Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 21 Mei 2026
Trending
  • Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026
  • Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik
  • Jakarta Darurat Perampokan, 4 WNA Jadi Target: Pramono Diminta Tindak Lanjuti
  • Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH
  • Prediksi Final Piala FA: Chelsea vs Manchester City, Mengakhiri Kekalahan di Laga Penentuan
  • Perjalanan Karier Choi Siwon: Dari Idola ke Pengusaha
  • Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 16 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Moto3 Catalunya 2026: Tantangan Veda Ega Hadapi Pembalap Spanyol
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Sri Mulyani: Bangga Bergabung dalam Dewan Pengurus Gates Foundation
Nasional

Sri Mulyani: Bangga Bergabung dalam Dewan Pengurus Gates Foundation

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia, telah resmi diangkat sebagai anggota Dewan Pengurus atau Governing Board dari Gates Foundation. Pengumuman ini dilakukan oleh Gates Foundation di Seattle, Amerika Serikat, pada Senin (12/1/2026).

Sebelumnya, Sri Mulyani dikenal sebagai salah satu menteri keuangan dengan masa jabatan terlama di Indonesia dan juga menjadi menteri keuangan pertama negara tersebut. Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer Bank.

Sebagai seorang ekonom yang diakui secara internasional, Sri Mulyani memiliki rekam jejak panjang dalam memimpin reformasi lembaga keuangan serta mendorong kebijakan yang memperkuat ketahanan ekonomi dan pertumbuhan yang inklusif. Pengalamannya dalam bidang kebijakan ekonomi dan pembangunan dinilai akan memberikan perspektif penting bagi tata kelola dan misi dari Gates Foundation.

CEO Gates Foundation, Mark Suzman, menyampaikan bahwa Sri Mulyani memiliki pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang adil. Keahlian ini sangat sesuai dan penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan.

“Kepemimpinannya akan membantu memastikan bahwa sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan meningkatkan hasil bagi komunitas di seluruh dunia,” ujar Mark.

Setelah penunjukkan tersebut, Sri Mulyani menyatakan rasa hormatnya bisa bergabung dengan Dewan Pengurus Gates Foundation di tengah komitmen besar yayasan tersebut untuk memaksimalkan dampak global dalam dua dekade ke depan. Menurutnya, periode ini menjadi momen penting yang sarat akan tantangan dan peluang.

“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak terbesar bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat dapat bergabung dengan Dewan Pengurus Gates Foundation pada momen penuh tantangan dan peluang ini,” ungkap Sri Mulyani.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menyebut bahwa kolaborasinya dengan Gates Foundation telah dimulai hampir satu dekade lalu, terutama dalam kajian pemanfaatan teknologi baru untuk memperluas kesempatan dan mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang baik guna mendukung upaya penyelamatan nyawa dan peningkatan kesejahteraan,” tambahnya.

Dalam struktur Dewan Pengurus Gates Foundation, Sri Mulyani akan bergabung bersama Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates. Sementara itu, Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini sedang mengambil cuti untuk menjalankan tugas sebagai Kepala penasihat ekonomi utama untuk Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik

20 Mei 2026

Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH

20 Mei 2026

Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 16 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

20 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Snapdragon vs Tensor: Perbandingan Chipset Foldable Samsung Galaxy Z Fold6 vs Google Pixel Fold 2026

20 Mei 2026

Prabowo, Dolar, dan Kekacauan Komunikasi Publik

20 Mei 2026

Jakarta Darurat Perampokan, 4 WNA Jadi Target: Pramono Diminta Tindak Lanjuti

20 Mei 2026

Melihat perjuangan Prabowo lindungi aset negara melalui Satgas PKH

20 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?