarnya!

22 Juni 2026

5 Spot Foto Instagramable di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota yang Harus Kamu Kunjungi

22 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

7 pilihan warna cat kamar untuk ketenangan dan tidur nyenyak

23 Juni 2026

50 Soal Seni Budaya Kelas 1 SD Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban

23 Juni 2026

Mitsubishi Destinator Ultimate, mitra perjalanan keluarga dengan teknologi canggih

23 Juni 2026

Obat dari Cetak 3D: Tablet Sesuai Kebutuhan Pasien

23 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?